Liputan6.com, Jakarta - Memilih model kandang ayam serama yang tepat merupakan langkah krusial dalam keberhasilan beternak ayam hias berukuran mungil ini. Ayam serama, yang dikenal sebagai salah satu ayam terkecil di dunia, membutuhkan perhatian khusus terhadap tempat tinggalnya, mengingat postur tubuhnya yang kecil namun gagah.
Berbagai pilihan model kandang ayam serama tersedia di pasaran, sehingga peternak perlu memahami karakteristik setiap desain untuk menjamin kenyamanan dan kesehatan unggas peliharaannya.
Inovasi dalam teknologi peternakan modern telah melahirkan beragam model kandang ayam serama yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menarik secara estetika. Di Indonesia, sebagai negara tropis dengan tingkat kelembaban tinggi, konstruksi model kandang ayam serama harus diadaptasi secara khusus untuk memastikan sirkulasi udara yang optimal.
Berikut ini telah Liputan6 ulas, tujuh model kandang ayam serama yang paling umum dan efektif digunakan oleh para peternak di Indonesia, pada Jumat (13/2).
1. Kandang Baterai - Solusi Hemat Ruang untuk Peternak Urban
Kandang baterai dirancang dengan konsep vertikal, memanfaatkan susunan bertingkat untuk memaksimalkan penggunaan ruang yang terbatas. Desain ini sangat ideal bagi peternak di perkotaan yang memiliki lahan sempit namun ingin memelihara beberapa ekor serama secara bersamaan. Setiap tingkat umumnya berukuran sekitar 50x50x40 cm per ruang, yang dianggap ideal untuk kebutuhan ternak individu.
Keunggulan utama sistem baterai terletak pada kemudahan pengelolaan kotoran, seringkali melalui lantai miring yang memungkinkan feses langsung jatuh ke wadah penampung di bawahnya.
Sistem pemberian pakan dan minum juga dapat diotomatisasi menggunakan nipple drinker dan feeder gantung, yang secara signifikan mengurangi intensitas pekerjaan harian peternak dalam pemeliharaan model kandang ayam serama ini.
2. Kandang Umbaran - Kebebasan Bergerak untuk Postur Ideal
Konsep kandang umbaran menyediakan ruang gerak yang lebih luas bagi ayam serama untuk melakukan aktivitas alami seperti mengais, mandi debu, dan bersosialisasi. Dengan rasio ideal 1-2 ekor per meter persegi, desain ini mendukung pemeliharaan kondisi fisik prima dan postur tegap khas serama yang menjadi daya tarik utamanya.
Konstruksi kandang umbaran seringkali menggunakan kombinasi rangka bambu atau kayu yang ekonomis dengan kawat ram galvanis setinggi minimal 100 cm untuk mencegah ayam keluar dari area kandang.
Lantai kandang umbaran sebaiknya dibiarkan alami, berupa tanah yang dicampur pasir halus, untuk memfasilitasi perilaku mandi debu yang penting bagi kesehatan bulu ayam. Penambahan tempat bertengger dari cabang pohon alami dan shelter sederhana dapat memperkaya lingkungan, meningkatkan kesejahteraan psikologis ayam.
Model kandang ayam serama ini sangat cocok diterapkan di pekarangan rumah pedesaan atau pinggiran kota yang memiliki vegetasi alami.
3. Kandang Koloni - Sistem Komunal untuk Breeding Efektif
Kandang koloni dirancang khusus untuk memelihara 5-10 ekor serama dalam satu ruangan besar, dengan pembagian zona berdasarkan fungsi dan hierarki sosial. Ukuran standar sekitar 150cm x 100cm x 120cm menyediakan ruang yang cukup untuk interaksi sosial alami sambil meminimalkan konflik teritorial yang dapat menyebabkan stres pada ayam.
Penggunaan sekat fleksibel dari kawat ram memungkinkan peternak melakukan segregasi sementara untuk keperluan breeding selektif atau isolasi ayam sakit tanpa perlu memindahkan ke kandang terpisah.
