:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555096/original/091289500_1776142625-unnamed__18_.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Luas rumah di atas kertas belum tentu sama dengan kesan yang Anda rasakan saat berada di dalamnya. Dua rumah dengan luas dan tata letak yang hampir sama bisa terasa sangat berbeda. Menurut Andrea Dussalt dan Kennedy Buck, duo desainer di balik Striped Lemon Design di Charleston, South Carolina, penyebabnya bukan sekadar soal estetika, tetapi juga bagaimana sebuah ruangan dipersepsikan.
“Sering kali, keputusan desain yang terlihat kecil dan sebenarnya dibuat dengan niat baik justru diam-diam membuat rumah terasa lebih sempit, gelap, dan tertutup,” jelas mereka. Berikut 7 kesalahan desain yang mungkin tanpa sadar Anda lakukan dan bisa membuat ruangan terasa lebih kecil dari ukuran sebenarnya seperti Liputan6.com lansir dari Southern Living, Jumat (14/8/2026).
1. Menggunakan Tirai Gelap dan Terlalu Berat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323181/original/097079400_1786604061-af41cb4e-5ee2-4601-aa6e-5a897b56d9fe.jpg)
Perbesar
Tirai tebal dengan warna gelap dapat membuat sebuah ruangan terasa lebih berat secara visual. Efeknya semakin terasa pada ruangan yang mengandalkan cahaya alami karena tirai seperti ini bisa membuat ruangan terasa tertutup dan kurang lapang.
Dussalt dan Buck menyarankan penggunaan tirai dengan desain ringan dan rapi, terutama yang dibuat dari bahan yang terasa lebih airy. Pemasangannya pun sebaiknya dibuat lebih tinggi dan lebih lebar dari ukuran jendela.
Cara ini dapat menarik perhatian ke arah atas sekaligus membuat cahaya matahari lebih mudah masuk. Hasilnya, ruangan pun bisa terasa lebih terang, tinggi, dan luas.
2. Membiarkan Plafon Terlalu Polos
Plafon putih polos dengan finishing datar memang menjadi pilihan yang aman. Namun, menurut Laurin Malatich dan Beth Cochran dari Malatich Cochran Design di Charleston, plafon seperti ini justru bisa membuat ruangan terasa kaku dan berat.
Menambahkan elemen dekoratif pada plafon, seperti trim atau detail tertentu, dapat memberikan kedalaman sekaligus membuat langit-langit terasa lebih tinggi. Detail pada plafon juga membantu mengarahkan pandangan ke atas sehingga ruangan terasa lebih lega.
Selain menggunakan trim, Anda juga bisa memberikan sentuhan warna pada plafon. Malatich dan Cochran, misalnya, menyukai penggunaan warna Berrington Blue dari Farrow & Ball dengan finishing satin karena dapat menangkap pantulan cahaya dengan menarik.
Apa pun pilihan Anda, memberikan sedikit perhatian pada plafon bisa membuat ruangan terasa lebih tinggi dan luas.
3. Menempelkan Semua Furnitur ke Dinding
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310918/original/078008100_1785381057-4f4b22ad-b6fa-4848-badf-ec57a5631c03.jpg)
Perbesar
Menempatkan sofa atau furnitur lainnya terlalu dekat dengan televisi maupun perapian juga bisa menjadi kesalahan yang cukup umum.
Menurut desainer interior asal Austin, Texas, Heidi Houdek, banyak pemilik rumah justru menyisakan area kosong yang cukup besar di belakang tempat duduk. Hal tersebut dapat membuat tata letak ruangan terasa kurang seimbang dan malah memberikan kesan lebih sempit.
Dussalt dan Buck menyarankan agar beberapa furnitur utama tidak selalu ditempelkan ke dinding. Cobalah memberi sedikit jarak dan membuat furnitur seolah-olah “mengambang” di dalam ruangan.
Bahkan jarak beberapa sentimeter dari dinding bisa menciptakan tata ruang yang terasa lebih berlapis, nyaman, dan sengaja dirancang. Cara ini juga dapat membuat ruangan terasa lebih intim tanpa kehilangan kesan lapang.
4. Memilih Karpet yang Terlalu Kecil
Karpet yang ukurannya terlalu kecil sering kali membuat furnitur terlihat seperti berdiri sendiri-sendiri. Akibatnya, ruangan kehilangan kesan menyatu dan secara visual terlihat lebih kecil.
Dussalt dan Buck menyebut karpet berukuran kecil sebagai salah satu hal yang paling mengganggu dalam penataan interior. Sementara itu, Houdek lebih menyukai karpet berukuran besar karena dapat menjadi “jangkar” bagi furnitur sekaligus menciptakan kesan ruangan yang lebih luas.
Setidaknya, kaki bagian depan dari furnitur utama sebaiknya berada di atas karpet. Namun, jika memungkinkan, Anda bisa memilih karpet dengan ukuran yang lebih besar.
Karpet yang cukup luas akan membuat furnitur terlihat lebih terhubung satu sama lain. Ruangan pun terasa lebih rapi, berlapis, dan menyatu.
5. Terlalu Banyak Barang Dekorasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315413/original/093051200_1785837186-Strategi_menjaga_skala_dan_proporsi_ruangan_sehingga_cocok_buat_Rumah_yang_terasa_sempit_model_perhatikan_variasi_tinggi_dan_lebar_furnitur.jpg)
Perbesar
Rak yang dipenuhi vas, buku, foto, dan berbagai aksesori memang bisa terlihat menarik. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, ruangan justru bisa terasa penuh dan sesak.
