12 Desain Kebun Sayur Pakai Sepatu Bekas, Cocok untuk Teras Rumah Minimalis

2 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Berkebun di rumah, terutama di teras minimalis, kini semakin diminati karena dapat menyediakan sayuran segar sekaligus menjadi aktivitas yang menenangkan dan ramah lingkungan. Pemanfaatan barang bekas untuk berkebun juga membantu mendukung keberlanjutan dan mengurangi limbah rumah tangga.

Salah satu ide kreatif yang populer adalah memanfaatkan sepatu bekas sebagai pot tanaman. Sepatu yang tidak terpakai dapat digunakan untuk menanam sayuran, herba, atau bunga dan cocok diterapkan pada lahan terbatas dengan berbagai susunan, termasuk secara vertikal.

Selain fungsional, desain kebun sayur menggunakan sepatu bekas sebagai pot juga memiliki nilai estetika tinggi. Dengan sentuhan kreativitas seperti pengecatan dan dekorasi, sepatu bekas dapat mempercantik teras rumah sekaligus menciptakan area hijau yang produktif. Berikut selengkapnya, dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (4/2).

1. Pot Gantung Sepatu Tunggal

Desain ini menggunakan satu pasang sepatu bekas yang digantung secara individual sebagai pot tanaman. Sepatu bisa digantung dengan tali makrame, kawat, atau tali sepatu, sehingga menciptakan tampilan unik sekaligus menghemat ruang lantai.

Pastikan sepatu memiliki lubang drainase di sol agar air tidak menggenang dan akar tanaman tetap sehat. Jika sol sepatu belum berlubang, gunakan obeng untuk sepatu bersol lunak atau bor untuk sepatu kulit sebelum mengisinya dengan media tanam yang sesuai.

Tanaman yang cocok untuk pot gantung sepatu tunggal antara lain herba berakar dangkal seperti peterseli, mint, atau basil, serta sayuran daun kecil seperti selada atau bayam. Stroberi juga bisa menjadi pilihan menarik, memberikan hasil panen lezat langsung dari teras rumah Anda.

2. Rak Sepatu Gantung Vertikal

Memanfaatkan rak sepatu gantung kain berlubang dapat menjadi solusi cerdas untuk menanam berbagai jenis sayuran di teras rumah minimalis. Rak ini biasanya memiliki banyak kantong yang ideal untuk menampung beberapa tanaman secara vertikal, menjadikannya pilihan yang sangat efisien untuk lahan sempit.

Pemasangan rak sepatu gantung ini sangat mudah; cukup gantungkan di dinding teras yang kosong. Setiap kantong dapat diisi dengan media tanam dan ditanami sayuran. Desain ini sangat hemat tempat dan ekonomis, serta mudah dilipat atau dipindahkan saat tidak digunakan, menawarkan fleksibilitas tinggi bagi pemilik rumah.

Sayuran daun seperti selada, bayam, atau kangkung sangat cocok ditanam dalam rak sepatu gantung ini karena tidak memerlukan ruang akar yang dalam. Pastikan untuk menyiram secara teratur karena media tanam di kantong kecil cenderung lebih cepat kering, menjaga tanaman tetap sehat dan subur.

3. Deretan Sepatu di Pagar atau Dinding

Desain ini melibatkan penataan sepatu bekas secara berderet atau berkelompok di sepanjang pagar atau dinding teras. Sepatu dapat dipaku, diikat, atau digantung pada pengait yang terpasang di permukaan vertikal tersebut, menciptakan tampilan yang rapi dan terstruktur.

Sebelum menempatkan sepatu, pastikan untuk membuat beberapa lubang drainase di bagian solnya. Anda bisa menggunakan pita, potongan karung goni, atau tali sepatu yang dipilin dengan warna kontras untuk menggantung pot sepatu ini, menciptakan aksen dan mendekorasi dinding atau pagar dengan sentuhan personal.

Tanaman herba seperti rosemary, thyme, atau oregano, serta beberapa jenis bunga kecil yang dapat dimakan, akan tumbuh subur dalam desain ini. Pilih tanaman yang membutuhkan paparan sinar matahari serupa agar penempatannya lebih efisien dan pertumbuhan tanaman optimal.

4. Sepatu Berjejer di Lantai Teras

Penataan sepatu bekas secara berjejer di lantai teras adalah cara paling sederhana untuk memulai kebun sayur mini. Desain ini cocok untuk teras yang memiliki sedikit ruang lantai yang bisa dimanfaatkan, memberikan solusi berkebun yang praktis dan mudah diterapkan.

Cukup isi sepatu dengan tanah dan tanam bunga atau sayuran favorit Anda, lalu letakkan di teras atau dekat pintu masuk untuk kesan yang tak terduga. Pastikan sepatu memiliki drainase yang baik dan tempatkan di area yang mendapatkan cahaya matahari yang cukup agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Sayuran berakar dangkal seperti selada, bayam, atau lobak, serta herba seperti daun bawang atau seledri, dapat tumbuh dengan baik dalam pot sepatu yang diletakkan di lantai. Model ini memungkinkan Anda untuk dengan mudah memindahkan pot sesuai kebutuhan cahaya matahari.