Sistem ventilasi silang menjadi kunci keberhasilan model kandang ayam serama koloni, mengingat kepadatan populasi yang relatif tinggi. Penempatan strategis di bawah naungan pohon atau kanopi buatan membantu menjaga suhu internal tetap sejuk pada siang hari yang terik.
Fasilitas pendukung seperti beberapa tempat pakan (multiple feeding station) dan tempat bertelur komunal yang terpisah dari area aktivitas utama memastikan semua ayam mendapatkan akses yang adil terhadap sumber daya tanpa kompetisi berlebihan.
4. Kandang Panggung - Adaptasi Cerdas untuk Daerah Rawan Banjir
Elevasi kandang sekitar 50-70 cm dari permukaan tanah menjadi solusi praktis untuk menghadapi tantangan geografis Indonesia yang rawan banjir musiman dan serangan predator darat. Struktur penyangga menggunakan tiang bambu atau kayu keras lokal yang tahan terhadap kelembaban tinggi dan serangan rayap. Dimensi platform sekitar 100cm x 80cm x 120cm cukup ideal untuk 3-4 ekor serama dewasa dengan ruang gerak yang memadai.
Lantai model kandang ayam serama panggung dibuat dari bilah bambu dengan jarak celah terukur yang memungkinkan kotoran jatuh ke bawah, namun tetap nyaman untuk kaki ayam yang kecil. Sistem atap genteng tradisional atau seng bergelombang memberikan perlindungan optimal dari hujan deras sekaligus mempertahankan sirkulasi udara melalui celah-celah dinding.
Aksesibilitas untuk pembersihan rutin difasilitasi melalui tangga yang dapat dilepas atau pintu samping yang dapat dibuka lebar.
5. Kandang Postal - Desain Ekonomis untuk Pemula
Kandang postal menawarkan solusi sederhana namun efektif untuk pemeliharaan 2-3 ekor serama dengan anggaran terbatas. Konstruksi berbasis dinding bambu anyaman dengan celah teratur menciptakan ventilasi alami yang sangat baik untuk iklim tropis Indonesia.
Ukuran kompak sekitar 80cm x 60cm x 100cm memudahkan penempatan di sudut halaman atau garasi rumah tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari penghuni.
Material bambu yang melimpah di Indonesia membuat biaya pembuatan model kandang ayam serama ini sangat terjangkau, sambil tetap mempertahankan daya tahan yang memadai dengan perawatan rutin. Lantai miring dari anyaman bambu atau bilah kayu memfasilitasi pembersihan harian yang penting untuk mencegah penumpukan amonia dari kotoran.
Penambahan lampu LED kecil bertenaga surya dapat meningkatkan produktivitas bertelur pada ayam betina tanpa menambah beban listrik rumah tangga.
6. Kandang Ren - Ruang Vertikal untuk Ayam Muda Aktif
Desain kandang ren dengan tinggi mencapai 150cm menyediakan ruang eksplorasi vertikal yang dibutuhkan ayam serama muda untuk mengembangkan kemampuan terbang dan keseimbangan. Struktur berbentuk menara dengan alas 100cm x 100cm ini menggunakan kawat ram galvanis tebal yang tahan terhadap paruh dan cakar ayam yang sedang dalam fase pertumbuhan aktif.
Penambahan platform bertingkat dari kayu atau bambu memberikan kesempatan ayam untuk bertengger pada ketinggian berbeda sesuai preferensi individual.
Lantai model kandang ayam serama ren menggunakan campuran pasir halus dan sekam padi yang mudah diganti secara berkala untuk menjaga higienitas. Sistem nipple drinker dipasang pada beberapa ketinggian untuk memastikan akses air bersih bagi ayam dengan berbagai ukuran tubuh.
Atap dari jaring burung atau kawat nyamuk mencegah masuknya predator udara sambil tetap memungkinkan cahaya matahari masuk untuk sintesis vitamin D yang penting bagi pertumbuhan tulang ayam muda.
