Liputan6.com, Jakarta - Ternak hewan mini di ember dapat menjadi peluang usaha rumahan yang menjanjikan bagi ibu rumah tangga, terutama yang tinggal di sekitar sungai. Selain tidak membutuhkan lahan luas, usaha ini relatif mudah dijalankan dengan modal terjangkau dan memanfaatkan ketersediaan air yang melimpah.
Beragam jenis hewan berukuran kecil dapat dibudidayakan di dalam ember dan memiliki nilai ekonomi yang cukup menarik. Hasil ternak tidak hanya bisa dikonsumsi sendiri, tetapi juga dipasarkan kepada tetangga, pedagang lokal, hingga pembeli melalui platform digital.
Dengan perawatan yang relatif sederhana dan potensi keuntungan yang menjanjikan, ternak hewan mini di ember layak dipertimbangkan sebagai sumber pendapatan tambahan. Berikut Liputan6 hadirkan 8 rekomendasi ternak hewan mini di ember yang cocok untuk ibu rumah tangga yang tinggal dekat sungai, Rabu (3/6).
1. Budidaya Lele dalam Ember
Lele menjadi salah satu pilihan yang banyak dikenal dalam usaha ternak rumahan. Hewan ini dapat dipelihara di dalam ember dengan jumlah tertentu sehingga tidak membutuhkan kolam permanen. Banyak keluarga memanfaatkan halaman rumah untuk menempatkan beberapa ember sebagai media budidaya.
Keberadaan sungai di sekitar rumah dapat membantu memenuhi kebutuhan air saat proses pemeliharaan berlangsung. Penggantian air dapat dilakukan secara berkala sehingga kondisi lingkungan pemeliharaan tetap terjaga dan pertumbuhan lele dapat berlangsung hingga masa panen.
Dari sisi usaha, lele memiliki pasar yang luas karena sering digunakan sebagai bahan makanan sehari-hari. Hasil panen dapat dijual langsung kepada konsumen maupun warung makan sehingga peluang mendapatkan tambahan cuan terbuka dari setiap siklus panen yang berhasil dilakukan.
2. Ternak Belut di Ember
Belut juga termasuk hewan yang dapat dipelihara dalam ember. Banyak pelaku usaha rumahan memilih belut karena tidak membutuhkan area yang luas dan dapat ditempatkan di bagian rumah yang masih memiliki sirkulasi udara.
Lingkungan dekat sungai menjadi keuntungan karena ketersediaan air relatif mudah diperoleh saat proses pemeliharaan berlangsung. Ember dapat disusun secara berderet sehingga jumlah wadah dapat ditambah sesuai kemampuan pemilik usaha.
Belut memiliki nilai jual yang cukup menarik di sejumlah daerah. Permintaan dari pedagang pasar maupun penjual makanan membuat usaha ini layak dipertimbangkan sebagai sumber pemasukan tambahan bagi ibu rumah tangga yang ingin memulai usaha dari rumah.
3. Budidaya Keong Sawah dalam Ember
Keong sawah sering ditemukan di lingkungan perairan dan dapat dipelihara menggunakan ember. Hewan ini tidak membutuhkan ruang besar sehingga cocok dijadikan pilihan usaha rumahan dengan modal yang tidak terlalu besar.
Rumah yang berada dekat sungai memiliki akses yang lebih mudah terhadap kebutuhan air selama masa pemeliharaan. Selain itu, keong sawah juga cukup dikenal sebagai bahan makanan di berbagai daerah sehingga memiliki pasar tersendiri.
Peluang cuan dari usaha ini berasal dari penjualan hasil panen kepada pedagang maupun pembeli langsung. Jika dilakukan secara berkelanjutan, budidaya keong sawah dapat menjadi salah satu sumber pemasukan tambahan yang dapat dikelola dari lingkungan rumah.
4. Ternak Udang Galah Skala Ember
Udang galah dapat menjadi alternatif bagi ibu rumah tangga yang ingin mencoba usaha ternak berbeda. Pemeliharaan dalam ember memungkinkan kegiatan usaha dilakukan tanpa perlu membuat kolam yang membutuhkan biaya lebih besar.
Ketersediaan air menjadi faktor yang mendukung usaha ini. Lokasi rumah yang dekat sungai memberikan kemudahan dalam pengelolaan kebutuhan air sehingga pemilik usaha dapat menjalankan kegiatan budidaya secara rutin.
Dari sisi ekonomi, udang galah memiliki nilai jual yang cukup baik di pasaran. Hasil panen dapat dipasarkan ke pedagang maupun konsumen sehingga usaha ini berpotensi memberikan tambahan cuan ketika dikelola secara konsisten.
5. Budidaya Kepiting Sungai di Ember
Kepiting sungai menjadi pilihan lain dalam daftar ternak hewan mini di ember yang dapat dijalankan dari rumah. Ukurannya yang tidak terlalu besar memungkinkan pemeliharaan dilakukan dalam wadah ember dengan pengaturan yang sesuai.
Bagi warga yang tinggal dekat sungai, keberadaan lingkungan perairan menjadi keuntungan tersendiri karena lebih mudah memahami kebiasaan hidup hewan tersebut. Pemeliharaan dapat dilakukan secara bertahap dengan menambah jumlah ember sesuai perkembangan usaha.
