Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang langsung membuang tea bag setelah sekali diseduh, padahal daur ulang kantong teh celup bekas dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi limbah rumah tangga sekaligus memanfaatkan sisa teh yang masih layak digunakan.
Namun, tidak semua kantong teh bisa dipakai ulang atau didaur ulang dengan cara yang sama karena bergantung pada jenis teh, bahan pembuat kantong, serta cara penyimpanannya agar tetap aman dan higienis.
Menurut pakar teh dan penulis buku The Tea Book, Linda Gaylard, tea bag bekas juga dapat dimanfaatkan untuk memasak, merawat tanaman, hingga menjadi bahan alami untuk perawatan kulit. Meski demikian, cara penyimpanan dan pembuangannya juga perlu diperhatikan agar tetap aman dan ramah lingkungan. Simak ulasan lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jum'at (7/8/2026).
Apakah Tea Bag Bisa Digunakan Kembali?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3268019/original/050865900_1602734782-tea-bags-3836347_1920.jpg)
Perbesar
Kelly Amoroso, Senior Tea and Coffee Buyer di Whole Foods Market, menjelaskan bahwa beberapa jenis teh memang dapat diseduh lebih dari satu kali. Teh putih, teh hijau, dan teh oolong termasuk yang paling cocok digunakan kembali karena daun tehnya masih menyimpan rasa setelah seduhan pertama.
Meski demikian, hasil seduhan kedua tidak akan sekuat yang pertama. Intensitas rasa, aroma, kandungan kafein, hingga antioksidannya akan berkurang cukup signifikan. Besarnya penurunan tersebut dipengaruhi oleh suhu air, lama penyeduhan pertama, serta jenis teh yang digunakan.
Teh dengan daun yang lebih besar umumnya memberikan hasil seduhan kedua yang lebih baik dibandingkan teh yang menggunakan daun halus atau bubuk.
Jenis Tea Bag yang Paling Cocok Diseduh Dua Kali
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3268018/original/029669500_1602734782-tea-cup-1872026_1920.jpg)
Perbesar
Tidak semua teh memberikan hasil optimal saat digunakan kembali. Teh putih, teh hijau, dan oolong memiliki karakter daun yang memungkinkan rasa masih keluar pada penyeduhan kedua.
Sebaliknya, teh hitam biasanya sudah mengeluarkan sebagian besar warna dan cita rasanya saat seduhan pertama, terutama jika diseduh dalam waktu cukup lama. Karena itu, seduhan kedua dari teh hitam cenderung terasa lebih hambar.
Jika ingin mendapatkan hasil yang lebih baik, waktu penyeduhan kedua bisa dibuat sedikit lebih lama dibandingkan penyeduhan pertama.
Cara Menyimpan Tea Bag untuk Seduhan Kedua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317722/original/053529600_1786067241-8aa0eed4-aa1a-4db7-bef3-43794a4da447.jpg)
Perbesar
Sarah Brekke, Brand Manager Better Homes & Gardens Test Kitchen, menyarankan agar tea bag bekas tidak dibiarkan mengering apabila ingin digunakan kembali.
Tea bag sebaiknya diletakkan di dalam wadah kecil dan diberi sedikit air agar tetap lembap. Setelah itu, simpan di dalam lemari pendingin.
Penyimpanan maksimal yang disarankan adalah 24 jam. Jika sudah melewati waktu tersebut atau muncul tanda-tanda perubahan aroma, tea bag sebaiknya tidak digunakan lagi karena berisiko ditumbuhi jamur.
Manfaat Lain Tea Bag Bekas Selain untuk Menyeduh Teh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474812/original/008191400_1768536926-ilustrasi_membuat_pupuk_kompos_dari_ampas_teh_4.jpg)
Perbesar
Selain diseduh kembali, tea bag bekas ternyata masih memiliki banyak kegunaan lain yang cukup praktis.
- Sebagai bahan masakan: Daun teh bekas dapat dicampurkan ke dalam marinasi daging, saus salad, kue, atau minuman berbasis teh untuk memberikan aroma yang lebih kompleks.
- Pupuk alami tanaman: Daun teh dapat ditaburkan di sekitar tanaman yang menyukai tanah dengan tingkat keasaman tertentu sehingga membantu menyuburkan media tanam.
- Meredakan mata sembap: Tea bag yang sudah didinginkan di dalam kulkas dapat ditempelkan pada area mata selama beberapa menit untuk membantu mengurangi pembengkakan.
- Menenangkan kulit yang terbakar matahari: Kandungan alami pada daun teh dapat memberikan sensasi sejuk ketika ditempelkan pada kulit yang mengalami sunburn ringan.
- Menghilangkan bau tidak sedap: Tea bag yang telah dikeringkan bisa dimasukkan ke dalam sepatu, lemari, atau laci sebagai penyerap bau alami.
- Scrub alami: Daun teh dapat dicampur dengan madu untuk dijadikan eksfoliator ringan pada wajah maupun tubuh.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan Tea Bag Bekas
Meskipun memiliki banyak manfaat, tea bag bekas tetap perlu digunakan dengan bijak. Jangan menggunakan tea bag yang sudah disimpan terlalu lama atau menunjukkan tanda-tanda berjamur.
