Liputan6.com, Jakarta - Membangun usaha peternakan di tengah pemukiman padat sering menghadapi masalah bau dan limbah. Namun, dengan pemilihan jenis ternak tepat dan manajemen budidaya yang baik, usaha ini bisa dijalankan tanpa menimbulkan gangguan signifikan, terutama dengan dukungan teknologi dan inovasi sistem budidaya.
Pemilihan jenis ternak yang tidak berbau menyengat atau limbahnya mudah diolah menjadi kunci keberhasilan. Faktor lain seperti ukuran kandang, efisiensi pakan, dan potensi pasar juga penting, sehingga usaha ini berpotensi memberi keuntungan finansial sekaligus mendukung ketahanan pangan dan ekonomi komunitas.
Liputan6.com telah melansir dari berbagai sumber, Rabu (18/2), ada delapan jenis ternak yang tidak berbau dan cocok untuk pemukiman padat. Setiap jenis dijelaskan secara rinci mengenai alasan tidak berbau dan cara integrasinya di lingkungan perkotaan.
1. Budidaya Ikan Lele dalam Ember (Budikdamber)
Budidaya ikan lele dalam ember atau Budikdamber merupakan metode yang sangat cocok untuk pemukiman padat karena tidak memerlukan lahan luas dan dapat dilakukan di pekarangan rumah. Sistem ini mengintegrasikan budidaya ikan lele dengan tanaman sayuran di atasnya, menciptakan ekosistem mini yang efisien. Budikdamber adalah sistem budidaya ikan lele yang dikombinasikan dengan tanaman sayuran dalam satu wadah ember, sangat cocok untuk lahan sempit seperti di perkotaan.
Alasan utama mengapa Budikdamber tidak menimbulkan bau adalah karena sistemnya yang tertutup dan terintegrasi. Air limbah dari ikan lele dimanfaatkan sebagai nutrisi bagi tanaman sayuran, sehingga tidak ada pembuangan air kotor yang berlebihan ke lingkungan. Sistem Budikdamber memanfaatkan limbah ikan sebagai pupuk alami bagi tanaman, sehingga mengurangi penumpukan amonia dan bau tidak sedap.
Selain itu, volume air yang relatif kecil dalam ember memudahkan kontrol kualitas air dan kebersihan. Kesesuaian Budikdamber untuk pemukiman padat juga didukung oleh ukurannya yang ringkas dan kemudahan perawatannya. Dengan manajemen pakan yang tepat dan pembersihan rutin, bau yang dihasilkan sangat minimal, bahkan tidak tercium sama sekali.
2. Budidaya Ikan Nila dalam Kolam Terpal
Budidaya ikan nila dalam kolam terpal menawarkan solusi peternakan yang bersih dan efisien untuk area perkotaan. Kolam terpal memungkinkan kontrol lingkungan yang lebih baik dibandingkan kolam tanah, sehingga meminimalkan masalah bau dan limbah. Budidaya ikan nila dalam kolam terpal menjadi pilihan populer karena perawatannya yang mudah dan tidak memerlukan lahan yang luas, cocok untuk daerah perkotaan.
Kolam terpal dapat dikelola dengan sistem bioflok atau resirkulasi, yang secara signifikan mengurangi akumulasi amonia dan senyawa penyebab bau lainnya. Sistem bioflok, misalnya, memanfaatkan mikroorganisme untuk mengurai sisa pakan dan kotoran ikan menjadi biomassa yang dapat dimakan kembali oleh ikan, sehingga menjaga kualitas air dan mengurangi frekuensi penggantian air. Sistem bioflok pada budidaya ikan nila kolam terpal dapat mengurangi bau karena mikroorganisme mengurai limbah organik, menjaga air tetap bersih lebih lama.
Selain itu, ikan nila dikenal sebagai ikan yang relatif tahan banting dan tidak terlalu banyak menghasilkan limbah dibandingkan beberapa jenis ikan lainnya. Dengan pemberian pakan yang terukur dan aerasi yang cukup, kolam terpal ikan nila dapat beroperasi dengan bau yang sangat minim, menjadikannya pilihan yang ramah lingkungan untuk pemukiman padat.
3. Ternak Jangkrik
Ternak jangkrik adalah usaha yang sangat potensial di pemukiman padat karena tidak memerlukan ruang yang besar, tidak berisik, dan paling terpenting tidak menimbulkan bau mengganggu. Jangkrik dibudidayakan dalam kotak-kotak atau kandang tertutup yang mudah dikelola. Ternak jangkrik merupakan salah satu usaha yang cocok di perkotaan karena tidak membutuhkan lahan luas dan tidak menimbulkan bau menyengat.
Bau pada ternak jangkrik sangat minim karena kotoran jangkrik cenderung kering dan tidak menumpuk dalam jumlah besar. Selain itu, pakan jangkrik umumnya berupa dedaunan, sayuran, atau pakan pabrikan yang tidak mudah membusuk dan menimbulkan bau. Kotoran jangkrik yang kering dan pakan yang tidak mudah busuk menjadi alasan utama mengapa ternak jangkrik tidak menimbulkan bau.
