8 Tanaman yang Bisa Bantu Menetralisir Udara Kotor, Pengusir Debu Sekaligus Penghias Ruangan

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Udara di dalam rumah tidak selalu sebersih yang terlihat. Debu halus, asap dari luar, partikel yang menempel pada pakaian, hingga senyawa volatil dari cat, furnitur, atau produk rumah tangga dapat ikut memengaruhi kualitas udara. Saat kondisi di luar sedang berdebu atau bahkan terdampak abu vulkanik, menjaga udara di dalam rumah menjadi semakin penting. Salah satu pelengkap yang cukup menarik adalah menempatkan tanaman hias di beberapa sudut ruangan.

Sejumlah tanaman yang bisa bantu menetralisir udara kotor memang diketahui mampu berinteraksi dengan polutan melalui permukaan daun, stomata, hingga media tanamnya. Meski begitu, tanaman sebaiknya dipandang sebagai pendukung, bukan pengganti air purifier, filtrasi mekanis, atau pengaturan ventilasi yang tepat. Efektivitas tanaman dalam kondisi ruangan nyata dapat jauh lebih kecil dibandingkan hasil eksperimen di ruang tertutup, sehingga pemilihan tanaman tetap perlu dibarengi langkah menjaga kualitas udara lainnya.

Seberapa Efektif Tanaman Membantu Membersihkan Udara?

Istilah tanaman "penjernih udara" sering membuat orang membayangkan satu atau dua pot tanaman dapat menyedot hampir seluruh polusi di sebuah kamar. Kenyataannya tidak sesederhana itu. Daun tanaman memang dapat menjadi permukaan tempat sebagian debu dan partikel mengendap, sedangkan beberapa spesies menunjukkan kemampuan menyerap senyawa tertentu dalam pengujian terkontrol. Namun, luas ruangan, jumlah tanaman, cahaya, sirkulasi udara, hingga konsentrasi polutan akan sangat menentukan hasil akhirnya.

Karena itu, manfaat tanaman lebih tepat dianggap sebagai bagian dari strategi menjaga lingkungan rumah. Tanaman dapat menambah permukaan penangkap debu, mendukung kelembapan tertentu, sekaligus membuat ruangan terasa lebih segar secara visual. Beberapa tanaman yang cukup sering disebut sebagai pilihan untuk membantu kualitas udara dalam ruangan antara lain spider plant, money tree, lidah mertua, hingga ponytail palm atau nolina.

Untuk mendapatkan manfaat yang lebih masuk akal, pilih tanaman yang sehat, memiliki cukup banyak daun, serta sesuai dengan tingkat cahaya di rumah. Daun juga perlu dibersihkan secara berkala karena lapisan debu yang terlalu tebal justru dapat mengganggu proses fotosintesis dan membuat tanaman terlihat kusam.

1. Spider Plant

Spider plant atau Chlorophytum comosum menjadi salah satu tanaman yang bisa bantu menetralisir udara kotor sekaligus relatif mudah dipelihara di dalam rumah. Bentuk daunnya panjang, ramping, dan tumbuh menjuntai sehingga memberikan permukaan daun cukup banyak dalam satu pot. Tanaman ini cocok ditempatkan di rak, meja, ambalan, atau pot gantung dekat area yang mendapat cahaya terang tidak langsung.

Spider plant juga termasuk tanaman yang pernah digunakan dalam penelitian awal mengenai kemampuan tanaman interior berinteraksi dengan senyawa organik di udara. Tanaman ini pernah diuji terhadap sejumlah polutan dalam lingkungan eksperimental tertutup, sehingga kemudian banyak disebut dalam pembahasan mengenai tanaman yang berpotensi mendukung kualitas udara di dalam ruangan.

Dari sisi perawatan, spider plant tidak terlalu merepotkan. Hindari meletakkannya terus-menerus di bawah sinar matahari langsung yang sangat kuat karena daunnya dapat terbakar. Siram ketika bagian atas media mulai mengering, serta lap daun sesekali agar debu yang menempel tidak menumpuk terlalu tebal.

