Song Ui-young Selamat dari Kartu Merah di Laga Singapura vs Indonesia, Ini Penyebabnya

6 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Singapura menjadi sorotan pada Piala AFF 2026 setelah insiden VAR mewarnai duel melawan Timnas Indonesia di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026). Wasit asal Oman, Al Manii Mohammed Khalfan Salim, membatalkan kartu merah yang sempat diterima gelandang tuan rumah, Song Ui-young.

Keputusan itu diambil usai peninjauan video, yang mengacu pada protokol baru VAR dalam revisi Laws of the Game 2026/2027 keluaran International Football Association Board (IFAB). Aturan tersebut mulai diberlakukan sejak Piala Dunia 2026.

Pembatalan kartu merah membuat Song, yang mengenakan nomor punggung tujuh, dapat melanjutkan laga sebelum kemudian ditarik pada momen pergantian pemain.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kronologi Insiden di Laga Singapura vs Indonesia

Insiden terjadi pada babak kedua ketika kiper Singapura bersiap membangun serangan. Dalam situasi tanpa bola, Song Ui-young terlibat kontak dengan gelandang Indonesia, Ivar Jenner.

Song bereaksi setelah kakinya tersengkat dengan melakukan gerakan yang dinilai menyerupai sikutan ke arah perut Jenner. Al Manii Mohammed Khalfan Salim awalnya mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Song, yang otomatis berujung kartu merah.

Beberapa saat kemudian, sang pengadil mendapat panggilan dari ruang VAR untuk meninjau ulang keputusan tersebut. Setelah menonton tayangan dari berbagai sudut, wasit memutuskan membatalkan kartu kuning kedua sekaligus kartu merah sehingga Song tetap berada di lapangan hingga akhirnya digantikan pada pergantian pemain.

Protokol Baru IFAB dan Kewenangan VAR

Keputusan di Jalan Besar itu menjadi contoh penerapan perubahan protokol VAR yang telah disahkan IFAB dan berlaku sejak Piala Dunia 2026. Dalam revisi Laws of the Game edisi 2026/2027, VAR kini berwenang meninjau kartu merah yang muncul akibat kartu kuning kedua apabila keputusan tersebut terbukti jelas keliru.

IFAB juga menambahkan cakupan untuk mengoreksi kasus salah identitas. Dalam skenario ini, ketika wasit memberikan kartu kuning atau kartu merah kepada pemain yang bukan pelaku pelanggaran, VAR dapat memastikan kesalahan identitas tersebut.

Penting dicatat, pada kasus salah identitas, pemeriksaan video tidak menilai kembali pelanggaran yang terjadi. VAR hanya mengarahkan agar sanksi diberikan kepada pemain yang benar.

Perluasan Cakupan: Tendangan Sudut dan Prosedur

Perubahan aturan lainnya memberi opsi kepada penyelenggara kompetisi untuk mengizinkan VAR meninjau keputusan pemberian tendangan sudut yang terbukti keliru, termasuk jika bola sebenarnya keluar melalui garis samping. Kewenangan ini bersifat opsional sesuai regulasi kompetisi.

Peninjauan terhadap keputusan tendangan sudut hanya dapat dilakukan sebelum permainan kembali dimulai. Jika tendangan sudut sudah dieksekusi dengan cepat, keputusan tersebut tidak lagi bisa diubah melalui VAR.

Sesuai prosedur terbaru, setiap perubahan keputusan setelah peninjauan VAR wajib ditandai oleh wasit dengan isyarat "TV signal" sebagai penegasan bahwa revisi diambil berdasarkan pemeriksaan video.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|