15 Ide Lomba 17 Agustus untuk Orang Kantoran yang Seru, Lucu, dan Bikin Kompak

5 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Hari Kemerdekaan di kantor tidak harus selalu diisi dengan upacara atau makan bersama. Mengadakan lomba 17 Agustus bisa menjadi cara sederhana untuk menciptakan suasana yang lebih santai sekaligus mempererat hubungan antarkaryawan. Apalagi setelah menjalani rutinitas pekerjaan yang padat, permainan ringan dan menghibur dapat menjadi kesempatan bagi rekan kerja untuk bersenang-senang, tertawa bersama, dan sejenak melepas penat.

Namun, memilih lomba untuk orang kantoran memang membutuhkan pertimbangan tersendiri. Permainan sebaiknya tidak terlalu sulit, bisa dilakukan di area kantor atau halaman yang tersedia, tidak membutuhkan perlengkapan mahal, serta tetap nyaman diikuti karyawan dengan berbagai usia dan kemampuan. Lomba yang melibatkan kerja sama tim juga menarik karena bukan hanya menghibur, tetapi dapat mendorong komunikasi dan kekompakan di antara rekan kerja.

Jika Anda sedang dipercaya menyiapkan acara HUT RI di kantor dan masih bingung menentukan permainan yang tepat, ada banyak pilihan yang bisa dicoba. Lantas apa saja ide lomba 17 Agustus untuk orang kantoran yang seru, lucu dan bikin kompak? Melansir dari berbagai sumber, Senin (10/8/2026), simak ulasan informasinya berikut ini. 

1. Lomba Memindahkan Karet dengan Sedotan

Lomba memindahkan karet menggunakan sedotan merupakan permainan sederhana yang bisa dilakukan di dalam ruangan maupun halaman kantor. Setiap peserta diberikan satu sedotan yang digunakan untuk mengambil dan memindahkan karet gelang dari satu wadah ke wadah lainnya. Peserta tidak diperbolehkan menggunakan tangan selama permainan berlangsung. Agar lebih seru, lomba dapat dibuat dalam format estafet dengan beberapa anggota dalam satu tim.

Perlengkapan yang dibutuhkan juga sangat sederhana, yaitu sedotan, karet gelang, serta beberapa wadah seperti gelas plastik atau mangkuk kecil. Panitia dapat menentukan jarak antargelas sesuai dengan kondisi tempat. Untuk meningkatkan kesulitan, ukuran karet bisa dibuat berbeda atau jumlah karet yang harus dipindahkan ditambah. Setiap peserta diberi waktu tertentu, misalnya satu atau dua menit, untuk memindahkan karet sebanyak mungkin.

Permainan ini menarik untuk karyawan karena tidak membutuhkan aktivitas fisik berat, tetapi tetap menguji konsentrasi, koordinasi, dan kesabaran. Kesalahan kecil ketika mengambil karet dapat membuat peserta harus mengulang dari awal sehingga sering menimbulkan momen lucu. Jika dilakukan secara beregu, lomba ini juga dapat mendorong peserta untuk saling memberi semangat dan menyusun strategi agar tim memperoleh hasil terbaik.

2. Lomba Estafet Balon

Lomba estafet balon bisa menjadi pilihan bagi kantor yang ingin menghadirkan permainan yang aktif tetapi tetap sederhana. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dengan jumlah anggota yang sama. Balon kemudian harus dipindahkan dari satu peserta ke peserta berikutnya dengan cara tertentu, misalnya dijepit menggunakan tubuh atau dipindahkan tanpa bantuan tangan, hingga mencapai garis finis.

Agar permainan lebih menarik, panitia dapat membuat beberapa variasi aturan. Misalnya, balon harus dijepit di antara punggung dua orang, di antara kepala, atau di antara tubuh dan lengan. Jika balon jatuh, peserta harus kembali ke titik tertentu sebelum melanjutkan permainan. Panitia sebaiknya memilih area yang cukup luas dan aman sehingga peserta dapat bergerak tanpa menabrak meja, kursi, atau peralatan kantor.