Kepiting sungai memiliki peminat di sejumlah wilayah. Hasil panen dapat dijual untuk kebutuhan konsumsi sehingga membuka peluang pemasukan tambahan yang dapat membantu menambah pendapatan keluarga.
6. Ternak Yuyu dalam Ember
Yuyu merupakan hewan air tawar yang banyak ditemukan di sekitar sungai. Hewan ini dapat dipelihara menggunakan ember dan menjadi salah satu pilihan usaha rumahan yang cukup menarik untuk dicoba.
Kondisi lingkungan rumah yang dekat sungai mendukung kegiatan pemeliharaan karena kebutuhan air lebih mudah dipenuhi. Selain itu, usaha ini dapat dimulai dari jumlah kecil sehingga tidak memberatkan saat tahap awal.
Potensi cuan dari ternak yuyu berasal dari kebutuhan pasar yang masih ada di sejumlah daerah. Hasil panen dapat dipasarkan kepada pembeli lokal maupun pedagang yang membutuhkan pasokan secara berkala.
7. Budidaya Cacing Sutra di Ember
Cacing sutra dikenal sebagai pakan alami yang banyak dicari oleh pembudidaya ikan. Karena ukurannya kecil, hewan ini dapat dipelihara menggunakan ember dan tidak membutuhkan area yang luas.
Bagi ibu rumah tangga yang tinggal dekat sungai, usaha ini dapat dijalankan dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar lingkungan. Ember dapat ditempatkan di area rumah yang tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Nilai ekonomi cacing sutra berasal dari permintaan pembudidaya ikan yang membutuhkan pasokan pakan. Kondisi tersebut menjadikan usaha ini berpotensi menghasilkan tambahan pemasukan jika mampu menjaga ketersediaan hasil panen secara rutin.
8. Ternak Kecebong dalam Ember
Kecebong juga dapat menjadi pilihan usaha yang jarang dilirik masyarakat. Pemeliharaan dilakukan dalam ember sehingga tidak membutuhkan lahan besar dan dapat dijalankan dari rumah.
Rumah yang dekat sungai memiliki keuntungan karena kebutuhan air untuk pemeliharaan lebih mudah dipenuhi. Selain itu, usaha ini dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan waktu yang tersedia.
Kecebong dapat dipasarkan untuk berbagai kebutuhan budidaya maupun penelitian di beberapa wilayah. Walaupun masih tergolong usaha skala kecil, peluang mendapatkan tambahan cuan tetap terbuka bagi pelaku usaha yang mampu menemukan pasar yang sesuai.
Pertanyaan dan Jawaban Ternak Hewan Mini di Ember untuk IRT yang Rumahnya Dekat Sungai/
1. Apa saja ternak hewan mini di ember yang cocok untuk pemula?
Lele, belut, keong sawah, dan cacing sutra sering dipilih karena dapat dipelihara dalam ember dan banyak dijalankan sebagai usaha rumahan.
2. Apakah rumah dekat sungai cocok untuk usaha ternak di ember?
Ya, karena kebutuhan air lebih mudah dipenuhi sehingga membantu proses pemeliharaan berbagai jenis hewan air.
3. Berapa modal awal ternak hewan mini di ember?
Modal bergantung pada jenis ternak dan jumlah ember yang digunakan. Banyak usaha dapat dimulai dari skala kecil lalu dikembangkan secara bertahap.
4. Apakah ternak hewan mini di ember bisa menghasilkan cuan?
Bisa. Hasil panen dapat dijual kepada konsumen, pedagang, maupun pelaku usaha yang membutuhkan pasokan secara rutin.
5. Hewan apa yang memiliki pasar luas untuk usaha ternak ember?
Lele, belut, udang galah, dan cacing sutra termasuk jenis yang memiliki permintaan dari berbagai kalangan pembeli.

9 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7669903/original/092694400_1780464311-HL_selada.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7153733/original/054758400_1779942277-Pagar_Tembok_Putih_Polos_Garis_Lurus.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7545043/original/087577100_1780320456-Watermark_Landscape_Baru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7684923/original/050568200_1780481185-hl4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5540760/original/058441900_1774811482-Gemini_Generated_Image_96c2f296c2f296c2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7681159/original/051159200_1780476780-6997539132305650688.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7682963/original/065400300_1780478825-HL_kaktus.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7686234/original/002630500_1780482658-Budidaya_Lobster_Air_Tawar_dan_Kangkung_Air_dalam_Kolam_Terpal_Sederhana.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5746620/original/001586600_1778645808-meski-mepet-nilmaizar-tetap-janjikan-permainan-terbaik-20130130103505.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7685059/original/048552500_1780481276-1780481155504.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7681812/original/051560900_1780477579-hl3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435886/original/006613800_1765106880-Sama_kuat_di_babak_pertama__________PertiwiBerani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338900/original/021612100_1756988276-Dipanggil-Timnas-Tajikistan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7594224/original/034637500_1780377034-Kandang_Mini_Dari_Jerigen_Bekas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2556406/original/044314600_1545825364-Guilherme_Stecanella.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7678714/original/003820800_1780474083-1780473967.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7676744/original/087815600_1780471772-1780470942.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7682802/original/022756000_1780478693-7532405119873946608.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174269/original/058441100_1742913019-20250325BL_Timnas_Indonesia_Vs_Bahrain_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-15.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7681739/original/074268400_1780477365-12356285505590446374.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495699/original/087407300_1770395606-IMG-20260206-WA0103.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
