Liputan6.com, Jakarta - Teras bukan sekadar ruang transisi antara area luar dan dalam rumah, melainkan wajah dari karakter hunian Anda. Di tahun 2026, tren desain yang membawa kembali suasana rumah klasik tahun 70-an hingga 90-an semakin diminati karena mampu memberikan ketenangan di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern. Salah satu elemen yang paling ikonik dari rumah jadul adalah kehadiran kolam ikan tepat di depan teras, yang bukan hanya menjadi dekorasi, tetapi juga memberikan efek relaksasi melalui suara gemericik air.
Kolam ikan di teras depan memiliki daya tarik tersendiri; ia mampu menurunkan suhu udara di sekitar teras dan memberikan nuansa alami yang sangat kuat. Paduan antara arsitektur klasik, seperti penggunaan tegel kunci, tiang kayu, atau dinding bata ekspos, dengan ekosistem air yang jernih, menciptakan keseimbangan visual yang sempurna. Memiliki kolam ikan di teras juga dipercaya membawa energi positif (feng shui) yang menyegarkan bagi penghuni rumah.
Bagi Anda yang sedang merencanakan renovasi atau membangun rumah dengan nuansa retro yang elegan, kolam ikan bisa menjadi pusat perhatian utama. Berikut beberapa inspirasi model teras depan bergaya jadul yang dipadukan dengan kolam ikan untuk menciptakan hunian yang asri dan berkesan, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Sabtu (6/6/2026).
1. Kolam Ikan dengan Tepi Tegel Kunci Klasik
Model teras ini menonjolkan penggunaan tegel kunci dengan motif geometris jadul sebagai pelapis dinding kolam dan lantai teras. Warna-warna earthy seperti terakota, hijau lumut, dan krem pada tegel memberikan kesan autentik yang sangat kuat. Kolam ikan dibuat dengan bentuk persegi panjang sederhana yang mengikuti garis teras, memberikan kesan rapi dan terstruktur yang menenangkan pandangan setiap orang yang datang.
Penggunaan tegel kunci ini membuat kolam ikan Anda terlihat seperti bagian integral dari arsitektur rumah, bukan sekadar tambahan yang ditempelkan begitu saja. Suasana jadul semakin kental jika dipadukan dengan furnitur teras berupa kursi rotan klasik yang nyaman. Kolam ikan ini sangat cocok untuk rumah bergaya kolonial atau rumah menengah dengan atap pelana tinggi yang memberikan kesan luas dan terbuka.
Material tegel kunci juga dikenal tahan lama dan mampu memberikan suhu dingin alami yang sangat nyaman saat kaki menginjak lantai teras. Keindahan motifnya yang artistik akan terus terjaga meski terkena cipratan air secara terus-menerus. Memiliki kolam dengan tepian tegel kunci adalah cara terbaik untuk menghadirkan kembali memori rumah nenek yang hangat dan penuh kerinduan.
2. Kolam Ikan "L" dengan Dinding Bata Ekspos
Dinding bata ekspos yang tidak diplester merupakan elemen ikonik rumah tahun 80-an yang memiliki estetika tak lekang oleh waktu. Anda bisa membangun kolam ikan berbentuk huruf "L" yang mengelilingi sisi depan teras, dengan dinding kolam yang dilapisi bata merah ekspos agar serasi dengan dinding utama rumah. Kesan industrial klasik namun tetap hangat akan langsung terasa saat Anda melangkah memasuki area depan hunian ini.
Kolam berbentuk "L" ini sangat efektif bagi Anda yang memiliki sudut teras menjorok ke dalam atau ingin memanfaatkan lahan di pojok rumah. Anda bisa menambahkan sedikit tanaman hias air seperti teratai atau bunga melati air di sudut-sudut kolam untuk menambah aksen natural yang menyegarkan. Perpaduan antara warna bata merah yang kontras dengan jernihnya air kolam menciptakan harmoni warna yang sangat cantik, terutama pada sore hari.
Selain estetika, dinding bata ekspos juga memberikan kesan bangunan yang kokoh dan berkarakter. Teksturnya yang kasar dan alami memberikan keseimbangan visual yang menarik saat disandingkan dengan permukaan air kolam yang halus. Desain ini adalah pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan nuansa hunian yang artistik namun tetap memiliki sentuhan retro yang sangat kental.
3. Kolam Ikan di Bawah Jendela "Boven" Besar
Rumah jadul sering kali memiliki jendela besar atau jendela boven yang tinggi sebagai akses utama cahaya dan udara. Membangun kolam ikan tepat di bawah jendela ini adalah cara terbaik untuk menghubungkan visual antara interior rumah dan eksterior teras. Anda bisa melihat ikan-ikan berenang dengan tenang dari dalam ruang tamu melalui jendela besar, yang secara alami memberikan efek ketenangan luar biasa bagi penghuni rumah.
