Liputan6.com, Jakarta - Menjaga kue basah tetap segar dan higienis menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi penjual atau katering yang harus memenuhi pesanan dalam jumlah banyak. Kesalahan dalam pengemasan atau penyimpanan bisa membuat kue cepat rusak, kehilangan cita rasa, atau bahkan berpotensi terkontaminasi. Untuk itu, dibutuhkan trik dan praktik yang tepat agar kue basah tetap lezat dan aman dikonsumsi.
Fransiska Riana Veni Hastari atau lebih akrab dipanggil Veni adalah pemilik katering Resep Mamakid di Yogyakarta yang telah menekuni usaha kue basah sejak Mei 2019. Wanita berusia 36 tahun ini mengikuti pelatihan cake and pastry dari Balai Kota Yogyakarta pada tahun 2020, serta belajar secara otodidak melalui resep-resep di media sosial. Dari pengalamannya, Veni membagikan berbagai tips pengemasan dan penyimpanan kue basah agar tetap higienis dan cita rasanya terjaga, baik untuk dijual maupun dinikmati di rumah.
Seperti apa cara pengemasan kue basah agar tetap higienis dan terjaga cita rasanya yang benar? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.
1. Pastikan Kue Dingin Sebelum Dikemas
Sebelum mulai pengemasan, pastikan kue basah sudah benar-benar dingin. Mengemas kue yang masih hangat dapat membuat uap air terperangkap di dalam kemasan, sehingga kue menjadi lembap, cepat rusak, dan berpotensi berjamur. Proses pendinginan ini penting untuk menjaga tekstur kue tetap empuk dan cita rasa tidak berubah.
"Berdasarkan pengalaman kami, yang menyebabkan kue cepat rusak itu salah satunya adalah mengemas kue ketika masih hangat atau panas. Nah uap panas yang ada di dalam kue tersebut bisa terjebak di dalam kemasan sehingga menyebabkan uap air dan menyebabkan kue cepat rusak," Veni menjelaskan dalam wawancara daring bersama Liputan6.com pada Jumat (6/2/2026).
Proses ini berlaku untuk semua jenis kue basah, termasuk kue berbahan santan, telur, atau tepung. Biarkan kue berada di suhu ruang hingga panas dari proses memasak benar-benar hilang, sehingga ketika dikemas, kelembapan kue tetap terjaga dan masa simpannya bisa lebih panjang.
2. Gunakan Wadah Kedap Udara yang Sesuai Ukuran
Memilih wadah yang rapat dan kedap udara sangat penting agar kue basah tidak terkontaminasi oleh debu, serangga, atau udara luar. Wadah yang pas dengan ukuran kue juga membantu mencegah pergeseran kue selama transportasi, sehingga bentuk dan tekstur kue tetap utuh.
"Untuk menjaga rasa dan tekstur kue dalam pengemasan itu usahakan dikemas secara rapat. Kalau untuk kue-kue yang dibungkus dengan daun pastikan daun tidak sobek atau kue terpapar udara luar," ujar Veni.
Selain itu, wadah kedap udara dapat menjaga kelembapan alami kue, terutama untuk jenis kue yang cenderung cepat kering. Untuk kue dengan lapisan atau isian basah, penggunaan wadah yang benar-benar rapat menjadi lebih penting agar kelembapan tidak hilang dan kue tetap segar hingga saat disajikan.
3. Pisahkan Kue Berdasarkan Jenis dan Bahan
Kue basah dengan bahan berbeda memiliki karakteristik daya tahan yang berbeda pula. Oleh karena itu, pisahkan kue berdasarkan jenis bahan, misalnya kue santan, kue berbahan telur, atau kue non-santan. Kue-kue dengan isian sayur yang ditumis juga memiliki ketahanan yang berbeda, terlebih jika dalam proses pembuatannya terdapat kesalahan. Sebagaimana yang dijelaskan Veni,
"Ketika kita membuat isian kue-kue basah terutama yang mengandung bahan isian sayur seperti risoles ragout, pastel sayur, atau lumpia sayur, ketika kita menumisnya kurang tanak itu juga bisa menjadi penyebab kue cepat rusak," jelasnya.
