Liputan6.com, Jakarta - Setiap 10 September, dunia memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia atau World Suicide Prevention Day (WSPD). Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa bunuh diri dapat dicegah melalui kepedulian, dukungan sosial, intervensi yang tepat, serta akses terhadap layanan kesehatan jiwa.
World Health Organization (WHO) bersama International Association for Suicide Prevention (IASP) telah menjadikan peringatan ini sebagai upaya global untuk mendorong masyarakat berbicara lebih terbuka mengenai bunuh diri dan mengurangi stigma yang membuat seseorang enggan mencari bantuan.
Pada 2026, peringatan ini memasuki tahun ketiga sekaligus terakhir dari tema tiga tahunan “Changing the Narrative on Suicide” atau “Mengubah Narasi tentang Bunuh Diri”, dengan seruan “Start the Conversation” atau “Mulailah Percakapan”. Tema tersebut mengajak masyarakat beralih dari keheningan dan kesalahpahaman menuju percakapan yang terbuka, empatik, dan mendukung.
Sejarah Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343214/original/050623700_1788847500-nick-fewings-LQGQbssFs-M-unsplash.jpg)
Perbesar
Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia didirikan pada 2003 oleh International Association for Suicide Prevention (IASP) bersama WHO. Peringatan yang berlangsung setiap 10 September ini bertujuan meningkatkan perhatian dunia terhadap pencegahan bunuh diri sekaligus menegaskan bahwa bunuh diri bukan sesuatu yang tidak dapat dicegah.
Menurut WHO, bunuh diri masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang serius. Lebih dari 720.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahun secara global. Pada 2021, bunuh diri juga menjadi salah satu penyebab utama kematian pada kelompok usia 15–29 tahun.
Karena itu, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Keluarga, teman, sekolah, tempat kerja, komunitas, pemerintah, hingga media memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang membuat seseorang merasa aman untuk berbicara dan mencari pertolongan.
Kenali Tanda Peringatan Bunuh Diri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3228938/original/028457300_1599220684-pexels-engin-akyurt-3356489.jpg)
Perbesar
Melansir laman Community Health Centers of the Rutland Region, mengenali perubahan perilaku dapat membantu seseorang mendapatkan pertolongan lebih awal. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:
-
Berbicara mengenai keinginan untuk mati atau bunuh diri.
-
Membicarakan atau mencari cara untuk mengakhiri hidup.
-
Merasa hampa, putus asa, terjebak, atau tidak memiliki alasan untuk hidup.
-
Merasa dirinya menjadi beban bagi orang lain.
-
Mengalami tekanan emosional atau rasa sakit yang terasa tidak tertahankan.
-
Menggunakan alkohol atau obat-obatan lebih banyak dari biasanya.
-
Menunjukkan perilaku cemas, gelisah, atau sembrono.
-
Mengalami perubahan pola tidur, baik terlalu sedikit maupun terlalu banyak.
-
Menarik diri dari keluarga, teman, atau lingkungan sosial.
-
Menunjukkan kemarahan yang intens atau perubahan suasana hati yang ekstrem.
-
Membereskan urusan pribadi atau berpamitan kepada orang-orang terdekat.
Tidak semua orang yang menunjukkan tanda-tanda tersebut pasti memiliki keinginan untuk bunuh diri. Namun, perubahan yang mencolok, terutama jika muncul bersamaan dengan pembicaraan mengenai kematian atau keputusasaan, sebaiknya tidak diabaikan.
Mengapa Bunuh Diri Bisa Terjadi?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4724723/original/019891300_1706063316-fredrik-solli-wandem-Bmz4AhKQQSc-unsplash.jpg)
Perbesar
Bunuh diri merupakan persoalan yang kompleks dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. WHO menyebutkan bahwa gangguan mental, termasuk depresi dan gangguan penggunaan alkohol, serta riwayat percobaan bunuh diri dapat berkaitan dengan risiko bunuh diri.