Kandang yang bersih dan sirkulasi udara yang baik juga berperan penting dalam menjaga lingkungan budidaya tetap segar. Kesesuaian ternak jangkrik untuk pemukiman padat juga didukung oleh siklus hidupnya yang singkat dan permintaan pasar yang stabil, terutama sebagai pakan burung kicau atau umpan pancing. Kotak-kotak budidaya dapat ditumpuk secara vertikal, mengoptimalkan penggunaan ruang yang terbatas di perkotaan.
4. Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF)
Budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) adalah salah satu usaha ternak yang paling ramah lingkungan dan tidak bau, bahkan dapat membantu mengurangi limbah organik rumah tangga. Maggot BSF adalah larva lalat tentara hitam yang sangat efektif dalam mengurai sampah organik. Budidaya maggot BSF sangat efektif dalam mengurai limbah organik dan tidak menimbulkan bau busuk, menjadikannya solusi ramah lingkungan untuk pengelolaan sampah.
Alasan utama mengapa budidaya maggot BSF tidak bau adalah karena proses penguraian limbah organik oleh maggot sangat cepat dan efisien. Maggot mengonsumsi limbah sebelum sempat membusuk dan menghasilkan bau. Selain itu, maggot BSF tidak membawa penyakit dan lalat dewasanya tidak tertarik pada makanan manusia, sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar. Maggot BSF mengonsumsi limbah organik dengan sangat cepat, mencegah pembusukan dan bau tidak sedap.
Lalat BSF dewasa juga tidak dianggap sebagai hama. Usaha budidaya maggot BSF sangat cocok untuk pemukiman padat karena dapat dilakukan dalam wadah tertutup atau bak-bak kecil. Selain itu, maggot yang dihasilkan memiliki nilai ekonomis tinggi sebagai pakan ternak (ikan, unggas) dan pupuk organik. Ini menjadikannya solusi ganda: mengurangi sampah dan menghasilkan produk bernilai.
5. Ternak Cacing Tanah
Ternak cacing tanah, atau vermikompos, adalah usaha minim bau yang cocok untuk lingkungan perkotaan. Cacing dibudidayakan dalam media kompos lembab dan gelap untuk mengurai bahan organik, sehingga usaha ini bisa dijalankan di lahan terbatas, bahkan pekarangan rumah.
Bau dari ternak cacing sangat minim karena mereka mengonsumsi bahan organik yang sudah atau sedang terurai, dan lingkungan budidaya yang tertutup membantu menahan aroma. Proses penguraian menghasilkan kascing yang tidak berbau dan kaya nutrisi, menjadikan budidayanya relatif bersih.
Jika bau muncul, biasanya media terlalu basah atau bahan organik belum terurai sempurna, yang bisa diperbaiki dengan manajemen tepat. Kotak budidaya dapat ditempatkan di area tidak terpakai, dan produk kascing bisa dijual sebagai pupuk organik berkualitas, sementara cacingnya dapat menjadi pakan ternak atau umpan pancing.
6. Budidaya Bekicot
Budidaya bekicot merupakan usaha ternak yang relatif tidak bau dan dapat dijalankan di pemukiman padat dengan manajemen yang tepat. Bekicot dibudidayakan dalam kandang tertutup yang sederhana, seperti kotak kayu atau bak plastik. Budidaya bekicot tidak memerlukan lahan yang luas dan tidak menimbulkan bau yang menyengat, sehingga cocok untuk usaha rumahan di perkotaan.
Bekicot adalah hewan herbivora yang pakannya berupa dedaunan segar, sayuran, atau buah-buahan. Pakan ini cenderung tidak menghasilkan bau busuk yang kuat jika diberikan dalam jumlah yang tepat dan sisa pakan dibersihkan secara teratur. Pakan bekicot yang berupa sayuran dan buah-buahan segar serta kotorannya yang tidak berbau menyengat membuat budidaya bekicot relatif bersih.
Kotoran bekicot juga tidak terlalu berbau dan mudah dibersihkan, terutama jika media kandang dijaga kebersihannya. Kandang bekicot dapat dibuat bertingkat untuk menghemat ruang, menjadikannya pilihan yang efisien untuk pemukiman padat. Selain itu, bekicot memiliki nilai ekonomis sebagai bahan baku kosmetik, pakan ternak, atau bahkan konsumsi manusia di beberapa daerah. Dengan menjaga kelembaban dan kebersihan kandang, bau dapat diminimalisir secara efektif.
7. Ternak Burung Puyuh Petelur
Ternak burung puyuh petelur dapat menjadi pilihan usaha di pemukiman padat, asalkan dikelola dengan sistem kandang yang baik dan sanitasi yang ketat. Puyuh memiliki ukuran tubuh yang kecil, sehingga tidak memerlukan kandang yang terlalu besar. Ternak burung puyuh petelur dapat menjadi alternatif usaha di lahan sempit karena ukuran puyuh yang kecil dan kandang yang dapat dibuat bertingkat.