Keunggulan lomba ini adalah kemampuannya menciptakan interaksi dan gelak tawa dalam waktu singkat. Peserta harus bekerja sama untuk menjaga balon tetap berada pada posisi yang ditentukan sambil bergerak menuju garis finis. Selain menghibur, permainan ini dapat menjadi sarana membangun kekompakan karena keberhasilan tim sangat bergantung pada komunikasi dan koordinasi antarpeserta.

3. Lomba Tebak Gaya

Tebak gaya merupakan permainan yang cocok untuk karyawan karena dapat dimainkan tanpa perlengkapan yang rumit. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, kemudian satu orang dari setiap kelompok mengambil kata atau situasi yang sudah disiapkan panitia. Peserta tersebut harus memperagakan kata yang diperoleh tanpa berbicara, sedangkan anggota tim lainnya harus menebak jawaban dalam batas waktu tertentu.

Panitia dapat menyiapkan kata-kata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari agar permainan lebih mudah dipahami dan menghibur. Misalnya, kata yang berkaitan dengan profesi, aktivitas di kantor, olahraga, benda sehari-hari, atau tokoh populer. Untuk membuat permainan semakin lucu, panitia dapat memberikan beberapa kata yang sulit diperagakan atau menggunakan istilah yang memiliki lebih dari satu kemungkinan gerakan.

Permainan ini tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam memahami kata, tetapi juga kemampuan berkomunikasi tanpa menggunakan suara. Peserta yang memperagakan kata harus mampu menyampaikan pesan dengan gerakan yang jelas, sedangkan anggota tim harus cepat menangkap maksudnya. Momen ketika peserta memberikan gerakan yang terlalu jauh dari jawaban sering kali justru menjadi bagian paling menghibur dalam permainan.

4. Lomba Joget Balon

Lomba joget balon bisa menjadi permainan ringan yang sangat cocok untuk mencairkan suasana. Dalam permainan ini, peserta dapat berdiri berpasangan dan menjepit balon di antara tubuh mereka, kemudian bergerak mengikuti musik. Ketika musik berhenti, pasangan harus tetap mempertahankan posisi balon agar tidak jatuh. Pasangan yang menjatuhkan balon dapat dinyatakan gugur atau mendapatkan pengurangan nilai.

Panitia dapat menggunakan berbagai jenis musik agar permainan tidak monoton. Musik yang ceria dan memiliki perubahan tempo akan membuat peserta harus menyesuaikan gerakan sambil mempertahankan balon. Jika ingin membuat permainan lebih kompetitif, ukuran balon dapat dibuat berbeda atau peserta diminta melakukan gerakan tertentu ketika musik berhenti.

Selain menghibur, permainan ini dapat membantu menciptakan suasana kantor yang lebih santai. Rekan kerja yang biasanya berinteraksi dalam konteks pekerjaan dapat menikmati aktivitas bersama tanpa tekanan target atau deadline. Namun, panitia sebaiknya memastikan setiap peserta merasa nyaman dan tidak memaksakan bentuk permainan atau pasangan tertentu, sehingga lomba tetap menyenangkan bagi semua orang.

5. Lomba Memasukkan Pensil ke Botol

Lomba memasukkan pensil ke dalam botol merupakan permainan sederhana yang mengandalkan konsentrasi dan koordinasi tubuh. Peserta dapat mengikat sebuah pensil menggunakan tali yang dipasang di bagian belakang pinggang atau tubuh. Tanpa menggunakan tangan untuk mengarahkan pensil, peserta harus berusaha memasukkannya ke dalam botol yang diletakkan di lantai.