Namun, tidak semua kasus berkaitan dengan gangguan mental. Dalam kondisi krisis, seseorang dapat mengalami tekanan berat yang membuat kemampuan menghadapi masalah menjadi terganggu. Masalah keuangan, konflik hubungan, kehilangan, kekerasan, bencana, penyakit kronis, hingga rasa terisolasi dapat menjadi bagian dari situasi tersebut.
Hal ini menunjukkan pentingnya menghindari anggapan bahwa seseorang hanya perlu “lebih kuat” atau “berpikir positif”. Dukungan yang tepat dan akses terhadap bantuan profesional dapat menjadi bagian penting dalam proses pertolongan.
Cara Membantu Seseorang yang Menunjukkan Tanda Bahaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343216/original/050175700_1788847502-akhil-nath-EwREyNabbKc-unsplash.jpg)
Perbesar
Jika Anda khawatir seseorang sedang mengalami krisis, jangan mengabaikan perubahan perilakunya. Anda dapat memulai percakapan dengan tenang dan menunjukkan bahwa Anda bersedia mendengarkan.
Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
1. Tanyakan secara langsung
Jika Anda menduga seseorang memiliki pikiran untuk bunuh diri, tanyakan dengan cara yang tenang dan tidak menghakimi. Pertanyaan langsung mengenai kondisi mereka dapat membuka kesempatan untuk berbicara dan mendapatkan bantuan.
2. Dengarkan tanpa menghakimi
Berikan ruang bagi mereka untuk menceritakan apa yang sedang dirasakan. Hindari menyalahkan, meremehkan masalah, atau memberikan nasihat secara terburu-buru.
3. Pastikan mereka tidak sendirian saat berada dalam kondisi berbahaya
Jika seseorang berada dalam situasi krisis atau memiliki risiko segera menyakiti diri, usahakan agar mereka berada bersama orang yang dapat dipercaya dan mendapatkan bantuan profesional secepatnya.
4. Jauhkan akses terhadap benda atau sarana yang dapat digunakan untuk menyakiti diri
WHO memasukkan pembatasan akses terhadap sarana yang dapat digunakan untuk bunuh diri sebagai salah satu intervensi pencegahan berbasis bukti.
5. Hubungkan dengan bantuan profesional
Dorong orang tersebut untuk mendapatkan bantuan dari tenaga kesehatan jiwa atau layanan krisis. Anda tidak harus menangani situasi tersebut sendirian.
Cara Cari Bantuan di Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4813957/original/010805300_1714122420-11.jpeg)
Perbesar
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan psikologis, keputusasaan, atau pikiran untuk mengakhiri hidup, jangan menghadapi kondisi tersebut sendirian. Anda dapat mencari bantuan dari tenaga kesehatan di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Kementerian Kesehatan RI juga menyediakan Healing119, layanan dukungan psikologis awal bagi masyarakat yang mengalami tekanan psikologis, keputusasaan, pikiran bunuh diri, atau berada dalam situasi krisis psikologis. Layanan ini dapat diakses melalui 119 ekstensi 8 atau laman Healing119.id.
Healing119 menyediakan layanan panggilan suara dan chat WhatsApp. Layanan ini berfungsi sebagai pertolongan pertama psikologis dan dapat membantu menghubungkan pengguna dengan layanan profesional lebih lanjut apabila diperlukan.
Jika seseorang berada dalam kondisi darurat atau berisiko segera menyakiti diri, jangan meninggalkannya sendirian. Segera hubungi 119 atau bawa ke IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
KONTAK BANTUAN
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3526369/original/099897100_1627641980-phone-2127_640.jpg)
Perbesar
Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.
Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku
Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.
Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) [email protected]
Pertanyaan dan Jawaban Seputar hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia
Kapan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia diperingati?
Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia atau World Suicide Prevention Day diperingati setiap 10 September untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong upaya pencegahan bunuh diri.
Apa saja tanda peringatan bunuh diri yang perlu diperhatikan?