2. Lidah Mertua

Lidah mertua atau Dracaena trifasciata menjadi pilihan praktis bagi orang yang ingin menambahkan tanaman ke kamar, ruang kerja, atau ruang keluarga tanpa perawatan rumit. Daunnya tebal dan tumbuh tegak sehingga tanaman ini tidak membutuhkan area yang terlalu luas. Bentuk vertikal tersebut juga membuatnya mudah ditempatkan di sudut sempit yang sulit diisi tanaman berdaun melebar.

Tanaman ini dikenal memiliki toleransi cukup baik terhadap kondisi kering. Meski mampu bertahan di lingkungan dengan cahaya lebih rendah, pertumbuhannya biasanya lebih baik ketika mendapat cahaya terang tidak langsung. Kesalahan yang justru sering terjadi adalah menyiram terlalu sering hingga media terus basah, kondisi yang dapat meningkatkan risiko akar membusuk.

Sebagai tanaman yang bisa bantu menetralisir udara kotor, lidah mertua tetap sebaiknya ditempatkan sebagai elemen pendukung. Satu pot di kamar tidak dapat menggantikan fungsi penyaring partikel, terutama ketika polusi dari luar sedang tinggi. Keunggulan utamanya justru kombinasi antara perawatan mudah, bentuk yang ringkas, serta kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan dalam ruangan.

3. Money Tree

Money tree atau Pachira aquatica punya karakter berbeda karena daunnya lebih lebar dan terkumpul pada bagian atas batang. Bentuk tersebut membuatnya cocok menjadi tanaman lantai di ruang keluarga, ruang kerja, atau area dekat jendela. Selain membantu menghadirkan suasana hijau, permukaan daunnya juga menjadi tempat partikel debu dapat menempel sebelum akhirnya dibersihkan ketika daun dilap.

Kemampuan money tree sebagai pembersih udara tidak seharusnya dibesar-besarkan, karena bukti mengenai seberapa besar satu pot tanaman mampu memperbaiki kualitas udara dalam ruangan nyata masih terbatas. Akan tetapi, tanaman dengan daun sehat tetap dapat menjadi bagian dari sistem penghijauan indoor, terutama bila ditempatkan bersama beberapa tanaman lain dan diimbangi kebiasaan membersihkan debu secara teratur.

Money tree juga menarik untuk rumah dengan hewan peliharaan karena tanaman ini dikenal tidak termasuk tanaman yang sangat beracun bagi anjing dan kucing. Meski demikian, tanaman tetap sebaiknya dijauhkan dari hewan yang gemar menggigit atau memakan daun dalam jumlah banyak agar tidak menimbulkan masalah pencernaan.

4. Ponytail Palm atau Nolina

Ponytail palm memiliki tampilan khas berupa pangkal batang menggembung dengan kumpulan daun panjang yang melengkung ke bawah. Meski namanya mengandung kata "palm", tanaman bernama ilmiah Beaucarnea recurvata ini dikenal sebagai tanaman indoor yang cukup tahan terhadap kondisi kering sehingga cocok bagi pemilik rumah yang tidak ingin terlalu sering melakukan penyiraman.

Daunnya yang panjang menambah permukaan tempat partikel atau debu dapat mengendap. Karena itulah, jika tanaman ditempatkan di area yang mudah berdebu, permukaan daunnya perlu dibersihkan secara berkala menggunakan kain lembap. Membersihkan daun bukan sekadar membuat tanaman terlihat mengilap, tetapi membantu mempertahankan permukaan daun agar tidak tertutup lapisan kotoran.

Ponytail palm lebih menyukai media yang memiliki drainase baik. Hindari membiarkan akar terendam dalam media basah dalam waktu lama. Dibandingkan memperbanyak penyiraman, memberikan pencahayaan yang memadai dan membiarkan media agak mengering biasanya lebih sesuai dengan karakter tanaman ini.

