Cara Membersihkan Mesin Cuci yang Bau Apek Tanpa Bongkar, Aman dan Efektif

2 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Cara membersihkan mesin cuci yang bau apek tanpa bongkar adalah salah satu lifehack yang wajib dipahami. Pasalnya, mesin cuci seharusnya membuat pakaian bersih dan segar. Namun pada kenyataannya, tidak sedikit orang justru mendapati mesin cucinya mengeluarkan bau apek yang mengganggu. Bau ini sering kali menempel pada pakaian, meskipun baru saja dicuci, sehingga menurunkan kenyamanan dan kepercayaan diri saat dipakai.

Masalah bau apek pada mesin cuci sering muncul tanpa disadari. Kebiasaan menutup pintu mesin cuci setelah digunakan, pemakaian deterjen berlebihan, hingga jarang melakukan pembersihan rutin menjadi pemicu utama. Lingkungan mesin cuci yang lembap menjadikannya tempat ideal bagi bakteri, jamur, dan lumut untuk berkembang.

Kabar baiknya, bau apek pada mesin cuci tidak selalu berarti Anda harus membongkar mesin atau memanggil teknisi. Dengan langkah yang tepat dan bahan sederhana, cara membersihkan mesin cuci yang bau apek tanpa bongkar bisa dilakukan sendiri di rumah dengan aman dan efektif. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (4/2/2026).

Penyebab Mesin Cuci Bau Apek

Sebelum masuk ke tahap pembersihan, penting untuk memahami penyebab bau apek agar solusi yang diterapkan benar-benar tepat sasaran. Mengacu pada laman Mr. Appliance, bau tidak sedap pada mesin cuci umumnya berasal dari beberapa faktor berikut:

1. Pertumbuhan jamur dan lumut 

Bau apek dan lembap biasanya menandakan adanya jamur yang tumbuh di dalam tabung, karet pintu, atau sela-sela mesin, terutama jika pintu mesin sering ditutup setelah digunakan.

2. Penumpukan bakteri

Bakteri berasal dari pakaian kotor, air masuk, serta sisa deterjen dan pelembut yang tertinggal. Penumpukan ini dapat menimbulkan bau asam hingga menyerupai bau selokan.

3. Residu deterjen dan pelembut pakaian

Penggunaan deterjen berlebih, terutama pada mesin cuci hemat air (HE), menyebabkan sisa sabun tidak terbilas sempurna dan menjadi sarang mikroorganisme.

4. Masalah drainase dan filter

Air yang tidak terbuang sempurna akibat filter kotor atau saluran tersumbat akan mengendap dan memicu bau tidak sedap.

5. Masalah pipa atau plumbing

Bau telur busuk atau belerang bisa berasal dari gas hidrogen sulfida akibat bakteri di saluran pembuangan atau masalah pipa rumah.

Cara Membersihkan Mesin Cuci yang Bau Apek Tanpa Bongkar

Berikut ini adalah langkah-langkah cara membersihkan mesin cuci yang bau apek tanpa bongkar, dirangkum dari berbagai sumber tepercaya seperti Mr. Appliance, Which.co.uk, dan MarthaStewart.

1. Siapkan Bahan Pembersih

Anda tidak memerlukan produk khusus. Bahan berikut sudah cukup efektif:

  • Cuka putih
  • Baking soda
  • Air panas
  • Kain microfiber atau spons
  • Sikat kecil atau sikat gigi bekas
  • Sarung tangan karet (opsional)

2. Bersihkan Laci Deterjen dan Pelembut

Laci deterjen adalah salah satu titik paling sering menjadi sarang bakteri.

Langkahnya:

  • Lepaskan laci deterjen dari mesin cuci.
  • Rendam dalam air panas yang dicampur cuka selama 15–20 menit.
  • Sikat bagian yang berlendir atau mengeras.
  • Bilas hingga bersih dan keringkan sebelum dipasang kembali.

3. Lap Karet Pintu dan Bagian Dalam Mesin

Khusus mesin cuci bukaan depan, karet pintu sering menyimpan air dan kotoran.

  • Campurkan air hangat dan cuka.
  • Lap seluruh permukaan karet, sela-sela lipatan, dan pintu mesin.
  • Pastikan tidak ada sisa air setelah dibersihkan.

4. Jalankan Siklus Cuci Panas dengan Cuka dan Baking Soda

Ini adalah inti dari cara membersihkan mesin cuci yang bau apek tanpa bongkar.

Langkahnya:

  • Masukkan 2 cangkir cuka putih ke laci deterjen.
  • Taburkan ½ cangkir baking soda langsung ke dalam tabung.
  • Jalankan mesin pada suhu tertinggi tanpa pakaian.
  • Biarkan siklus selesai sepenuhnya.

Reaksi antara cuka dan baking soda membantu melonggarkan residu, membunuh bakteri, serta menetralkan bau.

5. Bilas dengan Air Panas

Setelah siklus pembersihan:

  • Jalankan satu siklus tambahan hanya dengan air panas.
  • Tujuannya untuk membilas sisa kotoran dan larutan pembersih.

6. Bersihkan dan Cek Filter

Jika mesin cuci Anda memiliki filter yang mudah diakses:

  • Lepaskan filter (biasanya di bagian bawah depan).
  • Bilas dengan air mengalir.
  • Pastikan tidak ada rambut, koin, atau kotoran yang menyumbat.

7. Keringkan Mesin dengan Benar

  • Biarkan pintu mesin dan laci deterjen terbuka setelah digunakan.
  • Lap bagian dalam mesin hingga kering.
  • Pastikan sirkulasi udara di ruang laundry cukup baik.

Tips Mencegah Mesin Cuci Bau Apek Kembali

Agar bau apek tidak muncul lagi, lakukan kebiasaan berikut:

  • Selalu biarkan pintu mesin terbuka setelah mencuci
  • Gunakan deterjen sesuai takaran
  • Jangan biarkan pakaian basah terlalu lama di dalam mesin
  • Jalankan siklus air panas minimal sebulan sekali
  • Gunakan deterjen khusus HE jika mesin mendukung
  • Bersihkan laci dan karet pintu secara rutin

FAQ Seputar Membersihkan Mesin Cuci

1. Apakah aman membersihkan mesin cuci dengan cuka?

Aman jika digunakan sesuai takaran dan tidak dicampur dengan pemutih. Hindari penggunaan terlalu sering pada mesin dengan banyak komponen karet.

2. Seberapa sering mesin cuci perlu dibersihkan?

Idealnya sebulan sekali untuk pembersihan mendalam, terutama jika sering mencuci dengan air dingin.

3. Mengapa mesin cuci masih bau setelah dibersihkan?

Kemungkinan bakteri tersembunyi di filter, selang, atau saluran pembuangan. Jika berlanjut, pertimbangkan bantuan teknisi.

4. Apakah baking soda wajib digunakan?

Tidak wajib, tetapi sangat membantu menetralisir bau dan melonggarkan residu sabun.

5. Apakah bau telur busuk dari mesin cuci berbahaya?

Bisa berbahaya jika berasal dari gas atau saluran pembuangan. Segera ventilasikan ruangan dan periksa sumber bau.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|