Limbah Tisu Toilet Disulap Jadi Alas Tidur Anak Ayam, Begini Prosesnya

14 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah pabrik kertas tisu di Inggris membuat terobosan yang tak biasa. Limbah hasil produksi yang sebelumnya terbuang kini berhasil diubah menjadi produk bernilai ekonomi, yakni limbah tisu toilet disulap jadi alas tidur anak ayam, melansir BBC, Rabu (25/2/2026).

Pabrik yang memproduksi tisu toilet dan tisu dapur ini menemukan cara untuk memanfaatkan sisa serat kertas yang hilang saat proses daur ulang. Inovasi tersebut bukan hanya mengurangi sampah, tetapi juga memberi manfaat bagi sektor peternakan.

Alih-alih berakhir di tempat pembuangan akhir, limbah tersebut kini menjadi alas ternak yang banyak dicari karena dinilai baik untuk kesejahteraan hewan.

Limbah Pabrik Disulap Jadi Alas Ternak Bernilai Tinggi 

Pabrik kertas Essity Stubbins, yang memproduksi merek tisu Cushelle dan Plenty, mengklaim menjadi produsen pertama yang mengubah limbah hasil samping menjadi alas hewan ternak.

Setiap tahun, pabrik ini mendaur ulang sekitar 70.000 ton limbah menjadi gulungan tisu toilet. Namun sebelumnya, sebagian serat kertas hilang selama proses daur ulang dan sekitar 40% dikategorikan sebagai limbah.

Kini, pihak pabrik berhasil mengeringkan (dehidrasi) remah kertas tambahan yang sebelumnya terbuang, lalu mengolahnya menjadi produk alas ternak sebagai pengganti bahan yang biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah.

Spesialis lingkungan pabrik, Renee O'Mahony, menjelaskan bahwa produk tersebut digunakan di peternakan untuk anak ayam dan berbagai jenis hewan lainnya. Ia menyebut produk ini sangat diminati karena dinilai baik untuk kesejahteraan hewan.

Target Nol Limbah dan Ekspansi ke Pabrik Lain 

Pabrik Stubbins di Ramsbottom berdiri sejak tahun 1911 dan kini memproduksi kertas dari serat daur ulang. Saat ini, lebih dari separuh limbah hasil proses produksi sudah berhasil diubah menjadi alas ternak.

Essity sendiri merupakan pemasok tisu konsumen terbesar kedua di dunia, dengan enam pabrik di Inggris. Pabrik Stubbins mampu memproduksi sekitar 150 ton gulungan kertas per hari yang dijual sebagai tisu dapur Plenty dan tisu toilet Cushelle.

Perusahaan menyatakan ingin menerapkan teknologi ini ke pabrik lainnya di Trafford dan Northumberland, dengan harapan seluruh limbah produksi dapat dimanfaatkan dan tidak lagi berakhir sebagai sampah.

Keunggulan dan Manfaat Alas Tidur Inovatif

Penggunaan alas tidur dari limbah tisu toilet menawarkan berbagai keunggulan, baik bagi peternak maupun lingkungan. Salah satu manfaat utamanya adalah pengurangan limbah secara signifikan. Dengan mendaur ulang tisu toilet, volume sampah yang berakhir di TPA dapat ditekan, mendukung upaya keberlanjutan.

Bagi peternak, alas tidur ini dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan bahan alas kandang konvensional seperti sekam padi atau serbuk gergaji. Material alas kandang yang baik harus ringan, mudah menyerap air, empuk, tidak berdebu, aman (tidak beracun), dan murah. Limbah tisu toilet, setelah diolah, dapat memenuhi kriteria ini, memberikan kenyamanan bagi anak ayam dan membantu menjaga suhu tubuh mereka agar tetap hangat.

Selain itu, alas tidur yang terbuat dari tisu daur ulang juga memiliki daya serap yang baik, membantu menjaga kelembaban kandang dan mengurangi risiko penyakit pada anak ayam. Lingkungan kandang yang bersih dan kering sangat penting untuk kesehatan dan produktivitas ternak. Inovasi ini tidak hanya menciptakan produk yang bermanfaat, tetapi juga mendorong praktik peternakan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

FAQ

Mengapa limbah tisu bisa dijadikan alas anak ayam?

Karena remah serat kertas yang dikeringkan mampu menyerap kelembapan dan aman bagi hewan.

Berapa banyak limbah yang sebelumnya terbuang?

Sekitar 40% serat kertas hasil daur ulang dulu dikategorikan sebagai limbah.

Apa manfaat alas dari limbah kertas bagi ternak?

Membantu menjaga kandang tetap kering dan mendukung kesejahteraan hewan.

Apakah inovasi ini mengurangi sampah ke TPA?

Ya, limbah yang sebelumnya dibuang kini dimanfaatkan kembali sehingga mengurangi beban landfill.

Apakah teknologi ini akan digunakan di pabrik lain?

Perusahaan berencana menerapkan teknologi tersebut di pabrik lainnya.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|