Liputan6.com, Jakarta - Panen ikan merupakan tahapan krusial dalam siklus budidaya perikanan yang menentukan kualitas akhir produk. Namun, seringkali praktik panen yang kurang tepat dapat menyebabkan ikan mengalami luka fisik dan tingkat stres yang tinggi. Kondisi ini tidak hanya berujung pada penurunan kualitas daging atau bahkan kematian, tetapi juga berdampak langsung pada harga jual yang lebih rendah di pasaran. Oleh karena itu, menerapkan Tips panen ikan biar tidak banyak luka menjadi sangat penting untuk menjaga integritas hasil panen.
Ikan yang terluka atau mengalami stres berlebihan selama proses panen akan menunjukkan gejala seperti memar, sisik terkelupas, atau rentan terhadap infeksi. Tanda-tanda ini secara signifikan mengurangi daya tarik dan nilai jualnya. Memahami dan mengimplementasikan Tips panen ikan biar tidak banyak luka merupakan investasi jangka panjang bagi para pembudidaya. Hal ini akan memastikan bahwa setiap ikan yang dipanen berada dalam kondisi prima, sehat, dan mulus, sesuai dengan standar pasar.
Berikut ini telah Liputan6 urai berbagai Tips panen ikan biar tidak banyak luka yang efektif, mulai dari persiapan sebelum panen hingga teknik penanganan pasca-panen, pada Rabu (25/2). Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan kualitas ikan hasil panen dapat terjaga optimal, sehingga memberikan keuntungan maksimal bagi pembudidaya dan memenuhi ekspektasi konsumen.
Persiapan Pra-Panen: Puasa Ikan untuk Hasil Optimal
Langkah awal yang sering terabaikan namun sangat penting dalam proses panen adalah persiapan pra-panen, khususnya puasa ikan. Ikan yang kenyang cenderung lebih aktif dan agresif saat ditangkap. Selain itu, mereka juga dapat mengeluarkan kotoran yang memperkeruh air, memicu stres, dan berpotensi melukai metabolisme mereka sendiri.
Untuk menghindari hal tersebut, penghentian pemberian pakan sangat disarankan setidaknya 24 jam sebelum jadwal panen yang telah ditentukan. Tujuan utama dari puasa ini adalah untuk mengosongkan perut ikan. Dengan perut yang kosong, ikan akan menjadi lebih tenang dan tidak terlalu aktif, sehingga mengurangi risiko cedera saat penangkapan. Minimnya kotoran yang dikeluarkan juga akan menjaga kualitas air dalam wadah angkut.
Selain itu, ikan yang dipuasakan juga cenderung memiliki struktur tubuh yang lebih elastis dan tidak mudah memar. Ini merupakan keuntungan tambahan yang berkontribusi pada kondisi fisik ikan yang lebih baik saat panen, menjadikannya salah satu tips panen ikan biar tidak banyak luka yang efektif.
Pengaturan Volume Air: Penyurutan Bertahap untuk Mengurangi Stres
Penyurutan air kolam secara mendadak atau terlalu cepat dapat menyebabkan ikan panik dan saling bergesekan, yang berujung pada luka. Oleh karena itu, pengaturan volume air harus dilakukan secara bertahap dan hati-hati untuk meminimalkan stres dan cedera pada ikan.
Surutkan air kolam hingga tersisa sekitar 20-30 cm, atau setinggi punggung ikan. Ketinggian air ini cukup untuk menjaga ikan tetap terendam, namun memudahkan proses penangkapan dan mengurangi ruang gerak berlebihan yang bisa menyebabkan gesekan. Penting untuk tidak menyurutkan air terlalu cepat atau sampai habis total secara mendadak.
Lakukan penyurutan air pada pagi hari, idealnya antara pukul 05.00 hingga 08.00, atau pada malam hari. Pada waktu-waktu tersebut, suhu air cenderung lebih rendah. Suhu rendah akan memperlambat metabolisme ikan, sehingga mereka tidak terlalu banyak melompat atau bergerak agresif yang dapat memicu luka gesekan. Ini merupakan bagian penting dari tips panen ikan biar tidak banyak luka.
Penggunaan Alat Panen yang Halus: Mencegah Kerusakan Fisik
Pemilihan alat panen memiliki dampak signifikan terhadap kondisi fisik ikan. Penggunaan jaring atau serok dengan bahan kasar dapat dengan mudah menyayat sisik atau melukai kulit ikan, sehingga sangat penting untuk memilih alat yang tepat.
Disarankan untuk menggunakan jaring atau serok yang terbuat dari bahan nilon halus atau kain kelambu. Bahan ini lebih lembut dan tidak akan merusak permukaan tubuh ikan, menjaga lendir pelindung tetap utuh. Hindari menggunakan jaring berbahan kasar atau kaku yang bisa menyayat sisik ikan.
Pastikan ukuran mata jaring sesuai dengan ukuran ikan yang akan dipanen. Mata jaring yang terlalu besar dapat membuat sirip ikan tersangkut, sementara yang terlalu kecil bisa membuat ikan berdesakan. Selain itu, gunakan wadah penampung seperti ember atau drum yang memiliki permukaan halus, serta pastikan tidak ada bagian tajam atau berkarat yang dapat melukai ikan saat dipindahkan.