5. Taman Sepatu Bertingkat

Konsep taman sepatu bertingkat memanfaatkan struktur vertikal untuk menempatkan beberapa sepatu bekas pada ketinggian yang berbeda. Ini bisa berupa rak bertingkat khusus, tangga bekas, atau susunan sepatu yang ditumpuk dengan aman, memaksimalkan penggunaan ruang vertikal.

Desain ini sangat berguna untuk memaksimalkan ruang vertikal di teras yang sempit. Anda dapat menggunakan rak kayu atau besi yang dipasang di dinding untuk menciptakan kebun vertikal yang rapi. Pastikan setiap sepatu memiliki lubang drainase dan diisi dengan media tanam yang kaya nutrisi.

Tanaman yang cocok untuk taman bertingkat meliputi berbagai jenis sayuran daun, herba, dan bahkan beberapa jenis cabai kecil. Penataan bertingkat juga memungkinkan Anda untuk menanam tanaman dengan kebutuhan cahaya yang berbeda di tingkat yang berbeda, mengoptimalkan pertumbuhan.

6. Sepatu Bot sebagai Pot Tanaman

Sepatu bot, terutama bot karet atau bot kulit yang lebih besar, menawarkan ruang tanam yang lebih luas dibandingkan sepatu biasa. Ini memungkinkan penanaman sayuran yang membutuhkan sedikit lebih banyak ruang akar, memberikan fleksibilitas lebih dalam pemilihan tanaman.

Untuk mengubah sepatu bot menjadi pot, buat lubang drainase di bagian solnya. Anda juga bisa melapisi bagian dalam bot dengan plastik tebal atau kain kasa tipis untuk mencegah tanah keluar dan memperpanjang umur bot, menjaga kebersihan dan daya tahan.

Sepatu bot sangat ideal untuk menanam sayuran seperti wortel mini, lobak, atau bahkan beberapa jenis tomat ceri. Sukulen dan tanaman hias yang tidak membutuhkan banyak air juga cocok, karena bot dapat menahan kelembaban lebih baik, mengurangi frekuensi penyiraman.

7. Sepatu Anak sebagai Pot Mini

Sepatu anak-anak yang sudah kekecilan atau tidak terpakai lagi dapat diubah menjadi pot mini yang menggemaskan. Ukurannya yang kecil sangat cocok untuk menanam tanaman berukuran mungil atau sebagai aksen dekoratif, menambah sentuhan manis pada teras Anda.

Prosesnya sama dengan sepatu dewasa, yaitu dengan menambahkan lubang drainase dan mengisi dengan media tanam. Sepatu anak-anak ini bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk melibatkan anak-anak dalam berkebun, menumbuhkan minat mereka pada alam.

Tanaman yang sangat cocok untuk sepatu anak adalah sukulen, kaktus mini, atau herba kecil seperti thyme atau oregano. Mereka juga bisa digunakan untuk menyemai benih sayuran sebelum dipindahkan ke pot yang lebih besar, berfungsi sebagai pot pembibitan awal.

8. Sepatu Hias dengan Cat dan Dekorasi

Untuk menambahkan sentuhan personal dan artistik, sepatu bekas dapat dihias dengan cat, pita, atau berbagai ornamen lainnya sebelum digunakan sebagai pot. Ini akan mengubah sepatu menjadi elemen dekoratif yang menarik di teras Anda, mencerminkan kreativitas pemilik rumah.

Pilih cat yang tahan cuaca dan sesuai untuk bahan sepatu. Anda bisa melukis motif, pola, atau warna-warna cerah untuk menciptakan tampilan yang ceria. Setelah dicat, pastikan untuk menambahkan lapisan pelindung agar cat tidak mudah luntur dan warnanya tetap awet.

Desain ini cocok untuk menanam sayuran atau herba yang memiliki daun atau bunga yang menarik secara visual, seperti selada merah, chard, atau bunga nasturtium yang dapat dimakan. Kombinasi warna sepatu dan tanaman akan menciptakan daya tarik visual yang kuat dan unik.

9. Kebun Vertikal Sepatu Berbingkai

Menciptakan bingkai atau panel khusus untuk menempatkan sepatu bekas secara vertikal dapat menghasilkan kebun sayur yang terstruktur dan rapi. Bingkai ini bisa terbuat dari kayu, palet bekas, atau bahkan teralis, memberikan fondasi yang kokoh untuk kebun vertikal.

Panel kayu, rak gantung, atau dinding khusus tanaman dapat dimanfaatkan sebagai media tanam untuk berbagai jenis tanaman. Sepatu-sepatu tersebut kemudian dipasang pada bingkai ini, baik dengan cara digantung maupun disisipkan ke dalam kantong yang dibuat pada bingkai, menciptakan sistem tanam yang efisien.

