5 Cara Memilih Wajan agar Tidak Boros Minyak: Efisien, Sehat dan Awet

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Memilih wajan yang tepat merupakan langkah krusial dalam aktivitas memasak di dapur. Hal ini tidak hanya untuk menghasilkan hidangan yang lezat, tetapi juga demi efisiensi penggunaan minyak serta menjaga kesehatan keluarga.

Penggunaan minyak goreng yang berlebihan tidak hanya boros secara ekonomi, tetapi juga dapat berkontribusi pada masalah kesehatan serius. Beberapa di antaranya seperti kolesterol tinggi dan obesitas, mengingat minyak goreng umumnya mengandung banyak lemak jenuh setelah melalui berbagai metode ekstraksi dan pemanasan.

Kabar baiknya, inovasi dalam teknologi peralatan masak telah menghadirkan berbagai jenis wajan yang dirancang khusus untuk meminimalkan penggunaan minyak. Dengan lapisan anti lengket, ukuran tepat, dan desain yang mendukung, Anda bisa menggoreng atau menumis dengan lebih hemat minyak. Berikut cara memilih wajan agar tidak boros minyak, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (3/2/2026).

1. Pilih Bahan Wajan dengan Lapisan Anti Lengket

Wajan anti lengket adalah pilihan utama untuk menghemat minyak, karena memungkinkan Anda memasak dengan sedikit atau bahkan tanpa minyak sama sekali. Bahan pelapis anti lengket yang paling umum adalah teflon, keramik, dan enamel.

Wajan keramik memiliki sifat anti lengket alami dan tidak mengandung bahan kimia seperti PTFE atau PFOA, sehingga lebih aman digunakan pada suhu tinggi. Bahan ini cocok bagi Anda yang ingin mengurangi penggunaan minyak karena sifat anti lengketnya yang alami. Wajan keramik mampu menyerap dan menyebarkan panas secara merata, menghasilkan masakan yang matang sempurna. Meskipun demikian, lapisan keramik dapat lebih cepat aus jika sering digunakan pada suhu tinggi atau dengan alat masak logam yang berisiko menggores permukaannya. Disarankan untuk menggunakan spatula kayu atau silikon agar wajan lebih awet.

Lapisan marble diklaim dapat digunakan dengan sedikit minyak namun tidak lengket, serta bebas dari zat kimia pemicu karsinogen. Lapisan ini juga dikenal tidak mudah tergores, bahkan jika menggunakan sodet dari bahan metal. Sementara itu, wajan enamel kuat pada suhu tinggi dan cocok untuk berbagai metode memasak.

Wajan teflon (PTFE) ringan dan harganya lebih terjangkau, ideal untuk pemula. Namun, lapisan anti lengketnya bisa tergores dan terkelupas seiring pemakaian, sehingga disarankan menggunakan spatula kayu atau silikon. Penting untuk mewaspadai asap beracun yang bisa keluar dari wajan teflon jika dipanaskan di atas 300 derajat Celcius, yang dapat menyebabkan demam jika terhirup. Material hard anodized juga anti lengket, mudah menghantarkan panas, dan memiliki harga yang cukup terjangkau. Beberapa wajan stainless steel modern dilengkapi dengan lapisan anti lengket yang bebas PFOA dan Teflon, menjamin keamanan makanan serta penghematan minyak.

2. Perhatikan Ukuran Wajan Sesuai Kebutuhan

Memilih ukuran wajan yang tepat sangat penting agar masakan matang merata dan tidak meluap, serta untuk efisiensi minyak. Bila diameter wajan terlalu kecil, masakan bisa meluber; sebaliknya, wajan terlalu besar membuat hidangan sulit matang sempurna.

Untuk porsi kecil atau tunggal, wajan berdiameter 18 cm sangat ringkas, cepat panas, dan hemat minyak. Ukuran ini cocok untuk menggoreng satu telur, membuat saus kecil, atau menumis bumbu dasar. Wajan 20 cm sedikit lebih besar, cocok untuk porsi 1-2 orang, seperti menggoreng sayur atau membuat telur mata sapi untuk dua orang.

Wajan 22 cm banyak dipilih untuk memasak porsi sedang, cukup luas untuk menggoreng ayam kecil, tempe, tahu, atau menumis sayur untuk 2 orang. Karena permukaannya yang kecil, wajan ini hemat minyak dan mudah dibersihkan.