Desain ini memberikan kesan rumah yang terbuka, lapang, dan sangat menyatu dengan lingkungan sekitar. Kolam sebaiknya dibuat dengan ketinggian yang rendah agar tidak menghalangi pandangan Anda saat duduk di dalam ruangan maupun saat berada di teras. Anda bisa menambahkan sedikit dekorasi batu alam kali di pinggiran kolam untuk memperkuat nuansa alami seperti di pegunungan yang sering dijumpai pada villa klasik.
Menikmati waktu santai sambil melihat ikan berenang dari balik jendela besar adalah bentuk healing murah yang sangat efektif di rumah sendiri. Air yang jernih dan pantulan cahaya matahari yang menembus jendela akan menambah estetika ruangan secara keseluruhan. Kolam ini menjadi elemen hidup yang membuat rumah Anda tidak hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga tempat beristirahat yang sangat menenangkan.
4. Teras Panggung dengan Kolam Ikan di Bawahnya
Bagi rumah yang memiliki sedikit perbedaan ketinggian tanah (split level), model teras panggung adalah pilihan yang sangat unik dan menarik. Anda bisa merancang kolam ikan yang berada tepat di bawah struktur teras kayu atau beton sehingga air terlihat menyatu dengan lantai rumah. Bagian teras yang menjorok sedikit ke atas permukaan kolam menciptakan kesan seolah-olah Anda sedang duduk di atas air yang tenang.
Model ini sangat memberikan kesan rumah yang homey, eksklusif, dan memiliki kedekatan emosional dengan alam. Anda bisa menambahkan pijakan kayu (dek) di atas kolam sebagai akses utama masuk menuju pintu rumah agar terasa lebih menyatu dengan elemen air. Suara gemericik air yang samar-samar terdengar dari bawah lantai teras memberikan sensasi relaksasi intens yang membuat area depan menjadi tempat favorit seluruh keluarga.
Penggunaan kayu tahan air atau dek WPC pada teras panggung ini akan menambah kesan hangat dan mewah pada hunian Anda. Struktur panggung memberikan kesan ringan dan tidak membebani tampilan rumah, sehingga sangat cocok untuk gaya hunian tropis yang modern. Kolam bawah teras adalah solusi cerdas untuk menciptakan suasana villa mewah di area rumah yang terbatas.
5. Kolam Ikan dengan Pancuran Bambu Tradisional
Tidak ada yang lebih "jadul" daripada mendengar suara pancuran bambu yang meneteskan air ke dalam kolam dengan ritme yang teratur. Gunakan material bambu asli untuk membuat sistem sirkulasi air yang sederhana namun sangat efektif dan menenangkan. Kolam bisa dibuat dengan bentuk melengkung atau oval yang tampak lebih organis sehingga sangat menyatu dengan elemen taman di depan rumah Anda.
Model ini sangat cocok untuk rumah dengan konsep taman yang rimbun, penuh dengan pohon peneduh, dan suasana yang tenang. Pancuran bambu memberikan nuansa pedesaan yang sangat alami, sangat kontras jika Anda tinggal di area perkotaan yang bising dan penuh polusi suara. Ini adalah desain yang sederhana secara teknis namun memiliki dampak emosional yang sangat besar bagi siapa pun yang berkunjung ke rumah Anda.
Keberadaan bambu sebagai elemen dekoratif juga memperkuat identitas rumah klasik yang ramah lingkungan. Anda bisa memadukan bambu dengan batu koral putih di sekeliling kolam agar terlihat lebih kontras dan rapi. Desain ini adalah cara terbaik untuk menghadirkan suasana zen yang sangat klasik dan tak lekang oleh waktu bagi kehidupan keluarga Anda.
6. Kolam Ikan dengan Dinding Roster dan Tanaman Rambat
Jika Anda ingin menggabungkan elemen retro dan privasi, gunakan dinding roster sebagai pembatas dekoratif antara teras dan kolam ikan. Roster memberikan sirkulasi udara yang sangat baik sekaligus menyaring cahaya matahari yang masuk agar tidak terlalu terik. Di depan dinding roster, Anda bisa menanam tanaman rambat yang menjalar ke arah kolam untuk memberikan efek hijau yang semakin rimbun dan asri.
Kolam ikan dengan latar belakang roster memberikan efek bayangan yang sangat artistik pada permukaan air kolam. Ini adalah pilihan cerdas bagi Anda yang ingin area teras tetap terasa privat namun tidak tertutup rapat secara total. Perpaduan antara roster semen yang modern-klasik dengan kolam ikan menciptakan tampilan rumah yang sangat berkarakter, memberikan jiwa klasik yang kuat namun tetap tampak rapi.
