Liputan6.com, Jakarta Setelah berhasil membuka rekening, banyak orang justru bingung menentukan langkah berikutnya. Memahami cara menabung di bank jika sudah punya rekening menjadi kunci agar saldo benar-benar bertumbuh, bukan sekadar numpang lewat setiap bulan.
Menabung tidak berhenti pada kepemilikan buku tabungan atau kartu ATM semata. Justru di sinilah tantangan sebenarnya dimulai, yakni menjaga kebiasaan menyisihkan uang dari waktu ke waktu.
Sebagian besar ahli menyarankan mengalokasikan sekitar 10 hingga 20 persen dari penghasilan kotor untuk tabungan. Dengan patokan ini, cara menabung di bank jika sudah punya rekening bisa dijalankan secara lebih terukur dan realistis.
Apa Itu Menabung di Bank dan Mengapa Tetap Penting Meski Sudah Punya Rekening
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8970608/original/072583800_1782981281-pexels-ahsanjaya-8463694.jpg)
Perbesar
Menabung di bank pada dasarnya adalah kegiatan menyimpan sebagian penghasilan pada lembaga keuangan resmi untuk digunakan pada masa mendatang. Berbeda dengan menyimpan uang di rumah, dana yang ditaruh di bank relatif lebih aman, tercatat rapi, dan berpotensi bertumbuh melalui bunga atau bagi hasil. Bagi yang ingin memahami dasar-dasarnya, penting mengenali fungsi dan manfaat bank sebagai lembaga penyimpanan uang.
Memiliki rekening hanyalah pintu masuk, sedangkan inti dari menabung terletak pada kebiasaan menyetor secara rutin. Rekening yang aktif tetapi jarang diisi tidak akan pernah membantu Anda mencapai tujuan finansial apa pun, sehingga penting memilih di antara berbagai jenis-jenis tabungan yang sesuai kebutuhan.
Sebagaimana disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), simpanan nasabah bank di Indonesia dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004. Jaminan inilah yang membuat menyimpan uang di bank terasa jauh lebih tenang dibanding menumpuk uang tunai secara fisik.
Cara Menabung di Bank Jika Sudah Punya Rekening
Setelah rekening aktif, ada banyak jalur yang bisa dipakai untuk menambah saldo tabungan. Berikut beberapa cara menabung di bank jika sudah punya rekening yang bisa langsung Anda praktikkan, terutama bagi pemula yang baru belajar menyimpan uang di bank secara terarah.
- Setor tunai langsung ke teller. Bawa buku tabungan dan uang tunai, ambil nomor antrean, lalu serahkan kepada teller untuk diproses. Cara ini cocok untuk setoran dalam jumlah besar atau ketika Anda ingin memperbarui catatan di buku tabungan.
- Manfaatkan mesin setor tunai (CDM). Banyak bank kini menyediakan mesin setor tunai yang bekerja 24 jam sehingga Anda tidak perlu antre di kantor cabang. Cukup masukkan kartu, pilih menu setor, dan letakkan uang pada slot yang tersedia.
- Transfer dari rekening lain. Jika penghasilan masuk ke satu rekening, sisihkan sebagian dengan memindahkannya ke rekening tabungan lewat transfer antarbank atau antarrekening.
- Aktifkan autodebet atau tabungan berjangka. Sistem ini memotong dana secara otomatis dari rekening sumber pada tanggal tertentu, mirip produk tabungan berjangka dengan sistem autodebet yang ditawarkan banyak bank.
- Gunakan mobile banking dan fitur celengan digital. Lewat aplikasi, Anda bisa memindahkan dana kapan saja, membuat kantong tabungan bertema, hingga mengunci saldo agar tidak mudah terpakai.
- Pisahkan rekening khusus tabungan. Dengan memilih salah satu dari beragam jenis tabungan bank, Anda dapat memisahkan dana simpanan dari rekening pengeluaran harian.
- Aktifkan fitur pembulatan otomatis (round-up). Sebagaimana dikutip dari Citizens, fitur round-up membulatkan setiap transaksi kartu debit ke nominal terdekat, lalu memindahkan selisihnya ke rekening tabungan tanpa Anda sadari.
Tips Menabung Secara Konsisten dan Efektif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8970610/original/079563100_1782981281-17715.jpg)
Perbesar
Mengetahui metodenya saja tidak cukup jika tabungan tidak kunjung terisi. Beberapa kebiasaan berikut terbukti membantu banyak orang menerapkan cara menabung yang efektif secara berkelanjutan.
