Cara Membuat Kandang Ayam dari Etalase Kaca Bekas, Murah, Unik, dan Cocok untuk Anak Ayam

11 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kandang ayam dari etalase kaca bekas menjadi salah satu ide kreatif yang semakin banyak diminati oleh para penghobi unggas dan peternak rumahan. Selain memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai, metode ini juga membantu menghemat biaya pembuatan kandang, terutama untuk anak ayam atau ayam hias.

Etalase kaca bekas memiliki struktur yang cukup kokoh dan tertutup sehingga cocok dijadikan kandang brooding atau kandang sementara. Dengan sedikit modifikasi pada bagian ventilasi dan pintu, etalase lama bisa berubah menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk ayam.

Tidak hanya ramah lingkungan, pemanfaatan etalase bekas juga menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas. Kandang ini dapat ditempatkan di teras, garasi, maupun ruang khusus ternak di dalam rumah. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (12/6/2026).

Alat dan Bahan yang Diperlukan

Sebelum memulai proses pembuatan, siapkan terlebih dahulu berbagai perlengkapan berikut:

1. Etalase Kaca Bekas

Pilih etalase yang rangkanya masih kokoh dan kacanya tidak banyak retak. Bersihkan seluruh bagian menggunakan air sabun dan disinfektan agar bebas dari kuman.

2. Kawat Ram atau Kawat Jaring

Kawat ini akan digunakan sebagai ventilasi utama pada bagian atas kandang sehingga sirkulasi udara tetap lancar.

3. Tang dan Peralatan Kerja

Tang, obeng, bor kecil, serta alat pemotong diperlukan untuk mempermudah proses modifikasi.

4. Bingkai Kayu

Digunakan sebagai penyangga kawat ventilasi atau pintu tambahan jika diperlukan.

5. Engsel dan Gembok Mini

Berfungsi mengamankan pintu agar ayam tidak keluar dan terhindar dari gangguan hewan lain.

6. Alas Kandang

Bisa menggunakan:

  • Sekam padi
  • Serutan kayu
  • Potongan kertas koran bekas

Material ini berfungsi menyerap kelembapan dan kotoran ayam.

7. Lampu Penghangat

Gunakan bohlam 5–15 watt untuk membantu menjaga suhu kandang, terutama bagi DOC atau anak ayam.

8. Tempat Pakan dan Minum

Pilih ukuran yang sesuai dengan kapasitas kandang dan tidak mudah tumpah.

Setelah semua bahan tersedia, berikut langkah-langkah cara membuat kandang ayam dari etalase kaca bekas yang bisa Anda praktikkan di rumah.

Langkah 1: Membersihkan Etalase Secara Menyeluruh

Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah membersihkan etalase.

Cuci bagian kaca, rangka, dan sudut-sudut etalase menggunakan sabun. Setelah itu semprotkan disinfektan untuk memastikan kandang bebas bakteri dan jamur yang berpotensi membahayakan ayam.

Pastikan seluruh permukaan benar-benar kering sebelum digunakan.

Langkah 2: Melepas Penutup Atas Kaca

Sebagian besar etalase memiliki penutup kaca pada bagian atas. Bagian ini perlu dilepas agar sirkulasi udara menjadi lebih baik.

Ventilasi yang buruk dapat menyebabkan penumpukan amonia dari kotoran ayam sehingga mengganggu kesehatan ternak.

Jika penutup kaca sulit dilepas, lakukan secara perlahan agar tidak pecah dan melukai tangan.

Langkah 3: Membuat Ventilasi dari Kawat Ram

Setelah bagian atas terbuka, buatlah bingkai kayu sesuai ukuran lubang atas etalase.

Pasang kawat ram pada bingkai tersebut hingga tertutup rapat. Kemudian letakkan atau sekrupkan bingkai di bagian atas etalase.

Ventilasi ini memiliki beberapa fungsi penting:

  • Memasukkan udara segar ke dalam kandang.
  • Mengurangi kelembapan berlebih.
  • Mencegah bau amonia menumpuk.
  • Menjaga suhu tetap stabil.

Langkah 4: Memeriksa dan Memperbaiki Pintu

Periksa kondisi pintu geser etalase. Jika masih berfungsi dengan baik, Anda cukup menambahkan pengunci sederhana agar lebih aman.

Namun bila pintu rusak, buatlah pintu baru menggunakan bingkai kayu dan kawat ram. Pasang engsel pada salah satu sisi dan tambahkan kait atau gembok kecil sebagai pengaman.

Pintu yang baik akan memudahkan proses pemberian pakan dan pembersihan kandang.

Langkah 5: Menyiapkan Alas Kandang

Taburkan alas berupa sekam padi atau serutan kayu setebal sekitar 3–5 cm pada lantai etalase.

Alas ini berfungsi untuk:

  • Menyerap kotoran ayam.
  • Mengurangi bau.
  • Menjaga suhu tetap hangat.
  • Mengurangi risiko kaki ayam lecet.