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain berbicara tentang keinginan untuk mati atau bunuh diri, merasa putus asa atau menjadi beban bagi orang lain, menarik diri dari lingkungan sosial, mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem, serta membereskan urusan pribadi atau berpamitan kepada orang terdekat.
Di mana bisa mencari bantuan jika mengalami krisis atau pikiran untuk bunuh diri?
Anda dapat mencari bantuan dari tenaga kesehatan di Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Kementerian Kesehatan RI juga menyediakan Healing119 yang dapat diakses melalui 119 ekstensi 8 atau laman Healing119.id untuk mendapatkan dukungan psikologis awal. Jika berada dalam kondisi darurat atau berisiko segera menyakiti diri, segera hubungi 119 atau datangi IGD rumah sakit terdekat.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343101/original/055831500_1788844237-4c2a7a4d-6672-4af4-9dde-f1c1d16196dc.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343336/original/063693600_1788851971-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9249634/original/028904200_1783143653-point3d-commercial-imaging-ltd-iPYwrj2CZxE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4696229/original/095929800_1703303448-krl_solo_jogja.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337237/original/012434200_1788238241-GI2iqFB1tx9Bjlq2lwcaKKXSjXK2lSxBOI65XhjR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3258933/original/050240400_1601958570-photo-1571019613454-1cb2f99b2d8b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343017/original/035847800_1788841624-Mencuci_Pakaian_Baru_Sebelum_Memakainya_Apakah_Perlu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2772039/original/021292700_1554698037-sweatblockdotcomsweat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342975/original/087369300_1788839421-HL_usaha.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342934/original/000900100_1788837919-cc71e6cb-8f18-4eff-b661-596030f9cebd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342357/original/066070000_1788767227-pexels-karola-g-6032815.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333853/original/074818000_1787809844-Screenshot__250_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321015/original/052454100_1786423967-Kedung_Sepur_SMT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342310/original/099813300_1788764819-Rumah_Terasa_Lebih_Pengap_setelah_Lama_Tidak_Ditinggali__Karena_Debu_Menumpuk_saat_Tidak_Dihuni.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342914/original/077156200_1788837508-12f8e62b-d54a-4dc8-b868-d6f4175ebafb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342931/original/030517900_1788837900-dhin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342857/original/053563700_1788834950-Cara_membuat_kolam_lele_hemat_tempat_dengan_memanfaatkan_kandang_bekas_yang_bisa_bantu_ketahanan_pangan_keluarga_di_masa_krisis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342199/original/041274400_1788757756-790209212_2054796948657868_7724831315161536411_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342847/original/005836900_1788834287-80a6a765-272c-4d31-b1fd-9ca1d7b21fae.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468618/original/081605500_1767963017-The_Jakmania_Persija-11.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336541/original/057810300_1788165256-2150700358.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5744932/original/052272700_1778643448-11fb065e-6d5a-4a8e-af8c-935083fae6f1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325772/original/012824000_1786935429-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_09.51.49__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336339/original/036670800_1788155727-11bf7afb-d0ee-47d2-a46c-72a1c9954b40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336360/original/068351100_1788156938-Gemini_Generated_Image_vgh6gmvgh6gmvgh6__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336388/original/070866500_1788159552-051f86cb-0545-4991-a7f1-c5730be5aaaf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4242270/original/090051000_1669625532-043199800_1645433192-kevin-wolf-LgZfYaH6OAU-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336595/original/083266200_1788167124-f7575cef-c1ce-4105-bb37-74f1cfe3b27c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335997/original/062436600_1788086219-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336566/original/005951400_1788166224-pexels-anntarazevich-5629138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337890/original/028721700_1788261978-edfxzx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326731/original/044655800_1787034649-01M09H5EZC0CJF22ZHH9BPEA9C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4922986/original/030767500_1724131220-WhatsApp_Image_2024-08-19_at_11.21.08_af746275.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263241/original/026820600_1781870752-Budidaya_Azolla_sebagai_Pakan_Alternatif.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335142/original/082058400_1787912714-ASDFGHGFDDFCDX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336522/original/062149400_1788164466-2.jpg)