Panitia dapat menentukan jarak dan ukuran botol sesuai tingkat kesulitan yang diinginkan. Agar lebih menarik, lomba bisa menggunakan sistem waktu sehingga peserta yang berhasil memasukkan pensil paling cepat menjadi pemenang. Beberapa peserta mungkin membutuhkan banyak percobaan karena harus mengatur gerakan tubuh dengan sangat hati-hati.

Permainan ini hampir selalu menghasilkan situasi yang mengundang tawa karena gerakan peserta terkadang terlihat lucu ketika berusaha mengarahkan pensil. Meski demikian, permainan tetap sederhana dan tidak membutuhkan biaya besar. Lomba ini cocok untuk acara kantor yang memiliki ruang terbatas karena dapat dilakukan di area kecil selama lantainya aman dan cukup luas untuk peserta bergerak.

6. Lomba Tebak Lagu

Tebak lagu dapat menjadi pilihan menarik bagi kantor yang memiliki peserta dari berbagai generasi. Panitia cukup menyiapkan potongan lagu yang familiar, kemudian memutarnya selama beberapa detik. Peserta atau kelompok harus menebak judul lagu, penyanyi, atau melanjutkan lirik yang sengaja dihentikan oleh panitia.

Agar lebih seru, lagu dapat dibagi berdasarkan kategori. Misalnya lagu nasional, lagu populer Indonesia, lagu tahun 2000-an, lagu anak-anak, lagu dangdut, hingga lagu yang sedang populer. Panitia juga dapat mencampurkan lagu dari beberapa generasi agar seluruh karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk menjawab.

Lomba ini dapat menciptakan suasana nostalgia sekaligus membuka kesempatan bagi karyawan untuk mengetahui selera musik rekan kerjanya. Tidak jarang peserta yang awalnya terlihat pendiam justru menjadi paling bersemangat ketika mendengar lagu favoritnya. Selain itu, permainan ini relatif aman dilakukan di dalam ruangan dan tidak membutuhkan perlengkapan selain perangkat pemutar suara.

7. Lomba Estafet Kelereng

Estafet kelereng merupakan permainan klasik yang bisa dimodifikasi agar cocok untuk orang dewasa. Peserta membawa kelereng menggunakan sendok yang digigit atau dipegang sesuai aturan panitia, kemudian berjalan menuju titik tertentu dan kembali untuk menyerahkan giliran kepada anggota berikutnya. Jika kelereng jatuh, peserta harus mengambilnya dan kembali ke titik yang telah ditentukan sebelum melanjutkan permainan.

Untuk acara kantor, panitia dapat membuat sistem beregu agar permainan tidak terlalu lama. Setiap tim bisa terdiri dari empat hingga enam orang tergantung jumlah peserta. Jalur permainan sebaiknya tidak terlalu panjang sehingga peserta tetap dapat menjaga konsentrasi tanpa membuat permainan terlalu melelahkan.

Keseruan lomba ini terletak pada tantangan mempertahankan keseimbangan sambil bergerak cepat. Peserta yang terlalu terburu-buru justru dapat menjatuhkan kelereng dan kehilangan waktu. Karena dilakukan secara estafet, anggota tim juga harus saling mendukung dan menyemangati. Permainan sederhana ini dapat menciptakan suasana kompetitif tanpa memerlukan biaya besar.

8. Lomba Menyusun Menara Gelas

Dalam lomba ini, peserta ditantang menyusun gelas plastik menjadi sebuah menara dengan bentuk atau pola yang telah ditentukan. Setelah berhasil menyusunnya, peserta harus membongkar dan mengembalikan gelas sesuai aturan panitia. Pemenang dapat ditentukan berdasarkan kecepatan atau jumlah susunan yang berhasil dibuat dalam waktu tertentu.

Peralatan yang dibutuhkan hanya gelas plastik dan meja yang cukup stabil. Panitia dapat membuat beberapa tingkat kesulitan, mulai dari susunan sederhana hingga pola piramida yang membutuhkan ketelitian lebih tinggi. Untuk permainan beregu, setiap anggota dapat diberikan giliran untuk menyusun bagian tertentu sehingga komunikasi menjadi bagian penting dari strategi.