5. Peace Lily

Peace lily atau Spathiphyllum mudah dikenali melalui kombinasi daun hijau mengilap dengan bunga putihnya. Bentuk daunnya yang relatif lebar membuat tanaman ini cukup menarik untuk diletakkan di ruang keluarga atau ruang kerja, terutama bila ingin menghadirkan tanaman dengan tampilan rimbun tetapi tetap elegan.

Sejumlah penelitian terhadap tanaman indoor menunjukkan bahwa beberapa jenis tanaman dapat memengaruhi parameter kualitas udara dalam kondisi tertentu. Namun, cahaya, luas ruangan, pertukaran udara, serta jumlah tanaman sangat menentukan efek yang dihasilkan, sehingga manfaat peace lily tetap lebih tepat ditempatkan sebagai pendukung daripada solusi utama untuk mengatasi polusi dalam ruangan.

Peace lily membutuhkan cahaya terang tidak langsung dan media yang tidak dibiarkan terlalu kering dalam waktu lama. Namun, tanaman ini perlu mendapat perhatian khusus apabila terdapat kucing atau anjing di rumah. Sebaiknya letakkan di lokasi yang tidak mudah dijangkau hewan peliharaan atau anak kecil yang berpotensi menggigit daun.

6. English Ivy

English ivy atau Hedera helix memiliki pertumbuhan menjalar dengan daun yang cukup rapat sehingga cocok ditempatkan sebagai tanaman gantung atau dibiarkan merambat pada penyangga. Banyaknya daun membuat tanaman ini mempunyai area permukaan yang relatif besar untuk menangkap debu yang beterbangan di sekitarnya.

Jika ingin memanfaatkannya sebagai bagian dari penghijauan ruangan, perhatikan pencahayaan dan sirkulasi udara di sekitar tanaman. English ivy menyukai cahaya yang cukup dan kondisi yang tidak terlalu panas. Tanaman yang terus berada di sudut gelap dapat mengalami pertumbuhan lemah sehingga manfaat praktis dari luas permukaan daunnya pun berkurang.

English ivy juga membutuhkan pemantauan rutin karena pertumbuhannya dapat menjadi cukup panjang. Pangkas bagian yang berlebihan serta bersihkan daun dari debu. Apabila ada hewan peliharaan atau anak kecil, penempatannya juga perlu dipertimbangkan dengan hati-hati agar daun tidak mudah terjangkau.

7. Dracaena

Dracaena merupakan kelompok tanaman yang sangat populer untuk interior karena memiliki banyak variasi bentuk dan warna daun. Beberapa varietas tumbuh tinggi dengan daun memanjang, membuatnya cocok ditempatkan sebagai tanaman lantai di ruang tamu, lorong, maupun sudut kantor yang memiliki cahaya cukup.

Sejumlah jenis dracaena juga telah lama digunakan dalam eksperimen mengenai tanaman dan senyawa volatil di udara. Meski pengujian tersebut tidak berarti satu pot dracaena mampu membersihkan seluruh udara ruangan, keberadaan tanaman tetap dapat memberikan tambahan permukaan biologis yang berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Untuk menjadikannya tanaman yang bisa bantu menetralisir udara kotor secara optimal sebagai pelengkap, jaga daun tetap bersih dan sehat. Lap bagian permukaan daun dengan kain lembut ketika terlihat berdebu. Hindari pula penyiraman berlebihan karena media yang selalu basah dapat membuat akar mengalami masalah.

8. Parlor Palm

Parlor palm atau Chamaedorea elegans bisa menjadi alternatif bagi yang menyukai tampilan tanaman tropis tetapi tidak memiliki ruang terlalu besar. Daunnya berbentuk seperti pelepah dengan banyak anak daun, sehingga satu tanaman dapat menyediakan area permukaan daun cukup luas meskipun ukurannya masih relatif kompak.

