6 Cara Bersihkan Wajan Berkarat Tanpa Merusak, Tetap Awet dan Kinclong

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Wajan merupakan peralatan dapur yang sering digunakan untuk memasak berbagai hidangan. Seiring waktu, wajan dapat mengalami karat akibat paparan air, sisa makanan, atau penyimpanan yang kurang tepat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu tampilan, tetapi juga memengaruhi rasa makanan dan kesehatan. Oleh sebab itu, memahami cara bersihkan wajan berkarat menjadi hal penting, agar peralatan dapur tetap aman digunakan dan lebih awet.

Karat pada wajan biasanya muncul pada wajan besi, baja karbon, atau wajan lama yang lapisan pelindungnya sudah menipis. Banyak orang memilih mengganti wajan baru, padahal wajan berkarat masih bisa diselamatkan. Melalui penerapan cara bersihkan wajan berkarat yang tepat, wajan bisa kembali bersih, layak pakai dan tampil seperti baru tanpa biaya besar.

Selain menghemat pengeluaran, membersihkan wajan berkarat juga membantu menjaga kualitas masakan. Permukaan wajan yang bersih akan membuat panas lebih merata dan mencegah kontaminasi karat pada makanan. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (3/2/2026).

Penyebab Wajan Menjadi Berkarat

Wajan berkarat merupakan masalah umum pada peralatan dapur berbahan logam. Kondisi ini bisa terjadi akibat beberapa faktor yang sering tidak disadari saat penggunaan sehari-hari. Memahami penyebabnya membantu mencegah karat muncul kembali setelah proses pembersihan.

1. Sering Terpapar Air

Air menjadi faktor utama munculnya karat pada wajan. Wajan yang tidak segera dikeringkan setelah dicuci memungkinkan logam bereaksi dengan udara lembap, sehingga memicu terbentuknya karat secara perlahan.

2. Penyimpanan di Tempat Lembap

Menyimpan wajan di area dapur yang kurang sirkulasi udara atau dekat sumber air mempercepat proses oksidasi. Lingkungan lembap membuat permukaan logam lebih mudah mengalami perubahan warna dan tekstur.

3. Sisa Makanan Menempel Terlalu Lama

Sisa makanan, terutama yang bersifat asam atau mengandung garam, dapat mempercepat munculnya karat bila dibiarkan menempel dalam waktu lama sebelum dibersihkan.

4. Tidak Ada Lapisan Pelindung

Wajan besi atau baja yang tidak memiliki lapisan pelindung alami dari minyak lebih rentan terhadap karat. Permukaan logam terbuka lebih mudah bereaksi dengan udara.

5. Penggunaan Alat Pembersih yang Terlalu Kasar

Penggunaan sikat kawat secara berlebihan dapat mengikis lapisan pelindung wajan. Hal ini membuat permukaan logam semakin terbuka dan mudah berkarat.

6. Usia Wajan yang Sudah Lama

Wajan lama cenderung mengalami penurunan kualitas permukaan. Lapisan alami menipis seiring waktu, sehingga karat lebih mudah muncul dibandingkan wajan baru.

Cara Bersihkan Wajan Berkarat dengan Bahan Alami

1. Baking Soda dan Air

Baking soda dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembersih alami untuk mengatasi karat pada wajan. Campurkan baking soda dan sedikit air hingga membentuk pasta kental yang mudah dioleskan. Aplikasikan pasta tersebut pada bagian wajan yang berkarat secara merata, lalu biarkan selama beberapa menit agar kandungan baking soda bekerja melonggarkan karat. Setelah itu, gosok permukaan wajan secara perlahan menggunakan spons kasar atau sikat agar karat terangkat tanpa merusak logam. Cara ini sangat efektif untuk membersihkan karat ringan hingga sedang.

2. Cuka Dapur

Cuka dapur memiliki sifat asam alami yang mampu melunakkan karat pada permukaan logam. Rendam bagian wajan yang berkarat dalam cuka selama beberapa jam agar karat mulai terurai. Setelah proses perendaman selesai, gosok area tersebut menggunakan spons atau sikat hingga karat terlepas. Bilas wajan menggunakan air bersih sampai tidak ada sisa cuka, lalu keringkan secara menyeluruh agar permukaan wajan tidak kembali lembap.

3. Garam dan Jeruk Nipis

Garam dan jeruk nipis dapat dijadikan kombinasi pembersih alami untuk wajan berkarat. Taburkan garam secara merata pada permukaan wajan yang mengalami karat, lalu gosok menggunakan potongan jeruk nipis. Asam alami dari jeruk nipis membantu meluruhkan karat, sedangkan tekstur garam berfungsi sebagai abrasif lembut. Metode ini efektif membersihkan karat ringan tanpa mengikis atau merusak permukaan wajan.