7. Kandang Closed House - Teknologi Modern untuk Produksi Optimal
Sistem closed house merepresentasikan evolusi terkini dalam teknologi kandang ayam dengan kontrol penuh terhadap parameter lingkungan internal. Struktur tertutup berukuran sekitar 200cm x 150cm x 200cm menggunakan dinding seng berinsulasi atau panel sandwich yang menjaga stabilitas suhu internal antara 24-28°C, ideal untuk produktivitas serama. Ventilasi mekanis dengan kipas inlet dan outlet yang dikontrol termostat memastikan pergantian udara optimal tanpa fluktuasi suhu ekstrem.
Pencahayaan artifisial menggunakan lampu LED spektrum penuh atau inframerah dapat diprogram untuk mensimulasikan siklus siang-malam alami atau diperpanjang untuk meningkatkan produksi telur. Sistem pemberian pakan otomatis dengan timer dan monitoring digital memungkinkan peternak mengelola populasi besar hingga belasan ekor dengan efisiensi waktu maksimal.
Investasi awal yang lebih tinggi untuk model kandang ayam serama closed house terbayar melalui peningkatan produktivitas dan penurunan mortalitas akibat penyakit yang berhubungan dengan stres lingkungan.
QnA - Tanya Jawab Seputar Kandang Ayam Serama
T: Berapa ukuran minimal kandang untuk satu ekor ayam serama dewasa?
J: Ukuran minimal untuk satu ekor serama dewasa adalah 40cm x 40cm x 60cm tinggi. Namun untuk kenyamanan optimal dan mempertahankan kualitas postur, disarankan minimal 50cm x 50cm x 80cm tinggi per ekor. Ayam serama memang berukuran kecil, tetapi mereka tetap membutuhkan ruang untuk meregangkan sayap, bertengger, dan bergerak bebas.
T: Material apa yang paling tahan lama untuk kandang ayam serama di Indonesia?
J: Untuk iklim tropis Indonesia dengan kelembaban tinggi, kombinasi rangka besi galvanis dengan kawat ram stainless steel adalah pilihan paling tahan lama (10-15 tahun). Alternatif ekonomis adalah rangka bambu petung yang diawetkan dengan kawat ram galvanis biasa yang dapat bertahan 5-7 tahun dengan perawatan rutin. Hindari kayu lunak tanpa treatment karena mudah lapuk dan diserang rayap.
T: Apakah ayam serama bisa dipelihara tanpa kandang (free range)?
J: Secara teknis bisa, tetapi sangat berisiko. Ayam serama berukuran kecil menjadikannya target empuk predator seperti kucing, musang, ular, bahkan burung elang. Selain itu, serama mudah terbang dan bisa hilang. Kompromi terbaik adalah sistem semi-free range dengan area umbaran berpagar tinggi minimal 150cm yang dibuka pada jam-jam tertentu di bawah pengawasan.

13 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493619/original/084496800_1770260707-Gemini_Generated_Image_hf08zjhf08zjhf08.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502603/original/044268600_1770989947-ciro_dan_igor.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496657/original/051502700_1770565190-85517.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502489/original/046273600_1770983041-PSIM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469498/original/024523100_1768124464-20260111AA_BRI_Super_League_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta-08__1_.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502562/original/049845400_1770988884-WhatsApp_Image_2026-02-13_at_18.50.24.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502616/original/001046200_1770990653-Pohang_Steelers.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502454/original/033900400_1770980566-Cara_Mengusir_Semut_agar_Tidak_Kembali_ke_Tempat_yang_Sama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502404/original/093777600_1770979468-toren_air.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502338/original/063581900_1770977596-model_kebun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502307/original/001501500_1770976533-berkebun_di_kos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488138/original/047588200_1769734797-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502088/original/092260200_1770967768-Chinese_Lantern__made_with_paper_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502278/original/090406700_1770975858-jualan2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502027/original/085525700_1770965952-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502182/original/070877300_1770971677-warung_di_gang_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502282/original/082004800_1770975860-jualan4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368206/original/025714500_1759365561-desain_teras_rumah_tipe_45__7_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)