Untuk meminimalkan bau, kandang puyuh harus didesain dengan sistem alas yang mudah dibersihkan, seperti kandang baterai dengan alas kotoran yang dapat ditarik. Kotoran puyuh yang dikumpulkan secara teratur dan diolah menjadi kompos atau pupuk organik akan sangat mengurangi bau. Manajemen kandang yang baik, termasuk pembersihan kotoran secara rutin dan ventilasi yang memadai, adalah kunci untuk mencegah bau pada ternak puyuh.
Ventilasi yang baik di area kandang juga krusial untuk sirkulasi udara dan mengurangi kelembaban yang dapat memicu bau. Kesesuaian ternak puyuh untuk pemukiman padat juga didukung oleh produktivitas telurnya yang tinggi dan permintaan pasar yang stabil. Kandang puyuh dapat disusun secara vertikal, mengoptimalkan penggunaan ruang. Dengan perhatian pada kebersihan dan pengelolaan limbah, bau dari ternak puyuh dapat dikontrol dengan baik, menjadikannya pilihan yang layak untuk lingkungan urban.
8. Budidaya Jamur Tiram
Meskipun bukan "ternak" dalam arti hewan, budidaya jamur tiram seringkali dimasukkan dalam kategori usaha agribisnis yang tidak bau dan cocok di pemukiman padat karena memanfaatkan media tanam organik dan menghasilkan produk pangan. Ini adalah bentuk "ternak" mikroba yang sangat efisien. Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk usaha rumahan di perkotaan karena tidak memerlukan lahan luas, tidak berbau, dan perawatannya relatif mudah.
Jamur tiram tidak menimbulkan bau karena media tanam seperti serbuk gergaji atau ampas kopi tidak mudah membusuk dan memiliki aroma khas yang ringan. Proses pertumbuhan jamur tidak menghasilkan limbah berbau, dan media tanam yang steril menjadikan budidaya ini bersih dan nyaman.
Lingkungan budidaya yang bersih dan kelembapan terkontrol mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau. Budidaya dapat dilakukan di dalam ruangan dengan rak vertikal untuk mengoptimalkan ruang, dan permintaan pasar jamur tiram yang tinggi menjadikannya usaha menjanjikan tanpa masalah bau.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa saja usaha ternak yang cocok di pemukiman padat dan tidak menimbulkan bau?
Beberapa usaha ternak yang cocok di pemukiman padat dan tidak menimbulkan bau antara lain Budidaya Ikan Lele dalam Ember (Budikdamber), Budidaya Ikan Nila dalam Kolam Terpal, Ternak Jangkrik, Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF), Ternak Cacing Tanah, Budidaya Bekicot, Ternak Burung Puyuh Petelur, dan Budidaya Jamur Tiram.
2. Bagaimana Budikdamber dapat mengurangi bau pada budidaya ikan lele?
Budikdamber mengurangi bau karena sistemnya yang tertutup dan terintegrasi, di mana limbah ikan dimanfaatkan sebagai nutrisi tanaman sayuran, sehingga tidak ada pembuangan air kotor yang berlebihan dan penumpukan amonia.
3. Mengapa budidaya maggot BSF dianggap ramah lingkungan dan tidak bau?
Budidaya maggot BSF ramah lingkungan dan tidak bau karena maggot sangat efektif mengurai limbah organik dengan cepat sebelum sempat membusuk, serta lalat dewasanya tidak dianggap sebagai hama.
4. Apa manfaat utama dari ternak cacing tanah di lingkungan perkotaan?
Ternak cacing tanah di perkotaan bermanfaat untuk mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk kascing yang bernilai tinggi, serta cacingnya dapat dijual sebagai pakan ternak atau umpan pancing.

11 hours ago
6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506323/original/031826000_1771428616-1000366560.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5500944/original/033275300_1770882341-87691.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506283/original/088707200_1771424421-HBcUD3DbEAAi4c_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502828/original/089047900_1771045637-pasar_ramadan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3303996/original/060375100_1606109914-asael-pena-n-HtQS7IgU4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506267/original/044934900_1771420855-large_jung_ratchaburi_sut_7c47d487e6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446812/original/032244600_1765942364-marcos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419363/original/062515000_1763692334-Boraks_atau_Asam_Borat__Racun_Mematikan_bagi_Koloni.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506161/original/066302100_1771408778-Sayur_Hidroponik.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506142/original/021735500_1771408193-usaha_ternak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505797/original/066567100_1771396814-Peternakan_Ayam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5490838/original/043209800_1770026678-IWS_3410.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506009/original/012734800_1771403225-micelar_water.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505985/original/090246400_1771402531-kecoa_di_dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505943/original/095021000_1771400797-model_rambut_pria.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505951/original/081590200_1771400798-chongsam_hijab_6a.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)