- Bayar diri sendiri lebih dulu. Jika Anda menunggu sisa uang di akhir bulan, kemungkinan besar Anda tidak akan pernah menabung; tentukan nominal setoran di awal dan naikkan saat penghasilan bertambah.
- Tetapkan tujuan yang spesifik. Target seperti dana darurat, biaya pendidikan, atau modal usaha akan membuat semangat menabung untuk masa depan lebih terjaga.
- Otomatiskan setoran tabungan. Beberapa bank menawarkan fitur autodebet ke rekening tabungan agar proses menabung menjadi lebih praktis. Dengan cara ini, sebagian dana akan langsung disisihkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
- Catat dan pantau pengeluaran. Langkah pertama untuk mulai menabung adalah mengetahui ke mana uang Anda pergi; kebiasaan mencatat ini mirip mencatat keuangan ala Jepang (kakeibo).
- Terapkan aturan tunggu. Ketika tergoda membeli barang yang tidak mendesak, tunggu beberapa hari agar Anda bisa membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum uang keluar.
- Hidup hemat dan tambah sumber penghasilan. Gaya hidup frugal living memperbesar ruang untuk menabung, apalagi jika dilengkapi usaha sampingan yang berkelanjutan.
- Libatkan orang lain sebagai pendukung. Berbagi target dengan pasangan atau teman terpercaya menambah rasa tanggung jawab dan menjaga motivasi tetap stabil.
Menabung yang terarah selalu berjalan beriringan dengan kemampuan mengatur keuangan secara efektif agar pengeluaran tetap terkendali.
Kesalahan yang Membuat Tabungan Sulit Bertambah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8970613/original/085354100_1782981281-pexels-ahsanjaya-8719573__1_.jpg)
Perbesar
Tidak sedikit orang rajin menyetor, tetapi saldonya seolah jalan di tempat. Umumnya hal itu terjadi karena beberapa kekeliruan berikut, termasuk kebiasaan doom spending atau belanja impulsif saat stres.
- Tidak memiliki tujuan keuangan. Tanpa target yang jelas, menabung terasa tanpa arah dan mudah berhenti di tengah jalan.
- Menabung dari uang sisa. Menyisihkan uang hanya jika ada sisa di akhir bulan membuat tabungan nyaris tidak pernah terisi.
- Mencampur rekening tabungan dan harian. Dana simpanan yang berbaur dengan pengeluaran rutin lebih rentan terpakai tanpa sadar.
- Tidak memiliki dana darurat. Sebagian besar ahli keuangan menyarankan menyiapkan simpanan setara tiga hingga enam bulan pengeluaran sebagai jaring pengaman saat keadaan darurat datang.
- Terlalu sering menarik tabungan. Kebiasaan ini menggerus saldo; pertimbangkan menempatkan dana pada pilihan produk tabungan yang tidak terlalu mudah diakses.
- Mengabaikan bunga dan inflasi. Tabungan biasa yang bunganya kecil bisa tergerus inflasi, sehingga sebagian dana idealnya dialihkan ke instrumen lain.
- Tidak pernah mengevaluasi. Kondisi keuangan berubah, terutama saat pengeluaran melonjak pada momen tertentu seperti menjelang Lebaran, sehingga strategi menabung perlu ditinjau berkala.
Baca juga: upaya dan doa agar terhindar dari jerat utang yang sering menjadi penghambat terbesar dalam menabung.
Menjaga Keamanan Tabungan dan Rekening di Bank
Menabung tidak akan berarti apabila dana rentan dibobol. Langkah paling dasar adalah mengganti PIN secara berkala dengan kombinasi yang sulit ditebak, serta menghindari penggunaan tanggal lahir. Untuk mobile banking, gunakan kata sandi kompleks yang memadukan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
Jagalah kerahasiaan data pribadi seperti PIN, kode OTP, dan password dari siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas bank. Modus penipuan digital kian beragam, mulai dari tautan mencurigakan, file berformat aplikasi, hingga pesan yang memancing Anda memasukkan data rahasia.
Periksa saldo dan mutasi rekening secara rutin agar setiap transaksi mencurigakan bisa segera dilaporkan ke bank. Menyebar dana ke lebih dari satu rekening atau instrumen juga mengurangi risiko, sekaligus membuka peluang mengembangkannya lewat pilihan seperti menabung saham untuk tujuan jangka panjang.
