Liputan6.com, Jakarta - Menanam pohon buah berakar jinak aman bagi lantai beton jangka panjang menjadi pilihan cerdas bagi pemilik rumah yang ingin menikmati suasana hijau tanpa khawatir terhadap kerusakan bangunan. Selain menghasilkan buah segar, pohon buah juga dapat membuat halaman terasa lebih sejuk, asri, dan nyaman untuk keluarga.
Sayangnya, tidak semua pohon buah cocok ditanam dekat rumah. Beberapa jenis memiliki akar yang agresif dan mampu menyusup ke bawah lantai, saluran air, hingga fondasi bangunan. Jika dibiarkan bertahun-tahun, akar tersebut dapat menyebabkan retakan pada paving, teras, maupun struktur bangunan lainnya.
Karena itu, penting memilih jenis tanaman dengan sistem perakaran yang lebih terkendali. Untungnya, ada banyak pohon buah yang tetap produktif namun memiliki akar relatif jinak sehingga aman ditanam di dekat area berlantai beton dalam jangka panjang. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (12/6/2026).
1. Jeruk
Jeruk menjadi salah satu pilihan terbaik untuk pekarangan rumah. Sistem akarnya berupa akar serabut yang lebih banyak berkembang di lapisan tanah bagian atas sehingga tidak cenderung menembus jauh ke dalam tanah.
Selain aman, pohon jeruk juga mudah dirawat dan produktif. Buahnya dapat dipanen hampir sepanjang tahun tergantung varietas yang ditanam. Untuk lahan terbatas, pilih jeruk siam, jeruk nipis, atau varietas jeruk kerdil agar ukuran tajuk tetap terkendali.
2. Jambu Air
Jambu air memiliki pertumbuhan yang relatif cepat dengan ukuran pohon yang tidak terlalu besar. Sistem perakarannya dangkal dan tidak menyebar secara agresif sehingga aman ditanam di dekat rumah.
Keunggulan lainnya adalah kemampuannya beradaptasi pada berbagai kondisi tanah dan cuaca panas. Buahnya segar, kaya air, dan sering menjadi favorit untuk dikonsumsi langsung maupun dijadikan rujak.
3. Delima
Delima termasuk tanaman buah yang sangat cocok untuk lahan sempit. Pohonnya tidak tumbuh terlalu besar dan memiliki akar yang relatif dangkal.
Selain menghasilkan buah yang kaya antioksidan, delima juga memiliki bunga berwarna cerah yang menambah nilai estetika halaman. Bahkan, tanaman ini dapat dibudidayakan dalam pot besar sehingga pertumbuhan akarnya lebih mudah dikendalikan.
4. Sawo
Sawo merupakan pohon buah berukuran sedang dengan pertumbuhan yang cenderung lambat. Karakter ini membuat sistem perakarannya tidak seagresif beberapa pohon buah berukuran besar lainnya.
Buah sawo yang manis disukai banyak orang dan pohonnya dapat hidup dalam jangka waktu lama. Meski demikian, sebaiknya pohon tetap ditanam dengan jarak aman dari dinding rumah agar cabang dan tajuknya memiliki ruang tumbuh yang cukup.
5. Kedondong
Kedondong sering dianggap sebagai tanaman liar, padahal pohon ini cukup aman ditanam di halaman rumah. Sistem akarnya relatif stabil dan tidak dikenal merusak instalasi bawah tanah.
Saat ini tersedia pula varietas kedondong mini yang lebih cocok untuk pekarangan berukuran terbatas. Buahnya dapat dinikmati sebagai rujak, manisan, maupun dikonsumsi langsung saat masih muda.
6. Pepaya
Jika mencari tanaman buah yang cepat panen dan aman untuk bangunan, pepaya merupakan pilihan yang sangat menarik. Tanaman ini memiliki akar dangkal dan tidak membentuk sistem akar kuat seperti pohon berkayu besar.
Pepaya bahkan lebih menyerupai tanaman perdu besar dibandingkan pohon sejati. Dalam kondisi ideal, tanaman ini sudah mulai berbuah dalam waktu sekitar 8 hingga 10 bulan setelah tanam.
7. Pisang
Meski tampak besar, pisang sebenarnya bukan pohon berkayu. Batangnya tersusun dari pelepah daun yang saling menumpuk sehingga akar yang dimilikinya berupa akar serabut.
Karena tidak memiliki akar yang kuat dan invasif, pisang relatif aman ditanam di sekitar rumah. Tanaman ini juga mampu memberikan kesan tropis yang rimbun pada halaman. Pastikan area tanam memiliki drainase yang baik karena pisang membutuhkan banyak air tetapi tidak menyukai genangan.
8. Belimbing
Belimbing merupakan salah satu tanaman buah favorit untuk halaman rumah. Ukuran pohonnya sedang dengan sistem akar yang tidak terlalu agresif.
Buahnya memiliki rasa manis menyegarkan dan sering digunakan sebagai bahan jus maupun camilan sehat. Bentuk buah yang unik juga menjadi daya tarik tersendiri sehingga pohon belimbing dapat berfungsi sebagai elemen penghias taman.