Lomba ini cocok untuk kantor karena tidak memerlukan aktivitas fisik yang berat. Peserta tetap harus berkonsentrasi dan bekerja cepat, tetapi dapat melakukannya dalam ruang yang relatif kecil. Jika dilakukan secara kelompok, permainan ini juga dapat melatih koordinasi karena kesalahan satu orang dapat memengaruhi hasil keseluruhan tim.

9. Lomba Balap Sarung

Balap sarung bisa menjadi versi sederhana dari permainan tradisional yang dimodifikasi untuk orang dewasa. Peserta memasukkan kedua kaki ke dalam sarung, kemudian bergerak dari garis start menuju garis finis. Untuk mengurangi risiko terjatuh, panitia sebaiknya menggunakan area yang datar, tidak licin, dan bebas dari benda yang dapat menghalangi pergerakan.

Permainan juga bisa dibuat secara beregu agar lebih menarik. Setelah mencapai titik tertentu, peserta harus menyerahkan sarung kepada anggota berikutnya. Panitia dapat menentukan jumlah putaran berdasarkan jumlah peserta. Jika ruang cukup luas, beberapa tim dapat bertanding secara bersamaan sehingga penonton dapat ikut memberikan dukungan.

Balap sarung biasanya menghasilkan momen lucu karena peserta harus bergerak dengan ruang kaki yang terbatas. Namun, keselamatan tetap harus menjadi prioritas, terutama karena peserta adalah orang dewasa dengan kondisi fisik yang berbeda-beda. Panitia sebaiknya tidak memaksakan peserta untuk berlari cepat dan dapat memilih format berjalan atau melompat ringan sesuai kondisi peserta.

10. Lomba Tebak Benda dalam Kotak

Lomba tebak benda dalam kotak bisa menjadi permainan yang menarik untuk menguji indra peraba peserta. Panitia menyiapkan sebuah kotak tertutup dengan lubang untuk memasukkan tangan. Di dalamnya diletakkan berbagai benda yang aman disentuh, kemudian peserta harus menebak benda tersebut tanpa melihatnya.

Benda yang digunakan sebaiknya mudah ditemukan tetapi memiliki bentuk yang cukup membingungkan ketika hanya dirasakan melalui tangan. Misalnya spons, bola kecil, sendok, penghapus, sikat, mainan, atau perlengkapan kantor. Panitia dapat memberikan batas waktu sekitar 30 detik untuk setiap benda agar permainan berlangsung cepat dan tidak membosankan.

Permainan ini dapat menjadi pilihan bagus untuk kantor karena tidak membutuhkan banyak ruang. Reaksi peserta ketika menyentuh benda yang tidak mereka duga sering kali menjadi bagian paling menghibur. Agar tetap nyaman, panitia sebaiknya tidak menggunakan benda yang tajam, kotor, berbahaya, mudah pecah, atau dapat menimbulkan alergi.

11. Lomba Oper Tepung

Oper tepung merupakan permainan beregu yang membutuhkan koordinasi dan kesabaran. Peserta duduk atau berdiri berurutan, kemudian memindahkan tepung dari wadah pertama ke wadah terakhir menggunakan alat yang telah ditentukan. Dalam versi yang lebih menantang, peserta dapat menggunakan piring kecil atau wadah tertentu di atas kepala sehingga tepung lebih mudah tumpah.

Karena tepung dapat berantakan, permainan ini sebaiknya dilakukan di area terbuka atau tempat yang mudah dibersihkan. Panitia perlu menyiapkan alas, menyediakan tepung dalam jumlah secukupnya, serta memastikan peserta mengetahui aturan sebelum permainan dimulai. Peserta juga sebaiknya menggunakan pakaian yang sesuai dan tidak keberatan jika terkena tepung.