Terakhir, pastikan Anda menyimpan uang pada bank yang kredibel dan terdaftar sebagai peserta penjaminan LPS serta diawasi oleh otoritas resmi. Simpan buku tabungan dan kartu ATM di tempat aman, dan jangan biarkan orang lain mengetahui PIN Anda demi mencegah penyalahgunaan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menabung di Bank
Apakah menabung di bank harus selalu datang ke kantor cabang?
Tidak. Jika sudah punya rekening, Anda bisa menabung melalui mesin setor tunai, transfer antarrekening, mobile banking, hingga fitur autodebet, sehingga tidak perlu selalu mengantre di kantor cabang.
Berapa idealnya uang yang ditabung setiap bulan?
Sebagai patokan umum, sisihkan sekitar 10 hingga 20 persen dari penghasilan bulanan. Namun besarannya bisa disesuaikan dengan kondisi dan tujuan keuangan masing-masing, yang penting dilakukan secara konsisten.
Apakah lebih baik memiliki rekening tabungan terpisah?
Ya, memisahkan rekening tabungan dari rekening pengeluaran harian sangat dianjurkan. Cara ini menciptakan batas yang jelas sehingga dana simpanan tidak mudah tercampur dan terpakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Pada akhirnya, cara menabung di bank jika sudah punya rekening bukan soal seberapa besar uang yang Anda setor, melainkan seberapa disiplin Anda menjalankannya. Mulailah dari nominal kecil, otomatiskan prosesnya, jaga keamanan dana, lalu tingkatkan seiring bertambahnya penghasilan agar tujuan finansial Anda perlahan namun pasti tercapai.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

7 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8933486/original/059303700_1782961909-4ynsk27oZvFZKSVJ3ym26m5ZVAVVVqwhSfCyoG6D.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8933474/original/095039700_1782961903-uXqbrB3rtVpMaoli4t2x4TpcenYK96x2AcQQO7JU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8933449/original/037508200_1782961892-oRImaN9DRdin2lPVa6fJ648d0YSmpXOcHFRFaOVF.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4410386/original/078060700_1682832750-pexels-zla____kycz-8442322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8933432/original/052018600_1782961887-Jq79XqIw2yWOVIcy6UdemimjByqRQVUOPdOTaXby.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8971211/original/079605100_1782981535-Untitled2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8966114/original/082878500_1782979001-Gemini_Generated_Image_sp69cksp69cksp69.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8933473/original/078111100_1782961902-cCRLlbRXNPDgQ4GeG2EUkPQHumeeJ7xFi2inJGXw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8957092/original/031219600_1782974318-4d1a5239-53ae-46a6-9d6d-922a12f33c4a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8965194/original/025696900_1782978450-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7903638/original/073021500_1780733997-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8933385/original/094582700_1782961858-mAaCTiBuiOrMcEW7ND3jxtIWYL4dZGnww6PXxm9J.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8999369/original/044476200_1782993867-Ide_Kebun_Kacang-Kacangan_dan_Sayur_yang_Mudah_Ditanam_di_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8968788/original/031796600_1782980312-ChatGPT_Image_Jul_2__2026__03_17_02_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8933469/original/013533700_1782961901-CCdiLxJC5L2YONxKcuU663zeuurnAvYyE7DoTlEs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8933425/original/073096400_1782961884-oNHV3hg0cgVFmVlAF5kQyDKXzhrpBxKLColrJzeJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8978961/original/083750200_1782985233-cover_galon.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8989684/original/046811400_1782989650-Inspirasi_Ruang_Santai_Bergaya_Pendopo_Minimalis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8964141/original/049996200_1782977744-Menabung_Uang_Rupiah_di_Rumah.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525042/original/051351000_1773029160-cropped-2a244f90-7934-47c9-a587-b33c1a79edbd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5146073/original/099969400_1740749107-20250228-Mantau_Hilal-MER_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496194/original/006665600_1770489949-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529412/original/016644800_1773333017-20260312BL_Launching_Jersey_Baru_Timnas_Indonesia_Kelme_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527393/original/036751200_1773201916-Model_Dapur_Minimalis_Bar_Sebagai_Solusi_Cerdas_untuk_Ruang_Terbatas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527360/original/037343400_1773200966-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___3_.jpg)