Cara Pemangkasan Pohon Kelengkeng agar Cepat Berbuah, Panduan Lengkap dari Bentuk hingga Panen

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta Cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah dilakukan dengan memotong cabang tidak produktif, membuka tajuk, dan mengatur waktu pangkas setelah panen. Teknik ini mengarahkan energi tanaman dari sekadar menumbuhkan daun menjadi membentuk bunga dan buah.

Waktu terbaik memangkas umumnya setelah panen atau saat pohon tidak sedang berbunga, lalu disusul pemupukan. Dengan cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah yang konsisten, pohon di pekarangan pun bisa rajin berbuah lebat.

Mengacu pada laporan FAO, pemupukan pertama pada pohon kelengkeng dianjurkan sekitar dua minggu setelah panen untuk mendorong pertumbuhan tunas baru, sementara pengairan dihentikan menjelang pembungaan sehingga kondisi stres air memicu inisiasi bunga untuk musim berikutnya. Prinsip inilah yang membuat pemangkasan efektif hanya jika dipadukan dengan pengaturan air dan nutrisi.

Cara Pemangkasan Pohon Kelengkeng agar Cepat Berbuah Sesuai Fase Pertumbuhan

Cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah paling efektif jika disesuaikan dengan usia dan fase perkembangan tanaman. Terdapat tiga tahap utama yang perlu dipahami sebelum mengangkat gunting pangkas, mulai dari pembentukan kerangka hingga peremajaan pohon tua.

Pemangkasan bentuk

Dilakukan saat batang muda mencapai ketinggian sekitar 160 sampai 225 cm dan sebaiknya di musim hujan. Sisakan ranting sepanjang 30 sampai 40 cm, lalu bentuk 3 sampai 4 cabang utama yang kuat agar tajuk seimbang dan tidak merunduk.

Pemangkasan pemeliharaan

Diterapkan pada tanaman usia produktif sekitar 2 sampai 3 tahun dan umumnya dilakukan pada awal musim hujan. Potong cabang air liar, ranting yang bersilangan, menunduk, atau tumbuh ke dalam, kemudian pangkas pucuk mundur satu ruas dari ujung ranting.

Pemangkasan peremajaan

Ditujukan untuk pohon tua yang cabang dan rantingnya sudah kering serta produksinya menurun. Cukup lakukan sekali di awal musim hujan, dan seperti tahap lain, berikan pupuk sekitar dua minggu sebelum pemangkasan.

Struktur cabang yang ringkas ini penting karena pohon yang terlalu tinggi justru boros energi. Untuk hasil yang tetap ringkas dan produktif, banyak pekebun memilih tips menanam kelengkeng agar tidak menjulang tinggi serta menerapkan cara mengerdilkan pohon kelengkeng sejak dini.

Susan Poizner, edukator pohon buah, dikutip dari joegardener, menuturkan, "Begitu Anda memahami ilmunya, memangkas pohon buah tidaklah sulit; sebenarnya hal itu cukup intuitif."

Teknik Memangkas yang Merangsang Bunga dan Buah

Setelah memahami fasenya, langkah berikutnya adalah menguasai teknik memotong yang tepat. Di sinilah cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah benar-benar diuji, sebab salah teknik justru bisa menunda pembuahan alih-alih mempercepatnya.

Dilansir dari Michigan State University Extension, tunas air (watersprout) yang tumbuh tegak pada cabang serta tunas akar (sucker) sebaiknya dipotong karena hanya menghabiskan energi tanpa menghasilkan buah.

Pilih waktu yang tepat

Waktu terbaik memangkas adalah setelah panen atau saat tanaman tidak sedang aktif berbunga, sehingga pohon punya kesempatan pulih sebelum masuk fase generatif.

Gunakan alat tajam dan steril

Buat potongan bersih pada sudut sekitar 45 derajat tepat di atas mata tunas atau kerah cabang agar luka cepat sembuh dan mengarahkan tumbuhnya tunas baru.

Buang cabang tak produktif

Singkirkan cabang kering, sakit, dan yang saling menyilang untuk memperbaiki sirkulasi udara serta penetrasi cahaya ke bagian dalam tajuk.

Lakukan tip-pruning

Pangkas ujung tunas musim berjalan sekitar 20 sampai 25 persen setelah tunas mengeras untuk memancing percabangan lateral yang kelak menjadi tempat munculnya malai bunga.

Jangan memangkas berlebihan

Hindari membuang lebih dari sepertiga (sekitar 25 persen) tajuk dalam sekali pemangkasan. Ini penting karena kelengkeng berbuah pada ujung tunas musim berjalan sehingga pemangkasan berlebihan justru menunda pembuahan.

Lengkungkan cabang tegak

Ikat dan lengkungkan cabang yang tumbuh lurus ke atas menjadi posisi lebih mendatar untuk menekan tinggi pohon dan memudahkan pemerataan buah.

Virginia Cooperative Extension, dikutip dari pubs.ext.vt.edu, menjelaskan, "Pemangkasan tahunan pohon buah selalu mengurangi hasil, tetapi meningkatkan kualitas buah."

SDSU Extension, dikutip dari extension.sdstate.edu, menyatakan, "Cahaya penting bagi pembentukan kuncup bunga dan turut memengaruhi pembentukan serta kualitas buah."

Karena itu, buka tajuk secukupnya agar sinar matahari merata. Jika ingin pendekatan yang lebih strategis, pelajari juga strategi pemupukan hingga pruning dan cara memangkas kelengkeng supaya tidak hanya tumbuh daun.