Selain itu, manfaat seduhan kedua hanya sebatas memperoleh rasa yang lebih ringan. Kandungan kafein dan antioksidan tidak lagi sebanyak seduhan pertama sehingga jangan mengharapkan manfaat nutrisi yang sama.
Bagaimana Cara Membuang Tea Bag yang Benar?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317723/original/062022300_1786067241-46c7251f-59d4-4278-b848-52fd20a21ba0.jpg)
Perbesar
Saat tea bag sudah tidak lagi digunakan, perhatikan bahan pembuat kantong tehnya sebelum membuangnya.
Menurut Kelly Amoroso, daun teh pada dasarnya merupakan bahan organik yang dapat dijadikan kompos. Namun, kantong tehnya belum tentu bisa terurai secara alami karena bergantung pada material pembuatnya.
Jika tea bag menggunakan bahan berbasis tanaman, kantong teh, tali, dan label kertas umumnya dapat dikomposkan setelah staples dilepas. Sebaliknya, tea bag berbahan nilon sebaiknya dibuang ke tempat sampah biasa karena tidak dapat terurai secara alami.
Tea bag tidak selalu harus langsung dibuang setelah sekali diseduh. Beberapa jenis teh masih layak digunakan kembali untuk seduhan kedua dengan rasa yang lebih ringan. Selain itu, tea bag bekas juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan masakan, pupuk tanaman, penyerap bau, hingga perawatan kulit sederhana.
Meski demikian, penyimpanan yang benar sangat penting agar tea bag tetap aman digunakan. Saat sudah tidak dipakai lagi, pastikan membuangnya sesuai dengan jenis bahan pembuat kantong teh agar lebih ramah lingkungan.
Pertanyaan Seputar Daur Ulang Kantong Teh Celup Bekas
1. Apakah semua tea bag bisa diseduh dua kali?
Tidak. Teh putih, teh hijau, dan oolong lebih cocok digunakan kembali dibandingkan teh hitam karena masih menyimpan rasa setelah seduhan pertama.
2. Apakah kandungan kafein masih ada pada seduhan kedua?
Masih ada, tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan seduhan pertama. Kandungan antioksidannya juga ikut berkurang.
3. Berapa lama tea bag bekas bisa disimpan?
Tea bag sebaiknya disimpan di dalam kulkas dalam kondisi lembap dan digunakan kembali maksimal 24 jam.
4. Apakah tea bag bekas aman dijadikan kompos?
Aman jika kantong teh terbuat dari bahan berbasis tanaman. Jika berbahan nilon, kantongnya sebaiknya dibuang ke tempat sampah.
5. Apa saja manfaat tea bag bekas selain untuk membuat teh?
Tea bag bekas dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman, penyerap bau, bahan marinasi makanan, kompres mata sembap, penenang kulit setelah terbakar matahari, hingga scrub alami.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

10 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318285/original/048933800_1786090875-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4947695/original/031236500_1726722294-pexels-claud-lina-1891016-3523107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318382/original/033453500_1786094286-Gemini_Generated_Image_nvznmonvznmonvzn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539952/original/084695600_1774670964-Rumah_Atap_Mansard_Minimalis__Cocok_untuk_Pasangan_yang_Baru_Menikah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318319/original/006400500_1786091344-Mencuci_Handuk_Mandi_dan_Lap_Dapur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579911/original/006011300_1778119843-Hangat___Natural__Krem___Cokelat_Tua.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318301/original/002498200_1786091176-de83d57f-ef81-4298-a592-a82921b13539.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318284/original/001596000_1786090740-Screenshot_2026-08-07_151735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9290891/original/018857500_1783498088-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318002/original/018729300_1786084456-9601254260482600190.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318247/original/016475300_1786089953-1c6e6ca4-59bb-4120-917f-8c39befd22fa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305050/original/001562000_1784782738-cropped-132e86e4-5f0f-4a13-8f1c-eff64f5d6722.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318141/original/040183800_1786087639-ae97c687-5b06-4afb-92aa-ee8b0472217a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9318176/original/007785300_1786088681-20260806_Budy_Santoso_Persib_vs_Persebaya_Final_Piala_Presiden_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318123/original/036776300_1786087135-Gemini_Generated_Image_vc2owlvc2owlvc2o.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318083/original/074997600_1786086125-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_17.40.45.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360800/original/066258000_1758762189-Ilustrasi_mengisi_bensin_di_SPBU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318069/original/011395800_1786085881-kim_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318113/original/012049100_1786086749-Gemini_Generated_Image_9o81cd9o81cd9o81.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397998/original/062238400_1761826690-kadu.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390115/original/042078200_1761229243-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-04.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4863025/original/074446600_1718303638-3_083A3037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559133/original/096420800_1776519532-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_13.03.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557654/original/051408300_1776350845-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559467/original/050185700_1776576647-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_12.29.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556615/original/026624600_1776261517-Indonesia_v_Malaysia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531939/original/016980900_1773637517-asian-child-girl-play-painting-with-happiness-joyful.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557496/original/099902200_1776332068-1000397949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904777/original/070543400_1642301129-pexels-tim-douglas-6205626.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557733/original/014515900_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-16.jpg)