Liputan6.com, Jakarta - Ternak ikan praktis untuk usia 50 tahun ke atas tanpa listrik semakin populer sebagai pilihan aktivitas produktif bagi masyarakat yang memasuki masa pensiun. Di tengah keterbatasan lahan dan keinginan menjalani hidup yang lebih tenang, budidaya ikan menjadi solusi sederhana yang bisa dilakukan di rumah.
Banyak orang berusia 50 tahun ke atas mulai mencari kegiatan yang tidak terlalu berat tetapi tetap bermanfaat secara ekonomi. Ternak ikan termasuk usaha yang relatif mudah dipelajari, tidak membutuhkan tenaga besar, serta bisa dijalankan dengan peralatan sederhana.
Selain itu, budidaya ikan juga memberikan manfaat ganda. Tidak hanya menghasilkan tambahan penghasilan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan protein keluarga sekaligus menjadi aktivitas yang menyenangkan di masa pensiun. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (13/3/2026).
Mengenal Konsep Ternak Ikan Tanpa Listrik
Salah satu metode yang kini banyak diperkenalkan oleh instansi pertanian adalah Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber). Teknik ini merupakan sistem sederhana yang memungkinkan masyarakat memelihara ikan sekaligus menanam sayuran dalam satu wadah.
Menurut informasi dari Dinas Pertanian Mojokerto, sistem Budikdamber merupakan bentuk sederhana dari teknologi akuaponik. Perbedaannya, metode ini tidak membutuhkan pompa, filter, atau listrik seperti sistem akuaponik modern.
Budikdamber memanfaatkan wadah berupa ember berkapasitas sekitar 80 liter yang diisi air dan benih ikan. Di bagian atas ember dipasang beberapa gelas plastik yang berisi media tanam untuk sayuran seperti kangkung. Limbah dari ikan akan menjadi nutrisi bagi tanaman, sehingga tercipta sistem yang hemat air dan ramah lingkungan.
Keunggulan metode ini antara lain:
- Tidak membutuhkan listrik
- Hemat air
- Modal kecil
- Cocok untuk lahan sempit
- Perawatan relatif mudah
Karena kesederhanaannya, metode ini sangat cocok bagi masyarakat yang ingin mencoba ternak ikan praktis untuk usia 50 tahun ke atas tanpa listrik di halaman rumah.
Rekomendasi Jenis Ikan yang Bisa Diternakkan Tanpa Listrik
Tidak semua ikan cocok untuk sistem budidaya sederhana seperti Budikdamber. Ikan yang dipilih sebaiknya memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi oksigen rendah dan perubahan lingkungan.
Berikut beberapa jenis ikan yang direkomendasikan berdasarkan informasi dari lembaga pertanian dan perikanan.
1. Ikan Lele
Ikan lele merupakan salah satu ikan konsumsi yang paling mudah dibudidayakan. Ikan ini terkenal tahan terhadap kondisi air yang kurang ideal dan memiliki kemampuan bertahan hidup yang tinggi.
Lele juga memiliki pertumbuhan yang cepat. Dalam kondisi pemeliharaan yang baik, ikan lele dapat dipanen dalam waktu sekitar dua bulan.
Selain itu, permintaan pasar terhadap lele juga sangat tinggi karena ikan ini sering dijadikan bahan berbagai menu populer seperti pecel lele.
2. Ikan Patin
Patin termasuk ikan air tawar yang cukup kuat dan mudah dipelihara. Ikan ini memiliki daging yang lembut dan banyak digemari masyarakat.
Budidaya patin tidak memerlukan teknologi yang rumit sehingga cocok untuk sistem kolam sederhana ataupun wadah seperti drum atau kolam terpal.
3. Ikan Gabus
Ikan gabus dikenal sebagai ikan yang mampu bertahan hidup di kondisi air dengan oksigen rendah. Bahkan di alam liar, ikan ini dapat hidup di rawa atau perairan yang keruh.
Karena daya tahan tersebut, gabus sering direkomendasikan sebagai ikan yang cocok dibudidayakan tanpa aerator atau listrik.
Selain itu, harga jual ikan gabus relatif tinggi karena kandungan proteinnya yang baik bagi kesehatan.
4. Ikan Betok
Ikan betok termasuk ikan yang sangat tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem. Ikan ini bahkan mampu bertahan di perairan dangkal dengan kadar oksigen rendah.
Meskipun pertumbuhannya tidak secepat lele, ikan betok tetap memiliki potensi pasar terutama di daerah tertentu yang menjadikannya sebagai menu tradisional.
5. Ikan Gurame
Gurame dikenal sebagai ikan konsumsi premium yang memiliki harga jual cukup tinggi. Ikan ini memang membutuhkan waktu pemeliharaan lebih lama, tetapi nilai ekonominya juga lebih besar.
Gurame bisa dibudidayakan di kolam sederhana tanpa memerlukan peralatan listrik jika manajemen air dilakukan dengan baik.
Mengapa Ternak Ikan Cocok untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Banyak orang yang memasuki usia pensiun ingin tetap aktif tanpa harus bekerja terlalu keras. Budidaya ikan menjadi pilihan menarik karena memberikan aktivitas produktif yang tetap santai.
Berikut beberapa alasan mengapa ternak ikan sangat cocok bagi pensiunan.
1. Aktivitas Fisik yang Ringan
Merawat ikan hanya membutuhkan aktivitas sederhana seperti memberi pakan, memeriksa air, atau membersihkan wadah. Aktivitas ini termasuk olahraga ringan yang membantu menjaga kebugaran tubuh.