Teknik Menangkap dan Memindahkan: Penanganan Lembut adalah Kunci
Fase pemindahan ikan dari kolam ke wadah penampung merupakan momen paling kritis di mana luka sering terjadi. Penanganan yang kasar dapat menyebabkan ikan stres dan cedera serius, sehingga diperlukan kehati-hatian ekstra dalam tahap ini.
Tangkap ikan secara perlahan dan hindari menggiring ikan terlalu cepat ke satu sudut kolam, yang dapat menyebabkan penumpukan dan saling tindih. Selalu gunakan teknik "Basah ke Basah". Ini berarti memastikan ikan selalu terendam sedikit air dalam serok saat dipindahkan dari kolam ke wadah lain, menjaga kelembaban kulit ikan dan mengurangi gesekan.
Jangan memegang ikan dengan tangan kosong terlalu kuat. Jika memang perlu memegang langsung, gunakan sarung tangan kain basah. Hal ini penting untuk menghindari hilangnya lendir (mucus) pelindung kulit ikan, yang berfungsi sebagai lapisan pertahanan alami terhadap infeksi. Penanganan lembut adalah kunci dalam tips panen ikan biar tidak banyak luka.
Sortir di Dalam Air: Mengurangi Stres dan Cedera Akibat Benturan
Proses sortir atau pemisahan ukuran ikan yang dilakukan di darat dapat menyebabkan ikan melompat-lompat di permukaan keras, yang berisiko tinggi menimbulkan luka dan stres. Sortir di dalam air adalah metode yang lebih aman dan efektif untuk menjaga kualitas ikan.
Siapkan bak sortir yang sudah dilubangi sesuai dengan ukuran ikan yang diinginkan. Bak ini ditempatkan di dalam kolam yang masih berair. Biarkan ikan melewati lubang sortir dengan sendirinya atau dengan bantuan giringan lembut, di mana ikan yang lebih kecil akan melewati lubang, sementara yang lebih besar akan tertahan.
Ikan yang tetap berada di air selama proses sortir tidak akan mengalami stres oksidatif atau luka benturan akibat melompat di permukaan keras. Ini menjaga kondisi fisik dan kesehatan ikan tetap optimal, menjadikannya bagian integral dari tips panen ikan biar tidak banyak luka.
Ringkasan Checklist Panen Aman
Untuk memudahkan penerapan tips panen ikan agar tidak banyak luka, berikut adalah ringkasan dalam bentuk checklist yang bisa Anda jadikan panduan:
| Panen siang hari (Panas) | Panen pagi/subuh (Sejuk) |
| Jaring kawat/kasar | Jaring nilon lembut |
| Menumpuk ikan terlalu banyak | Pindahkan sedikit demi sedikit |
| Memegang ikan dengan tangan kering | Jaga ikan tetap basah/berlendir |
QnA Teknik Panen Ikan Agar Tetap Mulus, Sehat, dan Bernilai Jual Tinggi
1. Mengapa panen ikan tidak boleh dilakukan secara kasar?
Panen yang kasar dapat menyebabkan luka fisik seperti sisik terkelupas, sirip robek, dan memar pada tubuh ikan. Selain itu, stres berat saat proses penangkapan dapat memicu kematian mendadak atau menurunkan kualitas daging. Ikan yang luka juga lebih cepat terserang infeksi dan memiliki harga jual lebih rendah di pasaran.
2. Mengapa ikan perlu dipuasakan sebelum panen?
Puasa selama sekitar 24 jam sebelum panen membantu mengosongkan isi perut ikan sehingga air tidak cepat kotor saat proses penangkapan. Ikan juga menjadi lebih tenang dan tidak terlalu agresif. Selain itu, kondisi tubuhnya lebih elastis sehingga tidak mudah memar saat dipindahkan.
3. Kapan waktu terbaik untuk melakukan panen ikan?
Waktu terbaik adalah pagi hari antara pukul 05.00–08.00 atau malam hari saat suhu air lebih rendah. Suhu yang sejuk membuat metabolisme ikan melambat sehingga ikan tidak terlalu aktif melompat atau bergerak liar yang dapat menyebabkan luka gesekan.

12 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498686/original/033215600_1770714433-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_15.58.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435369/original/036314900_1765027373-psm_vs_persebaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513604/original/091062600_1772031776-What_a_goal_from_Gali_Freitas______Persebaya__PersebayaUntukSemua.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392495/original/027892700_1761464864-1000686326.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3963346/original/065796400_1647335977-arrangement-nutritious-cassava-roots.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513419/original/057740300_1772012261-Model_Talang_Air_Rumah_Sederhana_yang_Tidak_Mudah_Mampet.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513377/original/057980900_1772011134-aatap_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513312/original/055199400_1772009054-teras2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513299/original/091946900_1772008940-unnamed__34_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513536/original/025342200_1772019994-warna_cat_rumah_untuk_lebaran_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513270/original/010866900_1772008365-Memberi_makan_ikan_lele_usia_20_harian__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339991/original/069450000_1757140686-timnas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513249/original/035269200_1772007199-Gemini_Generated_Image_dt9fpsdt9fpsdt9f_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513229/original/020010300_1772006544-hamperss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513192/original/053276100_1772005225-Dinding_Aksen_Kisi-Kisi__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513149/original/025320400_1772004403-adonan_kue_kering.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513137/original/062514000_1772003973-hampers.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469502/original/063049800_1768124465-20260111AA_BRI_Super_League_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5160675/original/016442700_1741837080-front-view-cute-little-baby-shoes-with-copy-space.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)