Desain ini ideal untuk menanam berbagai jenis sayuran daun seperti selada, bayam, kangkung, atau sawi. Kebun vertikal ini juga memungkinkan sirkulasi udara yang baik dan memudahkan perawatan tanaman, menjadikannya pilihan praktis untuk teras.

10. Sepatu di Tangga atau Undakan

Jika teras rumah Anda memiliki tangga atau undakan, area ini dapat dimanfaatkan untuk menempatkan pot sepatu bekas. Penataan ini menciptakan tampilan bertingkat yang menarik dan memanfaatkan ruang yang seringkali terabaikan, mengubahnya menjadi area hijau produktif.

Sepatu dapat diletakkan langsung di setiap anak tangga atau diatur secara artistik di sisi tangga. Pastikan penempatannya tidak menghalangi jalur dan aman dari risiko terjatuh, menjaga keamanan penghuni rumah.

Tanaman yang cocok untuk penempatan ini adalah herba yang sering digunakan dalam masakan seperti daun bawang, seledri, atau cabai rawit. Anda juga bisa menanam bunga-bunga kecil yang dapat dimakan untuk menambah keindahan dan aroma segar di teras.

11. Kombinasi Sepatu dan Material Lain

Untuk menciptakan kebun sayur yang lebih dinamis, sepatu bekas dapat dikombinasikan dengan material bekas lainnya seperti kaleng, botol plastik, atau kotak kayu. Kombinasi ini menambah tekstur dan variasi pada desain kebun, menciptakan tampilan yang lebih kaya dan menarik.

Misalnya, sepatu dapat diletakkan di atas rak kayu palet atau digantung di antara botol plastik bekas yang juga dijadikan pot. Pastikan semua material memiliki drainase yang memadai dan diisi dengan media tanam yang sesuai, mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat.

Desain ini memungkinkan penanaman berbagai jenis sayuran dan herba, disesuaikan dengan ukuran dan jenis wadah. Misalnya, sayuran berakar lebih dalam di kotak kayu, dan herba di sepatu atau botol, memberikan fleksibilitas dalam berkebun.

12. Sepatu sebagai Bagian dari Lanskap Mini

Sepatu bekas dapat digunakan untuk menciptakan lanskap mini atau diorama kebun yang unik di teras. Ini melibatkan penataan sepatu bersama elemen dekoratif kecil lainnya seperti batu, miniatur pagar, atau patung kecil, mengubah teras menjadi sebuah karya seni.

Desain ini lebih menekankan pada aspek estetika dan kreativitas, mengubah sepatu menjadi bagian dari sebuah cerita atau tema di teras Anda. Anda bisa membuat tema "desa peri" atau "taman kurcaci" dengan sepatu sebagai rumah atau elemen lanskap, memicu imajinasi.

Untuk lanskap mini ini, tanaman berukuran kecil dan mudah dirawat seperti sukulen, lumut, atau herba mini sangat cocok. Pilih tanaman yang tidak akan tumbuh terlalu besar dan mengganggu skala lanskap mini yang telah dibuat, menjaga proporsi dan keindahan desain.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa keuntungan berkebun menggunakan sepatu bekas?

Berkebun menggunakan sepatu bekas menawarkan solusi kreatif untuk lahan terbatas, mengurangi limbah, menambah nilai estetika pada teras, serta menyediakan pasokan sayuran segar dan sehat.

2. Jenis tanaman apa yang cocok untuk ditanam di sepatu bekas?

Tanaman yang cocok meliputi herba berakar dangkal seperti peterseli, mint, basil, selada, bayam, stroberi, rosemary, thyme, oregano, serta beberapa jenis cabai kecil dan sukulen. Pilihan tanaman disesuaikan dengan ukuran sepatu dan kebutuhan akarnya.

3. Bagaimana cara mempersiapkan sepatu bekas agar bisa digunakan sebagai pot?

Langkah pertama adalah membuat lubang drainase di bagian sol sepatu agar air tidak menggenang. Setelah itu, sepatu bisa diisi dengan media tanam yang sesuai. Untuk estetika, sepatu juga dapat dicat atau dihias.

4. Apakah desain kebun sayur sepatu bekas cocok untuk teras minimalis?

Ya, desain kebun sayur menggunakan sepatu bekas sangat cocok untuk teras rumah minimalis karena memanfaatkan ruang secara efisien, termasuk secara vertikal, dan dapat diatur dalam berbagai konfigurasi untuk memaksimalkan area terbatas.

5. Bagaimana cara menjaga drainase yang baik pada pot sepatu bekas?

Drainase yang baik dapat dijaga dengan memastikan adanya lubang yang cukup di bagian sol sepatu. Jika perlu, lubang bisa dibuat menggunakan obeng atau bor. Penggunaan media tanam yang poros juga akan membantu mencegah genangan air.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|