Bagi orang berusia 50 tahun ke atas, aktivitas ringan seperti ini sangat baik untuk menjaga kesehatan tanpa membebani tubuh.
2. Modal Relatif Terjangkau
Budidaya ikan tidak selalu membutuhkan kolam besar. Bahkan dengan metode Budikdamber, seseorang bisa memulai usaha dengan ember, benih ikan, dan pakan sederhana.
Modal yang relatif kecil membuat usaha ini lebih aman untuk dicoba oleh pensiunan.
3. Mudah Dipelajari oleh Pemula
Teknik budidaya ikan air tawar seperti lele atau nila cukup mudah dipelajari. Informasi mengenai cara pemeliharaan juga banyak tersedia melalui pelatihan pertanian maupun sumber daring.
Karena itulah, ternak ikan praktis untuk usia 50 tahun ke atas tanpa listrik menjadi peluang usaha rumahan yang realistis bagi pemula.
4. Memberikan Manfaat Psikologis
Aktivitas merawat ikan juga memiliki efek relaksasi. Banyak orang merasa lebih tenang ketika melakukan kegiatan yang berhubungan dengan alam.
Mengamati ikan tumbuh dan berkembang dapat memberikan rasa puas serta mengurangi stres.
5. Potensi Pendapatan Tambahan
Beberapa jenis ikan seperti lele memiliki masa panen yang cepat dan permintaan pasar yang stabil. Hasil panen dapat dijual ke tetangga, pasar lokal, atau warung makan.
Dengan pengelolaan yang baik, usaha ini dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.
Tips Memulai Ternak Ikan Tanpa Listrik di Rumah
Agar budidaya ikan berjalan lancar, ada beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan.
1. Pilih jenis ikan yang tahan oksigen rendah
Ikan seperti lele, gabus, dan patin sangat cocok untuk sistem tanpa aerator.
2. Gunakan wadah yang cukup besar
Ember atau kolam kecil tetap harus memiliki volume air yang cukup agar ikan bisa tumbuh dengan baik.
3. Perhatikan kualitas air
Jika air mulai berbau atau keruh, lakukan penggantian sebagian air agar ikan tetap sehat.
4. Beri pakan secara teratur
Pemberian pakan 2–3 kali sehari dengan jumlah yang sesuai akan membantu pertumbuhan ikan.
5. Tempatkan wadah di area yang mendapat sinar matahari
Cahaya matahari membantu menjaga ekosistem air tetap stabil.
FAQ Ternak Ikan
1. Apakah ternak ikan tanpa listrik benar-benar memungkinkan?
Ya, budidaya ikan tanpa listrik bisa dilakukan dengan memilih jenis ikan yang tahan oksigen rendah dan menggunakan metode sederhana seperti Budikdamber.
2. Berapa modal awal untuk memulai ternak ikan rumahan?
Modal awal bisa sangat kecil, mulai dari ember, benih ikan, dan pakan. Banyak orang memulai dengan biaya ratusan ribu rupiah.
3. Berapa lama waktu panen ikan lele?
Ikan lele biasanya dapat dipanen sekitar 2–3 bulan tergantung kualitas benih, pakan, dan kondisi air.
4. Apakah ternak ikan cocok untuk pemula?
Sangat cocok. Budidaya ikan air tawar relatif mudah dipelajari dan banyak panduan yang tersedia.
5. Apakah budidaya ikan bisa menjadi usaha sampingan?
Ya, selain untuk konsumsi sendiri, hasil panen ikan juga bisa dijual sehingga memberikan tambahan penghasilan.

16 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2821784/original/017408700_1559496025-One-Way1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530698/original/021168700_1773470846-kanopi_baja_ringan_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244222/original/027676200_1749144200-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-22__1_.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478061/original/030180200_1768890155-ayam_rumahan3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5455073/original/043143000_1766629131-Pelatih_Madura_United__Carlos_Parreira_berbincang_sejenak_dengan_asisten_pelatih_Arema_Andre_Caldas._keduanya_berasal_dari_Brasil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529182/original/024960000_1773310164-open_house.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443575/original/009477700_1765700471-ciro_alves.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522156/original/054211700_1772720765-Half_Time________PERSIJAP_JEPARA_0_-_0_PERSIS_SOLO_persijapjepara__laskarkalinyamat__ukirsemangatbar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500642/original/084513600_1770872667-InShot_20260212_115715744.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528500/original/015752500_1773286152-It___s_been_whirlwind_a_few_weeks__But_I___m_absolutely_enjoying_my_life____________.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324802/original/060018200_1755861992-1001086370.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5201672/original/035459000_1745830626-Asuransi_kesehatan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530689/original/064544900_1773470447-Gemini_Generated_Image_dgdmwidgdmwidgdm.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449843/original/037142600_1766116592-teja_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530652/original/033678400_1773468432-Mengaduk_Fermentasi_Kotoran_Kambing.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527857/original/023636800_1773216244-Gemini_Generated_Image_nx2474nx2474nx24.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4725531/original/066609000_1706106333-11_000_34GK9ZB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495051/original/091483300_1770352843-Gemini_Generated_Image_s4ci58s4ci58s4ci.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452950/original/038809600_1766463357-natal8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452923/original/061535600_1766463159-Gelang_serut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138272/original/076888800_1740023227-allec-gomes-5-rU7F9bj9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453046/original/024157300_1766466396-Kebun_Bebas_Hama_dan_Pestisida.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3308345/original/083500600_1606419043-man-beige-coat-frozen-food-section-large-supermarket-opens-refrigerator-vegetables-close-up_120897-1920__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3293682/original/072535700_1605093228-circular-white-pills-spilling-from-glass-bottle-yellow-background_23-2147867015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)