Parlor palm pernah diuji dalam kondisi ruang terkontrol untuk mengetahui kemampuannya dalam berinteraksi dengan formaldehida. Hasil eksperimen semacam ini menunjukkan adanya potensi tertentu, tetapi tidak dapat langsung disamakan dengan kondisi ruang keluarga karena rumah memiliki pertukaran udara dan sumber polutan yang jauh lebih kompleks.

Parlor palm umumnya menyukai cahaya terang yang tersebar, meskipun dapat beradaptasi dengan kondisi pencahayaan lebih rendah. Jagalah media tetap lembap tanpa membuatnya tergenang. Daunnya yang cukup banyak juga perlu dibersihkan secara berkala, terutama bila rumah berada dekat jalan atau lokasi yang mudah terkena debu.

Cara Mengoptimalkan Tanaman untuk Membantu Menjaga Udara Rumah

Menempatkan tanaman yang bisa bantu menetralisir udara kotor akan lebih bermanfaat apabila tanaman dirawat dengan tepat. Daun yang tertutup debu tebal, terserang hama, atau mulai mengering tentu tidak memberikan manfaat yang sama seperti tanaman sehat dengan daun yang bersih.

Beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Bersihkan daun secara berkala. Gunakan kain lembut yang sedikit dibasahi untuk mengangkat lapisan debu tanpa merusak permukaan daun.
  2. Sesuaikan tanaman dengan pencahayaan. Jangan memaksakan tanaman pencinta cahaya terang berada di kamar gelap sepanjang hari.
  3. Jangan menyiram berlebihan. Media yang terlalu basah dapat memicu jamur dan masalah akar, yang justru tidak ideal untuk lingkungan dalam ruangan.
  4. Gunakan beberapa tanaman daripada mengandalkan satu pot. Semakin luas total permukaan daun, semakin banyak pula area tempat partikel dapat mengendap.
  5. Jaga kebersihan pot dan media tanam. Buang daun mati dan hindari genangan air agar area tanaman tidak menjadi lembap berlebihan.
  6. Tetap bersihkan rumah secara rutin. Tanaman tidak akan menggantikan aktivitas menyedot debu, mengepel lantai, atau membersihkan permukaan furnitur.

Jangan pula berharap tanaman akan langsung menurunkan konsentrasi polutan dalam waktu singkat. Pengaruh tanaman sangat bergantung pada jumlah tanaman, ukuran ruangan, kondisi cahaya, jenis polutan, dan aliran udara yang terjadi di dalam rumah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman yang Bisa Bantu Menetralisir Udara Kotor

1. Apakah tanaman benar-benar bisa membersihkan udara di dalam rumah?

Tanaman dapat berinteraksi dengan beberapa polutan dan menangkap sebagian partikel pada permukaan daun, tetapi efeknya dalam ruangan nyata umumnya terbatas. Tanaman sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti ventilasi atau air purifier.

2. Tanaman apa yang paling mudah dirawat untuk membantu menjaga kualitas udara?

Spider plant dan lidah mertua termasuk pilihan yang relatif mudah dirawat. Keduanya dapat tumbuh di dalam rumah selama kebutuhan cahaya dan penyiramannya tetap diperhatikan.

3. Apakah semakin banyak tanaman berarti udara semakin bersih?

Belum tentu. Jumlah tanaman memang menambah luas permukaan daun, tetapi kualitas udara tetap lebih banyak dipengaruhi sumber polusi, sirkulasi udara, kebersihan ruangan, serta sistem filtrasi yang digunakan.

4. Apakah tanaman cukup untuk mengatasi abu vulkanik di dalam rumah?

Tidak. Saat terjadi paparan abu vulkanik, prioritasnya adalah mencegah abu masuk, menutup pintu dan jendela sesuai kondisi, serta menggunakan perlindungan dan filtrasi udara yang tepat.

5. Seberapa sering daun tanaman perlu dibersihkan?

Tidak ada jadwal yang berlaku untuk semua rumah. Periksa permukaan daun secara berkala dan bersihkan ketika lapisan debu mulai terlihat, terutama pada rumah yang berada dekat jalan ramai atau lingkungan berdebu.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|