Jika Anda sering memasak untuk keluarga besar atau dalam jumlah banyak, wajan berdiameter 28 cm ideal untuk menggoreng beberapa potong ayam sekaligus atau menumis dalam jumlah besar, tanpa membuat minyak terciprat dan masakan tumpah. Ukuran besar ini sangat cocok untuk memasak massal atau acara keluarga.

3. Desain Wajan yang Mendukung Penghematan Minyak

Desain wajan juga berperan penting dalam efisiensi penggunaan minyak saat memasak. Pemilihan desain yang tepat dapat membantu mengurangi konsumsi minyak secara signifikan.

Wok pan memiliki desain yang dalam, memungkinkan penggunaan minyak lebih sedikit dibandingkan wajan biasa. Keunggulan tersebut membuat proses memasak lebih efisien dan bahan matang sempurna tanpa kehilangan tekstur atau rasa. Wok pan cocok untuk memasak dengan api besar dan waktu singkat seperti menumis atau menggoreng nasi.

Selain itu, pertimbangkan juga wajan dengan bagian bawah yang melengkung. Desain ini membantu masakan dapat matang sempurna secara merata.

4. Pertimbangkan Keamanan Bahan

Aspek keamanan wajan sangat penting, terutama terkait dengan bahan kimia yang digunakan dalam lapisan anti lengket. Kesehatan keluarga harus menjadi prioritas utama dalam memilih peralatan masak.

Beberapa studi menunjukkan bahwa PFOA (perfluorooctanoic acid) dan PTFE (polytetrafluoroethylene) yang sering ditemukan pada lapisan anti lengket tertentu dapat berbahaya bagi tubuh. Zat ini bahkan berpotensi bersifat karsinogenik, pengganggu hormon, dan toksisitas reproduksi, terutama pada suhu ekstrem. Uapnya juga beracun dan dapat meningkatkan risiko penyakit tiroid.

Oleh karena itu, pastikan memilih wajan yang berlabel "PFOA-free" dan "PTFE-free" untuk keamanan. Produk bebas dari zat kimia berbahaya seperti PFOA, PFOS, LEAD, dan CADMIUM lebih aman untuk bayi hingga dewasa.

5. Distribusi Panas yang Merata

Wajan yang mampu menghantarkan dan mendistribusikan panas secara merata akan membantu masakan matang lebih cepat dan sempurna. Hal ini mengurangi risiko makanan lengket atau gosong, sehingga meminimalkan kebutuhan minyak tambahan.

Pemanasan yang merata juga membuat proses memasak menjadi lebih efisien dan hasil masakan lebih konsisten. Ini sangat penting untuk hidangan yang membutuhkan suhu stabil.

Beberapa wajan modern dilengkapi dengan teknologi "induction bottom" yang membuat penyebaran panas merata dan kompatibel dengan berbagai jenis kompor, termasuk induksi. Ketebalan produk hingga 4,5 mm dengan 11 lapisan juga dapat membantu penyebaran panas yang optimal.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa penting memilih wajan yang tepat untuk menghemat minyak?

Memilih wajan yang tepat krusial untuk efisiensi penggunaan minyak, menghasilkan masakan lezat, dan menjaga kesehatan dari risiko kolesterol tinggi serta obesitas.

2. Bahan wajan anti lengket apa saja yang direkomendasikan untuk menghemat minyak?

Wajan dengan lapisan anti lengket seperti keramik, marble, enamel, hard anodized, atau stainless steel bebas PFOA/Teflon sangat direkomendasikan karena memungkinkan memasak dengan sedikit atau tanpa minyak.

3. Bagaimana ukuran wajan memengaruhi konsumsi minyak?

Ukuran wajan yang sesuai kebutuhan akan memastikan masakan matang merata dan tidak meluap, sehingga mengurangi kebutuhan minyak. Wajan kecil ideal untuk porsi tunggal, sementara wajan besar untuk porsi banyak.

4. Apa yang perlu diperhatikan terkait keamanan bahan wajan?

Pastikan memilih wajan yang berlabel "PFOA-free" dan "PTFE-free" karena beberapa studi menunjukkan bahan tersebut dapat berbahaya bagi tubuh pada suhu ekstrem.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|