Malatich dan Cochran menyarankan agar Anda tidak terlalu berlebihan saat menata rak. Anda tetap bisa memajang benda-benda yang disukai, tetapi pilih beberapa saja agar tampilannya tidak terlalu ramai.
Salah satu cara sederhana adalah memulai dengan beberapa buku yang disusun berdiri untuk memberikan variasi ketinggian. Setelah itu, tambahkan satu benda dengan ukuran berbeda, seperti vas pendek, kemudian lengkapi dengan tanaman untuk memberikan tekstur.
Tidak perlu memenuhi setiap sudut rak dengan dekorasi. Terkadang, beberapa benda pilihan justru sudah cukup untuk membuat ruangan terlihat menarik tanpa terasa sesak.
6. Ukuran Furnitur Tidak Sesuai dengan Ruangan
Kesalahan memilih ukuran furnitur juga bisa memberikan dampak besar terhadap kesan luas sebuah ruangan. Furnitur yang terlalu besar akan membuat ruangan terasa sesak, sedangkan furnitur yang terlalu kecil dapat membuat ruangan terlihat janggal dan tidak proporsional.
Houdek menyarankan Anda untuk mengukur ruangan dengan teliti sebelum membeli furnitur. Bahkan, Anda bisa menggunakan painter's tape atau selotip kertas untuk membuat tanda di lantai sesuai dengan ukuran furnitur yang ingin ditempatkan.
Cara sederhana ini membantu Anda membayangkan seberapa besar area yang akan digunakan oleh sofa, meja, lemari, tempat tidur, atau furnitur lainnya.
Dengan begitu, Anda tidak hanya mengandalkan perkiraan dari ukuran furnitur di toko. Anda juga bisa melihat apakah masih tersedia ruang yang cukup untuk berjalan dan beraktivitas dengan nyaman.
7. Mengabaikan Cahaya Alami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301046/original/038027200_1784435215-f2db5c40-1794-4247-a6e7-4ef61e46b8a3.jpg)
Perbesar
Cahaya alami bukan hanya membuat rumah terasa lebih sehat dan nyaman, tetapi juga dapat memberikan kesan ruangan yang lebih luas.
Menurut Malatich dan Cochran, cahaya alami membantu menghadirkan nuansa luar ruangan ke dalam rumah sehingga ruangan terasa lebih terbuka. Bahkan ketika malam tiba, pantulan cahaya pada kaca jendela tetap dapat memberikan kedalaman visual pada ruangan.
Memang, Anda tidak bisa mengatur posisi matahari. Namun, Anda bisa memaksimalkan cahaya yang masuk dengan menggunakan tirai yang ringan dan tidak terlalu tebal.
Pilih tirai yang dapat membiarkan cahaya masuk tanpa membuat ruangan terasa terlalu terbuka. Kain yang ringan dan sedikit bergelombang juga bisa menjadi lapisan dekoratif yang membuat jendela terlihat lebih lembut sekaligus membantu ruangan terasa lebih terang dan luas.
Pada akhirnya, membuat rumah terasa lebih luas tidak selalu membutuhkan renovasi besar. Beberapa perubahan sederhana dalam memilih tirai, menata furnitur, menentukan ukuran karpet, hingga mengurangi dekorasi yang tidak perlu sudah bisa memberikan perbedaan yang cukup besar.
Jadi, sebelum mengganti tata ruang atau merenovasi rumah, coba perhatikan kembali tujuh hal tersebut. Bisa jadi, bukan luas rumah Anda yang menjadi masalah, melainkan cara ruangan tersebut ditata.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320451/original/057983100_1786350592-Orang_bahagia_mengenakan_baju_kuning.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3153031/original/043774000_1592213946-young-chinese-woman-picking-up-dirty-clothes-isolated-pointing-temple-with-finger-thinking-focused-task_1187-43584.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324425/original/003443900_1786703934-john-vid-gcfeUzFW2i0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324458/original/036238700_1786705702-1000959223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324460/original/042987400_1786706495-11244.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320310/original/005217000_1786344688-mas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4041962/original/047921700_1654271141-deconovo-gVKmonDbotU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324232/original/071859900_1786695205-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324343/original/052520500_1786700885-1000130058.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324393/original/040017000_1786701874-alexander-maasch-KaK2jp8ie8s-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539792/original/067423100_1774620708-Timnas_Indonesia_vs_Saint_Kitts_and_Nevis-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324323/original/046008500_1786698879-Oscar_Bruzon_Barreras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324351/original/007055200_1786701012-95f03c2b-28ef-457a-b4e4-c3ba599422a2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9324410/original/040015500_1786702965-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_17.02.16.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304454/original/044912700_1784716046-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9314797/original/086645600_1785781496-0L5A0213.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324245/original/085629700_1786696100-dan-cutler-eqwMMvuV9X8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5172999/original/096301300_1742805000-adult-woman-with-winter-hat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324271/original/098897500_1786696832-10659.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517501/original/057726700_1772430593-unnamed__18_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390115/original/042078200_1761229243-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-04.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4863025/original/074446600_1718303638-3_083A3037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557654/original/051408300_1776350845-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559133/original/096420800_1776519532-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_13.03.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559467/original/050185700_1776576647-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_12.29.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557733/original/014515900_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-16.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5438385/original/064675900_1765286327-Sumardji.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391428/original/082726400_1761316877-bali_united.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560818/original/099181300_1776690154-hengga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5559109/original/040784700_1776516752-IMG_1144.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4910111/original/013448200_1722873244-PSBS_Biak_-_Ilustrasi_Logo_PSBS_Biak_2024_copy.jpg)