9. Jambu Biji
Jambu biji dikenal tahan terhadap berbagai kondisi cuaca dan mudah dibudidayakan. Sistem perakarannya relatif lebih terkendali dibandingkan pohon buah besar seperti mangga atau rambutan.
Selain produktif, buah jambu biji juga kaya vitamin C dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Dengan pemangkasan rutin, ukuran pohon dapat dipertahankan tetap ideal untuk pekarangan rumah.
10. Kelengkeng Mini
Kelengkeng mini atau kelengkeng kerdil menjadi alternatif menarik bagi pencinta buah kelengkeng yang memiliki lahan terbatas. Dibandingkan varietas kelengkeng besar, ukuran pohonnya lebih kecil dan sistem akarnya lebih mudah dikendalikan.
Tanaman ini bahkan dapat dibudidayakan dalam pot besar sehingga cocok untuk halaman sempit maupun area berlantai beton yang membutuhkan pengelolaan akar lebih ketat.
Tips Menanam Pohon Buah Dekat Rumah agar Tetap Aman
Meski termasuk kategori pohon buah berakar jinak, teknik penanaman tetap perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Pertama, berikan jarak tanam minimal 1,5 hingga 2 meter dari fondasi rumah. Jarak ini memberikan ruang yang cukup bagi akar untuk berkembang tanpa mengganggu struktur bangunan.
Kedua, gunakan sistem tabulampot atau tanaman buah dalam pot jika lahan sangat terbatas. Cara ini membuat pertumbuhan akar lebih terkendali dan memudahkan perawatan.
Ketiga, lakukan pemangkasan secara rutin. Tajuk yang terlalu besar biasanya diikuti kebutuhan nutrisi yang meningkat sehingga pertumbuhan akar juga lebih aktif.
Keempat, pilih varietas kerdil atau mini yang memang dirancang untuk pekarangan rumah. Selain lebih mudah dirawat, ukuran akar dan tajuknya juga lebih terkendali.
Kelima, pertimbangkan penggunaan pembatas akar pada area yang berdekatan dengan bangunan atau lantai beton untuk mengarahkan pertumbuhan akar ke area yang lebih aman.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, pohon buah berakar jinak aman bagi lantai beton jengka panjang dapat tumbuh sehat sekaligus menjaga kondisi bangunan tetap aman selama bertahun-tahun.
Pertanyaan Seputar Akar Pohon yang Tidak Merusak
1. Apakah semua pohon buah aman ditanam dekat rumah?
Tidak. Beberapa pohon buah seperti mangga besar, nangka, dan rambutan memiliki akar yang lebih kuat dan agresif sehingga perlu ditanam jauh dari bangunan.
2. Berapa jarak ideal menanam pohon buah dari fondasi rumah?
Umumnya disarankan minimal 1,5–2 meter dari fondasi agar akar memiliki ruang tumbuh yang cukup.
3. Apakah akar serabut pasti tidak merusak lantai beton?
Risikonya jauh lebih kecil dibanding akar tunggang yang agresif. Namun, jarak tanam dan kondisi tanah tetap perlu diperhatikan.
4. Apakah tabulampot lebih aman untuk rumah?
Ya. Menanam pohon buah dalam pot besar membuat pertumbuhan akar lebih terkendali dan mengurangi risiko kerusakan pada area sekitar.
5. Pohon buah apa yang paling aman untuk halaman sempit?
Jeruk kerdil, delima, pepaya, jambu air, dan kelengkeng mini termasuk pilihan yang sangat cocok untuk lahan terbatas karena ukuran pohon dan sistem akarnya relatif terkendali.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

10 hours ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257765/original/001942600_1781255459-3164903219143735572.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257890/original/049338800_1781261386-Scale_Up.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4295114/original/060254000_1674043893-Persebaya_Surabaya_Bantai_Persita_Tangerang_5-0_di_Liga_1-Ichsan-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257736/original/007864900_1781254058-HL_panel_surya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6718602/original/081755600_1779534644-BL1_1011.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257709/original/014419800_1781252880-ternak_makan_labu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257728/original/080214000_1781253158-6559767714204059747.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256217/original/005318700_1781150311-Gemini_Generated_Image_g1r3vag1r3vag1r3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482045/original/041589900_1769156674-Gemini_Generated_Image_nfgdwhnfgdwhnfgd.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257651/original/099981500_1781250429-Kandang_Ayam_Postal_Baja_Ringan_Memanjang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257642/original/060080900_1781250208-Gemini_Generated_Image_m8pw9om8pw9om8pw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512875/original/070428300_1771996878-Ide_Usaha_Jasa_Isi_Pulsa_dan_Token_Listrik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5323663/original/044194100_1755789623-1000089235.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7814202/original/064502900_1780631718-kombinasi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257650/original/021540000_1781250431-52a59a65-83b7-4088-9370-e688e40bc48a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257633/original/074509200_1781250095-hewan_di_dapur5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257594/original/076623300_1781249168-15402940858310970870.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257490/original/095798200_1781245057-Gemini_Generated_Image_acvxopacvxopacvx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257574/original/084785600_1781248152-11569607384765376307.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8232855/original/095362900_1781093208-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-13.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502338/original/063581900_1770977596-model_kebun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502616/original/001046200_1770990653-Pohang_Steelers.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)