Menyambut Ramadhan, Mempersiapkan Fisik dan Hati Menuju Bulan Penuh Berkah

13 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Menyambut Ramadhan selalu membawa suasana haru dan penuh harapan. Bulan suci ini menjadi momen istimewa untuk memperbaiki diri serta memperbanyak ibadah dengan hati yang lebih tenang.

Dalam rangka menyambut Ramadhan, banyak orang mulai mempersiapkan kebutuhan puasa dan merencanakan berbagai amalan. Lingkungan sekitar pun terasa lebih hangat dengan semangat kebersamaan yang semakin kuat.

Lebih dari sekadar pergantian waktu, menyambut Ramadhan adalah awal perjalanan spiritual yang dinanti. Setiap langkah diharapkan menghadirkan keberkahan dan meningkatkan rasa syukur.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang persiapan menyambut Ramadhan, Selasa (17/2/2026).

Persiapan Menyambut Ramadhan

1. Persiapan Spiritual

Menjelang Ramadhan, penting untuk mulai meningkatkan kualitas ibadah harian. Perbanyak shalat sunnah, tilawah Al-Qur’an, zikir, dan doa agar hati lebih peka dan tenang. Memperbanyak taubat serta istighfar juga menjadi langkah awal untuk membersihkan diri dari kesalahan yang lalu. Dengan hati yang lebih bersih, ibadah puasa akan terasa lebih khusyuk dan bermakna.

2. Melunasi Hutang Puasa

Bagi yang masih memiliki hutang puasa dari Ramadhan sebelumnya, sebaiknya segera menggantinya sebelum bulan suci tiba. Hal ini bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk tanggung jawab pribadi dalam menjalankan perintah agama. Menyelesaikan kewajiban lebih awal membuat kita memasuki Ramadhan tanpa beban dan lebih fokus pada peningkatan kualitas ibadah.

3. Menyusun Target dan Rencana Ibadah

Agar Ramadhan tidak berlalu begitu saja, buatlah target ibadah yang realistis dan terukur. Misalnya, menargetkan khatam Al-Qur’an satu atau dua kali, rutin melaksanakan shalat tahajud, atau meningkatkan jumlah sedekah setiap pekan. Dengan perencanaan yang jelas, kita akan lebih disiplin dan konsisten dalam menjalani aktivitas ibadah selama sebulan penuh.

4. Menjaga Kesehatan Fisik

Puasa membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Oleh karena itu, mulailah mengatur pola makan sehat, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serta mengurangi makanan berlemak dan terlalu manis. Lakukan olahraga ringan secara rutin dan atur waktu tidur agar tubuh tidak kaget saat harus bangun sahur. Persiapan fisik yang baik akan membantu menjaga stamina selama berpuasa.

5. Mempererat Silaturahmi dan Membersihkan Lingkungan

Sebelum Ramadhan tiba, luangkan waktu untuk memperbaiki hubungan dengan keluarga, sahabat, atau rekan kerja. Saling memaafkan dapat membuat hati lebih lapang dan suasana ibadah menjadi lebih nyaman. Selain itu, membersihkan rumah serta menata ulang ruang ibadah juga dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kekhusyukan selama bulan suci.

6. Mengatur Keuangan dan Persiapan Sosial

Ramadhan identik dengan peningkatan pengeluaran, baik untuk kebutuhan berbuka, sahur, maupun menjelang Idul Fitri. Karena itu, penting untuk menyusun anggaran sejak awal agar tidak boros. Sisihkan dana untuk zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Perencanaan finansial yang baik akan membantu menjalani Ramadhan dengan lebih tenang dan terkontrol.

Doa Menyambut Ramadhan Penuh Makna

Dalam menyambut Ramadhan, umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa sebagai bentuk harapan dan permohonan kepada Allah SWT. Berikut beberapa doa yang sering diamalkan:

1. Doa Agar Dipertemukan dengan Ramadhan

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya‘bâna wa ballighnâ Ramadhâna.

Arti: "Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban, serta sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan."

Doa ini berisi harapan agar diberikan umur panjang, kesehatan, dan kesempatan untuk kembali merasakan kemuliaan bulan Ramadhan.

2. Doa Ketika Melihat Hilal Ramadhan

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Allâhumma ahillahu ‘alainâ bil-yumni wal-îmân, was-salâmati wal-islâm. Rabbî wa rabbukallâh.

Arti: "Ya Allah, jadikanlah hilal itu terbit atas kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah."

Doa ini dibaca saat melihat bulan sabit (hilal) sebagai tanda masuknya bulan Ramadhan.

3. Doa Memohon Kemudahan dan Amal yang Diterima

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

Allâhumma sallimnî li Ramadhâna, wa sallim Ramadhâna lî, wa tasallamhu minnî mutaqabbalan.

Arti: "Ya Allah, sampaikanlah aku kepada Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku di bulan Ramadhan."

Doa ini mencerminkan harapan agar diberikan kesehatan, kemudahan beribadah, serta amal yang diterima oleh Allah SWT.

Q & A Seputar Topik

Apa saja persiapan penting menyambut Ramadhan?

Persiapan penting menyambut Ramadhan meliputi peningkatan ibadah spiritual (shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, berzikir, taubat), menjaga kesehatan fisik (makanan bergizi, olahraga, pola tidur), serta persiapan sosial (silaturahmi, meminta maaf, membersihkan lingkungan, menyiapkan sedekah).

Tradisi unik apa saja yang ada di Indonesia untuk menyambut Ramadhan?

Indonesia memiliki berbagai tradisi unik seperti Punggahan/Munggahan (makan bersama), Megengan (pembagian kue apem), Padusan (penyucian diri di mata air), Nyorog (mengirim makanan), Dugderan (festival rakyat), Malamang, Marpangir, dan Meugang.

Doa apa yang dianjurkan saat menyambut Ramadhan?

Beberapa doa yang dianjurkan antara lain doa agar dipertemukan dengan Ramadhan ("Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya'bâna wa ballighnâ Ramadhâna"), doa saat melihat hilal ("Allâhumma ahillahu 'alainâ bil yumni wal îmân, was salâmati wal islâm. Rabbî wa rabbukallâh"), dan doa memohon kemudahan beribadah ("Allâhumma sallimnî li Ramadhâna, wa sallim Ramadhâna lî, wa tasallamhu minnî mutaqabbalan").

Apa makna dari ucapan "Marhaban Ya Ramadhan"?

Secara harfiah, "Marhaban Ya Ramadhan" berarti "Selamat datang, wahai bulan Ramadhan". Ungkapan ini adalah ekspresi kebahagiaan, kesiapan, keterbukaan, penerimaan hangat, dan rasa hormat yang tulus dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah dan kesempatan untuk memperbaiki diri.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|