Perawatan Pendukung Setelah Pemangkasan agar Cepat Berbuah

Pemangkasan tidak berdiri sendiri. Agar cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah memberi hasil maksimal, sertai dengan pemupukan, pengaturan air, penjarangan, serta pengendalian hama secara terpadu.

Pupuk sebelum dan sesudah pangkas

Berikan pupuk sekitar dua minggu sebelum pemangkasan, dan setelah panen dorong tunas baru dengan pemupukan susulan. Menjelang berbuah, gunakan pupuk tinggi fosfor dan kalium untuk merangsang pembungaan.

Atur pasokan air

Mengurangi penyiraman pada musim kering atau menjelang pembungaan dapat memicu stres ringan yang mendorong munculnya bunga, lalu cukupkan air saat fase berbunga dan berbuah agar bunga tidak rontok.

Jarangkan bunga dan buah

Di Tiongkok, sekitar 40 persen malai bunga dibuang saat panjangnya 10 sampai 12 cm dan sekitar 30 persen bakal buah dijarangkan, sebab penjarangan menekan pembuahan tahunan sekaligus memperbesar ukuran buah.

Kendalikan hama dan penyakit

Hama yang sering menyerang antara lain kutu putih, ulat daun, dan penggerek batang. Segera pangkas dan buang bagian yang terinfeksi agar tidak menyebar ke pohon lain.

Rutin siangi gulma

Bersihkan rumput liar di sekitar pangkal pohon agar tidak menyaingi penyerapan unsur hara, kemudian gemburkan tanah agar akar leluasa menyerap nutrisi.

Bila pohon justru melemah, kenali dulu penyebabnya lewat panduan pohon kelengkeng yang hampir mati, waspadai tanda pohon kelengkeng kelebihan air, serta atasi masalah daun kelengkeng menguning. Untuk teknik pemberian nutrisinya, simak teknik pemupukan pohon kelengkeng dan pilihan pupuk alami.

Kesalahan Umum yang Membuat Kelengkeng Sulit Berbuah

Banyak pohon terlihat subur berdaun lebat namun tak kunjung berbuah. Sebagian besar kasus berakar pada kekeliruan perawatan, terutama saat pemangkasan.

Sebagaimana disampaikan UF/IFAS, menjaga pohon pada ketinggian sekitar 3 sampai 4,5 meter membuat perawatan lebih mudah dan buah tetap terjangkau saat dipetik.

  • Memangkas di waktu keliru: Memangkas pada musim dingin atau saat kondisi ekstrem cenderung mengurangi pembungaan di musim berikutnya.

  • Terlalu banyak memotong sekaligus: Pemangkasan drastis membuat tanaman stres dan kembali fokus menumbuhkan daun.

  • Membiarkan tajuk terlalu rimbun: Terlalu banyak tunas menimbulkan naungan di bagian dalam tajuk, dan kekurangan cahaya inilah yang menghambat pembungaan.

  • Memakai alat tumpul dan kotor: Luka potong yang tidak rapi memperlambat penyembuhan dan mengundang infeksi jamur.

  • Membiarkan tunas air tumbuh: Tunas liar menyedot nutrisi yang seharusnya dialihkan ke cabang produktif.

  • Menanam dari biji tanpa strategi: Bibit biji butuh waktu lama berbuah; banyak orang memilih bibit vegetatif agar lebih cepat.

  • Melupakan penjarangan buah: Dompolan yang terlalu padat menghasilkan buah kecil dan berbiji tebal.

UC Master Gardeners, dikutip dari ucanr.edu, mencatat, "Sinar matahari sama dengan buah." University of Maine Cooperative Extension, dikutip dari extension.umaine.edu, menyebutkan, "Kekurangan sinar matahari menghambat pembungaan dan melemahkan cabang."

Untuk memangkas peluang gagal, pilih bibit unggul sejak awal. Anda bisa mendalami cara cangkok kelengkeng, memahami keuntungan menanam kelengkeng secara cangkok, atau tetap mencoba menanam kelengkeng dari biji dengan teknik yang benar. Untuk lahan terbatas, tersedia panduan menanam kelengkeng di pot maupun menanam kelengkeng di drum besar.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pemangkasan Pohon Kelengkeng

Kapan waktu terbaik memangkas pohon kelengkeng?

Waktu terbaik adalah segera setelah panen atau ketika pohon tidak sedang berbunga. Untuk pemangkasan bentuk dan pemeliharaan, awal musim hujan sering dipilih karena ketersediaan air membantu tanaman menumbuhkan tunas baru. Lihat pula trik waktu pemangkasan pohon kelengkeng.

Apakah pemangkasan benar-benar bisa membuat kelengkeng cepat berbuah?

Ya, pemangkasan yang tepat mengarahkan energi tanaman dari pertumbuhan daun menuju pembentukan bunga dan buah, sekaligus membuka jalan masuk cahaya matahari. Kombinasikan dengan cara merangsang pohon kelengkeng dan pahami penyebab bunga kelengkeng sering rontok.

Berapa banyak cabang yang boleh dipangkas dalam sekali pemangkasan?

Sebaiknya tidak lebih dari sepertiga tajuk dalam satu kali pemangkasan agar pohon tidak stres. Cabang kering, sakit, bersilangan, serta tunas air menjadi prioritas untuk dibuang. Untuk tanaman pot, cek cara merangsang kelengkeng di pot dan kenali ciri-ciri pohon kelengkeng yang sehat.

Pada akhirnya, pemangkasan adalah kolaborasi antara ketelatenan pekebun dan respons pohon. Mulailah dari pemangkasan ringan, amati munculnya tunas dan bunga baru dalam beberapa minggu, lalu sesuaikan ritmenya sampai Anda menemukan pola paling cocok untuk pohon kelengkeng di halaman sendiri.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|