Meskipun terlihat sederhana, permainan ini membutuhkan kerja sama tim yang baik. Peserta harus mengatur kecepatan agar tepung tidak terlalu banyak tumpah tetapi tetap dapat dipindahkan dengan cepat. Hasil akhirnya sering kali mengundang tawa karena bukan hanya wadah tujuan yang terkena tepung, tetapi pakaian dan wajah peserta juga bisa ikut berlumuran tepung.

12. Lomba Estafet Sarung

Estafet sarung merupakan permainan yang mengandalkan kekompakan tim. Beberapa peserta berdiri dalam satu barisan sambil bergandengan tangan. Sebuah sarung harus dipindahkan dari peserta pertama hingga peserta terakhir tanpa melepaskan pegangan tangan. Tim yang paling cepat menyelesaikan perpindahan sarung menjadi pemenang.

Permainan ini tidak membutuhkan perlengkapan mahal karena hanya memerlukan sarung. Tantangan utamanya adalah bagaimana setiap anggota tim dapat melewati sarung tanpa memutus rantai pegangan tangan. Peserta harus bekerja sama mengatur posisi tubuh dan gerakan agar sarung dapat berpindah dengan cepat.

Keseruan lomba biasanya muncul ketika anggota tim berusaha melewati sarung dengan posisi tubuh yang tidak biasa. Selain lucu, permainan ini juga dapat menjadi simbol kekompakan karena seluruh anggota harus bekerja sama untuk menyelesaikan tantangan. Karena melibatkan kontak fisik, panitia sebaiknya memastikan peserta bersedia dan merasa nyaman sebelum permainan dimulai.

13. Lomba Tebak Kata dengan Gerakan

Lomba tebak kata dengan gerakan mirip permainan tebak gaya, tetapi dapat dibuat lebih terstruktur dengan kategori tertentu. Satu peserta mendapatkan kata rahasia dari panitia dan harus memberikan petunjuk melalui gerakan tubuh. Anggota tim lainnya harus menebak kata tersebut dalam waktu yang telah ditentukan tanpa menerima petunjuk verbal.

Kategori kata dapat disesuaikan dengan lingkungan kantor agar lebih mudah dimainkan. Misalnya pekerjaan, peralatan kantor, aktivitas sehari-hari, makanan, olahraga, hingga film atau tokoh populer. Panitia juga dapat memasukkan beberapa kata yang berkaitan dengan dunia kerja seperti rapat, presentasi, lembur, printer, atau deadline agar permainan terasa lebih dekat dengan kehidupan peserta.

Permainan ini dapat menjadi sarana mencairkan suasana karena setiap orang dituntut berani tampil di depan rekan kerja. Bahkan peserta yang biasanya serius saat bekerja bisa menunjukkan sisi humorisnya ketika harus memperagakan kata tertentu. Selain menghibur, permainan juga melatih kemampuan menyampaikan pesan secara nonverbal dan kemampuan anggota tim memahami petunjuk dengan cepat.

14. Lomba Balap Karet dengan Sedotan

Dalam permainan ini, peserta harus memindahkan karet gelang dari satu titik ke titik lainnya hanya menggunakan sedotan. Peserta dapat memasukkan sedotan ke mulut kemudian mengambil karet dengan ujung sedotan untuk dipindahkan. Agar lebih aman dan higienis, setiap peserta sebaiknya menggunakan sedotan baru yang tidak digunakan secara bergantian.

Panitia dapat membuat perlombaan secara individu maupun beregu. Untuk format beregu, peserta pertama memindahkan karet ke wadah berikutnya, kemudian anggota berikutnya melanjutkan. Jumlah karet yang harus dipindahkan dapat disesuaikan dengan durasi acara. Panitia juga bisa memberikan batas waktu agar permainan berlangsung lebih cepat.