4. Kentang dan Garam

Kentang mengandung asam alami yang dapat membantu mengurangi karat secara perlahan. Potong kentang menjadi dua bagian, taburi bagian potongan tersebut memakai garam, lalu gosokkan langsung ke area wajan yang berkarat. Gosokan dilakukan secara merata hingga karat mulai memudar. Cara ini cocok bagi pengguna yang ingin membersihkan karat secara alami, tanpa menggunakan bahan kimia tambahan.

5. Sikat Kawat atau Amplas Halus

Untuk karat yang sudah tebal dan sulit dihilangkan, penggunaan sikat kawat atau amplas halus menjadi pilihan yang lebih efektif. Gosok permukaan wajan secara perlahan agar karat terangkat tanpa merusak struktur logam. Setelah karat hilang, cuci wajan hingga bersih, lalu panaskan sebentar di atas kompor agar sisa air menguap dan permukaan benar-benar kering.

6. Air Panas dan Sabun Pencuci

Air panas dapat membantu melonggarkan karat yang menempel pada wajan. Rendam wajan dalam air panas selama beberapa menit agar karat menjadi lebih mudah dibersihkan. Setelah itu, gosok menggunakan sabun pencuci piring dan spons kasar hingga permukaan wajan kembali bersih. Bilas dan keringkan wajan secara menyeluruh sebelum disimpan agar tidak terjadi karat ulang.

Kesalahan Umum Saat Membersihkan Wajan Berkarat

Membersihkan wajan berkarat memang terlihat sederhana, tetapi banyak orang melakukan kesalahan yang justru memperparah kondisi wajan. Kesalahan-kesalahan ini dapat membuat karat cepat muncul kembali atau bahkan merusak permukaan wajan secara permanen.

Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dan sebaiknya dihindari.

  • Banyak orang langsung menyimpan wajan setelah mencucinya tanpa memastikan permukaan benar-benar kering. Sisa air yang tertinggal memicu reaksi oksidasi pada logam sehingga karat mudah muncul kembali dalam waktu singkat.
  • Pemakaian sikat kawat secara berlebihan atau amplas kasar dapat mengikis permukaan wajan. Akibatnya, lapisan pelindung alami wajan hilang dan membuat logam semakin rentan berkarat.
  • Merendam wajan dalam air atau cairan pembersih terlalu lama justru mempercepat proses karat. Air yang menempel lama pada logam memicu kelembapan berlebih dan memperburuk kondisi wajan.
  • Sisa cuka, jeruk nipis, atau bahan asam lain yang tidak dibilas hingga bersih dapat merusak permukaan wajan. Residu asam dapat mempercepat proses oksidasi bila dibiarkan terlalu lama.
  • Setelah karat hilang, wajan sering langsung disimpan tanpa diberi lapisan minyak tipis. Padahal lapisan ini berfungsi melindungi permukaan logam dari udara dan kelembapan.
  • Menggosok wajan terlalu kuat dapat menyebabkan goresan dalam dan merusak struktur logam. Permukaan yang tidak rata justru membuat karat lebih mudah menempel kembali.
  • Menyimpan wajan di area dapur yang minim sirkulasi udara atau dekat sumber air meningkatkan risiko karat. Lingkungan lembap mempercepat reaksi logam terhadap udara.

FAQ Seputar Topik

Apa penyebab utama wajan berkarat?

Penyebab utama wajan berkarat adalah pengabaian dan kelembapan yang berlebihan, terutama pada wajan besi cor, karena sisa makanan atau air dapat memicu oksidasi pada logam.

Bahan alami apa saja yang efektif untuk membersihkan karat pada wajan?

Bahan alami yang efektif meliputi baking soda, asam sitrat, kombinasi lemon dan garam, cuka, kentang dengan baking soda, serta air soda (cola).

Bagaimana langkah-langkah membersihkan wajan berkarat setelah menggunakan bahan pembersih?

Setelah karat terangkat, cuci wajan dengan air hangat dan sabun, keringkan segera dengan kain lap bersih, lalu lakukan proses seasoning dengan mengoleskan minyak dan memanaskannya.

Bagaimana cara mencegah wajan agar tidak berkarat lagi?

Pencegahan karat dapat dilakukan dengan selalu mencuci dan mengeringkan wajan segera setelah digunakan, serta melakukan proses seasoning secara teratur untuk membentuk lapisan pelindung.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|