Ganti alas secara berkala agar kondisi kandang tetap higienis.

Langkah 6: Memasang Lampu Penghangat

Bagi yang memelihara anak ayam, lampu penghangat merupakan komponen penting.

Pasang fitting lampu pada bagian atas kandang dan gantungkan bohlam dengan posisi aman. Pastikan kabel tidak mudah dijangkau ayam dan terlindung dari percikan air.

Lampu berdaya 5–15 watt umumnya sudah cukup untuk kandang berukuran kecil hingga sedang.

Langkah 7: Menempatkan Tempat Makan dan Minum

Susun wadah pakan dan minum di salah satu sudut kandang.

Gunakan wadah yang rendah agar anak ayam mudah menjangkaunya. Pastikan wadah tidak mudah terguling sehingga alas kandang tetap kering.

Untuk menjaga kebersihan, bersihkan tempat makan dan minum setiap hari.

Langkah 8: Melakukan Uji Kelayakan Kandang

Sebelum ayam dimasukkan, lakukan pengecekan akhir.

Perhatikan beberapa hal berikut:

  • Tidak ada celah yang memungkinkan ayam keluar.
  • Ventilasi berjalan baik.
  • Lampu penghangat berfungsi normal.
  • Pintu dapat dibuka dan ditutup dengan mudah.
  • Tidak terdapat sudut kaca tajam yang membahayakan ayam.

Jika semuanya sudah aman, kandang siap digunakan.

Tips Agar Kandang Etalase Lebih Nyaman

Selain memahami cara membuat kandang ayam dari etalase kaca bekas, ada beberapa tips tambahan yang bisa diterapkan.

Jangan Menempatkan Kandang di Bawah Sinar Matahari Langsung

Kaca dapat menyerap dan memantulkan panas sehingga suhu di dalam kandang bisa meningkat drastis.

Bersihkan Kotoran Secara Rutin

Kotoran yang menumpuk akan menghasilkan amonia yang berbahaya bagi sistem pernapasan ayam.

Hindari Kepadatan Berlebih

Sesuaikan jumlah ayam dengan ukuran etalase agar ayam tetap leluasa bergerak.

Tambahkan Tirai Penutup Saat Malam

Jika kandang berada di luar ruangan, Anda bisa menambahkan penutup sebagian untuk membantu menjaga suhu tetap hangat.

Periksa Kaca Secara Berkala

Pastikan tidak ada kaca yang retak atau longgar agar keamanan ayam tetap terjaga.

Keuntungan Memanfaatkan Etalase Bekas sebagai Kandang

Banyak orang menganggap etalase kaca bekas hanyalah barang rongsokan yang memenuhi gudang. Padahal, benda ini memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya layak dijadikan kandang ayam.

Pertama, rangka etalase umumnya terbuat dari aluminium atau besi ringan yang cukup kuat menahan beban. Kedua, dinding kaca mampu melindungi anak ayam dari angin dan gangguan hewan lain. Ketiga, ukurannya yang bervariasi memungkinkan pemilik menyesuaikan kapasitas kandang sesuai kebutuhan.

Kandang dari etalase kaca paling ideal digunakan sebagai kandang anak ayam usia 1–4 minggu karena mampu menjaga suhu tetap hangat ketika dipadukan dengan lampu penghangat. Selain itu, desain transparan memudahkan pemilik memantau kondisi ayam tanpa harus membuka kandang terlalu sering.

Selain mengurangi limbah barang bekas, biaya pembuatannya jauh lebih murah dibanding membeli kandang baru. Proses modifikasinya juga relatif sederhana dan dapat dilakukan sendiri di rumah.

Pertanyaan Seputar Memanfaatkan Barang Bekas untuk Kandang

1. Apakah etalase kaca bekas aman untuk kandang ayam?

Ya, asalkan kaca tidak retak, rangka masih kokoh, serta ventilasi dibuat memadai menggunakan kawat ram.

2. Barang bekas apa saja selain etalase yang bisa dijadikan kandang?

Beberapa pilihan yang sering digunakan antara lain lemari bekas, rak besi, peti kayu, drum plastik, dan kandang dari paralon bekas.

3. Apakah kandang dari barang bekas lebih murah dibanding membeli kandang baru?

Tentu. Biaya pembuatan biasanya jauh lebih rendah karena sebagian besar material utama sudah tersedia.

4. Bagaimana cara memastikan kandang bekas tetap higienis?

Bersihkan menggunakan sabun dan disinfektan sebelum digunakan, lalu lakukan pembersihan rutin selama masa pemeliharaan.

5. Apakah kandang etalase cocok untuk ayam dewasa?

Kurang ideal untuk ayam dewasa dalam jumlah banyak karena ruang geraknya terbatas. Kandang ini lebih cocok untuk anak ayam atau ayam hias berukuran kecil.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|