Dinding roster juga berfungsi sebagai penyangga visual yang membuat area teras terlihat lebih tinggi dan elegan. Tanaman rambat yang menjuntai di sela-sela roster akan menambah keasrian tanpa harus memakan banyak ruang di teras. Desain ini memastikan area depan rumah Anda tetap memiliki kualitas udara yang segar, sejuk, dan sangat estetik untuk dipandang setiap hari.
7. Kolam Ikan Minimalis dengan Pot Terakota Besar
Teras jadul sering kali dihiasi dengan banyak pot terakota (tanah liat) yang memberikan kesan hangat dan sangat alami. Anda bisa menempatkan pot-pot besar dengan berbagai ukuran di sekitar kolam ikan untuk memberikan sentuhan rustik yang elegan. Kolam dibuat dengan bentuk memanjang yang sederhana dengan dinding yang dicat warna putih untuk memberikan kontras yang bersih dengan warna alami tanah liat.
Desain ini sangat fleksibel dan mudah diaplikasikan pada hampir semua tipe rumah, mulai dari minimalis hingga tipe klasik. Anda bisa dengan mudah menata ulang posisi pot setiap saat untuk mendapatkan suasana yang berbeda sesuai keinginan Anda. Kolam ikan ini menonjolkan fungsi estetika yang sederhana, membuktikan bahwa kesan jadul tidak harus rumit, melainkan lebih kepada kehangatan material alami yang jujur.
Penggunaan pot terakota juga memudahkan Anda untuk mengganti tanaman hias secara berkala agar teras tidak pernah membosankan. Warna tanah liat yang khas memberikan kesan earthy yang sangat menenangkan bagi mata yang memandangnya. Kolam minimalis ini adalah bukti bahwa keindahan rumah bisa dihadirkan dengan cara-cara yang simpel namun sangat berarti bagi kebahagiaan penghuninya.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Model Teras Depan Jadul
Apakah kolam ikan di depan rumah sering menimbulkan nyamuk?
Nyamuk berkembang biak di air yang tenang. Untuk mengatasinya, pastikan air selalu mengalir (menggunakan pompa filter) dan pelihara ikan kecil seperti ikan gapi atau ikan mas koki yang dapat memakan jentik nyamuk.
Apa material kolam terbaik agar terlihat jadul namun awet?
Batu alam (seperti batu kali atau batu candi) dan tegel kunci adalah pilihan terbaik. Pastikan bagian dalam kolam tetap dilapisi waterproofing yang baik agar tidak bocor ke struktur teras.
Apakah kolam ikan memerlukan perawatan yang sulit?
Kunci utamanya adalah sistem filtrasi yang memadai. Dengan filter yang baik, air akan tetap jernih dan Anda hanya perlu membersihkan kotoran kasar secara rutin seminggu sekali.
Tanaman apa yang cocok di sekitar kolam teras depan?
Tanaman seperti teratai, eceng gondok, atau pakis-pakisan sangat cocok untuk memperkuat nuansa asri dan membantu menyerap nutrisi berlebih di air kolam agar tidak cepat berlumut.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

12 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543193/original/096039300_1775018508-Gemini_Generated_Image_qoryh0qoryh0qory.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7155478/original/014978800_1779944414-fixxxxxxx.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2841705/original/094580300_1561974035-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7905586/original/045491000_1780735966-hl3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7903622/original/092612300_1780733824-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_57.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7905264/original/073959700_1780735568-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_37.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7903007/original/040080800_1780733366-Untitled3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7903868/original/002954500_1780734205-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_81.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7910569/original/009168600_1780741465-pexels-gene-tim-611035-28441774.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7853796/original/052894400_1780677622-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-1.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7894545/original/066266900_1780723479-Gemini_Generated_Image_lzeqkklzeqkklzeq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5540762/original/011809800_1774813752-Gemini_Generated_Image_cnqpuwcnqpuwcnqp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7853734/original/003850600_1780677296-Screenshot_2026-06-05_231600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7902161/original/072982900_1780732375-Model_Gelang_Emas_Rantai_Paper_Clip.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7898575/original/099108200_1780728195-Menggabungkan_Ayam_Kampung_dan_Kebun_Sawi_di_Rumah__Gemini_AI_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7897337/original/024129700_1780726743-Gemini_Generated_Image_5ubucd5ubucd5ubu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7896685/original/012029800_1780725879-Pagar_Rumah_Minimalis_Kombinasi_Roster_dan_Tanaman_Rambat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5492191/original/007617000_1770129536-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Vietnam_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-11.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495699/original/087407300_1770395606-IMG-20260206-WA0103.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