Lomba ini terlihat mudah, tetapi ternyata membutuhkan koordinasi mata, mulut, dan tangan yang cukup baik. Peserta mungkin sudah mencoba mengambil karet berkali-kali tetapi tetap gagal, sehingga menciptakan momen lucu bagi peserta maupun penonton. Karena tidak membutuhkan banyak tempat dan biaya, permainan ini cocok dijadikan salah satu lomba tambahan dalam rangkaian acara 17 Agustus di kantor.

15. Lomba Kekompakan Memindahkan Bola

Lomba kekompakan memindahkan bola dapat menjadi permainan penutup yang melibatkan banyak anggota dalam satu tim. Peserta harus memindahkan bola dari titik awal menuju wadah tujuan menggunakan alat sederhana, seperti piring plastik, kardus kecil, atau media lain yang telah ditentukan panitia. Setiap anggota tim memiliki tugas tertentu sehingga keberhasilan sangat bergantung pada koordinasi.

Aturan permainan dapat dibuat fleksibel sesuai tempat dan jumlah peserta. Misalnya, bola harus dipindahkan secara estafet menggunakan piring tanpa disentuh tangan atau harus melewati beberapa titik sebelum mencapai wadah terakhir. Panitia dapat menggunakan bola plastik berukuran kecil agar permainan lebih aman. Tingkat kesulitan juga bisa dinaikkan dengan menambah jarak atau memberikan batas waktu.

Permainan ini cocok untuk menutup rangkaian lomba karena menonjolkan unsur kerja sama dibandingkan kemampuan individu. Peserta harus berkomunikasi, mengatur tempo, dan saling membantu agar bola tidak jatuh. Selain menghasilkan persaingan yang seru, permainan ini dapat memperkuat interaksi antarkaryawan dan membuat perayaan 17 Agustus di kantor terasa lebih berkesan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Lomba 17 Agustus untuk Orang Kantoran

1. Apa saja lomba 17 Agustus yang cocok untuk orang kantoran?

Beberapa pilihan yang bisa dimainkan di kantor antara lain tebak gaya, tebak lagu, estafet sarung, estafet balon, memindahkan karet dengan sedotan, menyusun menara gelas, tebak benda dalam kotak, hingga permainan kekompakan memindahkan bola. Pilih permainan sesuai luas tempat, jumlah peserta, dan waktu yang tersedia.

2. Bagaimana memilih lomba 17 Agustus yang cocok untuk karyawan?

Pilih permainan yang sederhana, aman, tidak membutuhkan aktivitas fisik berlebihan, dan dapat diikuti oleh karyawan dengan berbagai usia. Sebaiknya lomba juga memiliki aturan yang mudah dipahami serta tidak membutuhkan perlengkapan mahal agar persiapannya lebih praktis.

3. Apa lomba 17 Agustus yang bisa dilakukan di dalam kantor?

Tebak lagu, tebak gaya, tebak benda dalam kotak, menyusun menara gelas, memindahkan karet dengan sedotan, dan tebak kata dengan gerakan dapat dilakukan di dalam ruangan. Permainan tersebut relatif membutuhkan ruang yang tidak terlalu besar.

4. Apa lomba 17 Agustus yang bisa meningkatkan kekompakan karyawan?

Lomba beregu seperti estafet sarung, estafet balon, oper tepung, dan memindahkan bola dapat menjadi pilihan. Permainan tersebut mengharuskan peserta berkomunikasi dan mengatur strategi bersama sehingga interaksi antarkaryawan menjadi lebih banyak.

5. Apa lomba 17 Agustus yang lucu untuk orang dewasa?

Tebak gaya, joget balon, memasukkan pensil ke botol, balap sarung, dan tebak kata dengan gerakan biasanya dapat menciptakan banyak momen lucu. Gerakan spontan peserta dan kesulitan menyelesaikan tantangan menjadi bagian yang membuat permainan semakin menghibur.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|