Hal ini juga ikut membantu menentukan jenis wadah, waktu penyimpanan, dan perlakuan khusus yang dibutuhkan untuk menjaga kualitas kue. Dengan pemisahan yang tepat, kue yang lebih mudah rusak dapat dikemas secara lebih hati-hati atau dikonsumsi lebih cepat, sementara kue yang lebih tahan lama bisa disimpan lebih lama. Cara ini juga mempermudah pengaturan dalam satu kemasan besar tanpa mengurangi kualitas masing-masing kue.
4. Bungkus Kue Secara Individual Bila Perlu
Mengemas kue secara individual menggunakan plastik atau kertas pembungkus membantu mencegah kontak antar kue, sehingga kue tidak saling menempel atau rusak. Ini juga memudahkan ketika akan dikonsumsi satu per satu, tanpa harus membuka seluruh kemasan.
Selain itu, bungkus individual bisa menambah lapisan proteksi terhadap udara dan kontaminan. Untuk kue dengan isian lembap atau basah, pembungkusan ini sangat berguna agar kelembapan tidak merembes ke kue lain dalam satu wadah, menjaga rasa dan tekstur setiap kue tetap optimal.
5. Gunakan Sarung Tangan Saat Menyentuh Kue
Higienitas kue basah sangat penting, terutama jika akan dijual. Sentuhan tangan langsung bisa menjadi sumber kontaminasi, sehingga penggunaan sarung tangan menjadi langkah sederhana namun krusial. Dengan sarung tangan, Anda bisa memastikan kue tetap bersih dan aman, terutama saat memindahkan kue dari loyang ke wadah pengemasan.
Veni menekankan untuk selalu menggunakan sarung tangan ketika menyentuh kue. Hal ini dilakukan untuk mencegah kontaminasi langsung dari tangan dan menjaga higienitas kue agar tetap aman dikonsumsi. Langkah ini juga membantu mempertahankan rasa dan tekstur kue, karena kue tidak tercemar oleh keringat atau minyak dari tangan.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Kenapa kue basah harus didinginkan dulu sebelum dikemas?
Karena mengemas kue yang masih hangat bisa membuat uap air terperangkap, membuat kue lembap, cepat rusak, atau berjamur.
2. Apa jenis wadah terbaik untuk menyimpan kue basah?
Wadah kedap udara yang pas dengan ukuran kue adalah ideal, karena menjaga kelembapan dan mencegah kontaminasi dari debu, serangga, atau udara luar.
3. Apakah semua jenis kue bisa dikemas dalam satu wadah?
Sebaiknya tidak. Pisahkan kue berdasarkan jenis bahan, seperti santan, telur, atau non-santan, untuk menjaga kualitas dan daya tahan masing-masing kue.
4. Apakah kue basah perlu dibungkus secara individual?
Untuk kue yang lembap atau mudah menempel, membungkus secara individual membantu menjaga tekstur, mencegah saling menempel, dan lebih higienis saat dikonsumsi satu per satu.
5. Bagaimana menata kue dalam wadah agar tetap aman?
Tata kue dengan rapi dan stabil, gunakan pembatas atau kertas roti antar tumpukan, sehingga kue tidak bergeser, rusak, atau tertimpa saat disimpan atau dikirim.

13 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501339/original/080668200_1770894502-C1DX6872.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497136/original/011486900_1770617792-unnamed__34_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501338/original/065898200_1770894342-1000767223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501306/original/065445400_1770893330-ide_teras_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5438342/original/084461400_1765283146-1000729339.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500438/original/065990200_1770865687-02195dda-c889-485f-8084-7308cdf686a9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501167/original/018318800_1770888705-media_tanam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500177/original/083454500_1770818615-Persib_Bandung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501108/original/010304200_1770887350-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500708/original/027883900_1770874159-Menara_Besi_Siku_dengan_Atap_Estetis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501113/original/025238700_1770887500-Gemini_Generated_Image_5lfkx35lfkx35lfk_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501068/original/068566300_1770886596-toren3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501062/original/052192000_1770886539-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5500141/original/066832800_1770816457-87691.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500540/original/090564600_1770869495-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4869964/original/002787400_1718938306-egg-7345934_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3565733/original/054429600_1631144940-20210904BL_PSIS_Semarang_vs_Persela_Lamongan_Babak_2_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500487/original/021155800_1770867683-teras_tanaman_gantung_7a.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)