Liputan6.com, Jakarta - Limbah rumah tangga seperti gulungan tisu bekas seringkali luput dari perhatian, padahal memiliki potensi besar untuk diubah menjadi berbagai benda fungsional. Dengan sedikit kreativitas, beragam ide menggunakan gulungan tisu bekas dapat diterapkan guna memberikan nilai guna baru sekaligus mengurangi tumpukan sampah. Pemanfaatan kembali material sederhana ini menjadi solusi praktis yang mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Praktik daur ulang dan upcycling material bekas seperti gulungan tisu toilet berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan. Mengubah barang yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang berguna dapat mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Langkah kecil ini mendorong kesadaran akan pentingnya penggunaan kembali sumber daya.
Berbagai ide kreatif dapat diterapkan untuk mengubah gulungan tisu bekas menjadi kerajinan tangan atau alat bantu fungsional. Dari dekorasi rumah hingga perlengkapan berkebun, potensi gulungan tisu bekas cukup luas. Berikut adalah beberapa ide pemanfaatan gulungan tisu bekas yang dapat dicoba di rumah, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (10/8/2026).
1. Organizer Alat Tulis yang Rapi dan Fungsional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320462/original/047761900_1786351014-dc04a29f-474b-4810-bc5c-8823681dd700.jpg)
Perbesar
Gulungan tisu bekas dapat diubah menjadi tempat pensil atau organizer alat tulis yang praktis di meja kerja. Proses pembuatannya melibatkan penataan beberapa gulungan tisu dalam sebuah wadah atau kotak. Gulungan-gulungan ini kemudian dapat dihias sesuai keinginan.
Untuk membuat organizer, gulungan tisu dapat dibungkus dengan kertas kado atau dicat. Penambahan dekorasi seperti stiker atau pita dapat memberikan sentuhan personal pada organizer. Organizer ini membantu menjaga pensil, pulpen, dan alat tulis lainnya tetap rapi.
Beberapa gulungan tisu dapat direkatkan pada alas kardus untuk membentuk wadah penyimpanan yang lebih kokoh. Organizer ini tidak hanya fungsional tetapi juga menambah daya tarik pada area kerja. Alat tulis menjadi lebih teratur dan mudah dijangkau.
2. Pot Bibit Tanaman Ramah Lingkungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530076/original/024315500_1773391225-unnamed__20_.jpg)
Perbesar
Gulungan tisu bekas dapat berfungsi sebagai pot bibit yang ramah lingkungan. Material kardus pada gulungan tisu dapat terurai secara hayati di dalam tanah. Ini mengurangi stres transplantasi pada tanaman muda karena bibit dapat langsung ditanam bersama potnya.
Untuk membuat pot bibit, gulungan tisu dapat dipotong menjadi dua bagian, lalu diisi dengan media tanam. Benih kemudian ditanam langsung di dalam gulungan tersebut. Saat bibit siap dipindahkan, seluruh gulungan dapat ditanam ke tanah tanpa perlu mengeluarkan bibit dari pot.
Gulungan tisu toilet juga dapat melindungi bibit dari hama seperti ulat tanah. Caranya adalah dengan meletakkan gulungan di sekitar setiap tanaman dan mendorongnya ke dalam tanah. Gulungan akan hancur dalam beberapa minggu, dan bibit akan cukup besar untuk tidak dimakan ulat tanah.
3. Hiasan Dinding Artistik dan Unik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320463/original/051978800_1786351014-f8d3ca28-179d-40fd-9256-8a2766b8ba95.jpg)
Perbesar
Gulungan tisu bekas dapat diubah menjadi hiasan dinding yang unik dan artistik. Dengan menggunting dan memberi warna, dekorasi dari kertas kardus gulungan tisu dapat memperindah ruangan. Bahan ini mudah didapat dan murah, cocok untuk anggaran terbatas.
Proses pembuatannya melibatkan perataan gulungan tisu, lalu memotongnya menjadi beberapa bagian dengan lebar 1-2 cm. Potongan-potongan ini kemudian dapat direkatkan membentuk pola tertentu, seperti bunga atau bintang. Penggunaan cat poster atau cat semprot dapat menambah sentuhan warna.
Hiasan dinding ini dapat digantung atau ditempelkan pada kanvas atau papan kayu. Kreasi ini tidak hanya mendaur ulang material tetapi juga menciptakan dekorasi artistik yang menarik perhatian. Berbagai bentuk dan desain dapat dibuat sesuai imajinasi.
4. Tempat Makan Burung Sederhana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320464/original/082077000_1786351014-11998238129868154020.jpeg)
Perbesar
Gulungan tisu bekas dapat diubah menjadi tempat makan burung sederhana. Aktivitas ini dapat membawa kegembiraan bagi burung-burung di sekitar rumah. Ini juga merupakan cara memanfaatkan gulungan tisu yang akan dibuang.
Cara pembuatannya adalah dengan mengolesi gulungan tisu dengan selai kacang. Setelah itu, gulungan ditaburi biji-bijian burung hingga menempel. Tempat makan burung ini kemudian dapat digantung di pohon menggunakan tali atau benang.
Tempat makan burung ini dapat menarik berbagai jenis burung ke halaman rumah. Ini adalah kegiatan yang melibatkan alam dan memberikan pemandangan yang menyenangkan. Proses pembuatannya juga sederhana dan dapat dilakukan dengan mudah.
5. Penyimpanan Kabel Anti-Kusut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320465/original/007710100_1786351015-8258451925027660308.jpeg)
Perbesar
Kabel yang tidak tertata rapi seringkali menjadi masalah di rumah atau kantor. Gulungan tisu bekas dapat menjadi solusi sederhana untuk menyimpan kabel agar tetap teratur. Ini membantu menghindari kabel kusut dan sulit ditemukan.
Untuk membuat penyimpanan kabel, gulungan tisu dapat digunakan langsung sebagai wadah gulungan kabel. Kabel pengisi daya atau headset dapat digulung dan dimasukkan ke dalam gulungan tisu. Ini menjaga kabel tetap rapi dan mudah diakses.
Beberapa gulungan tisu dapat ditempatkan dalam sebuah kotak sepatu untuk membuat organizer kabel yang lebih besar. Metode ini membantu menata banyak kabel secara efisien. Penggunaan gulungan tisu bekas untuk penyimpanan kabel adalah cara praktis mengurangi kekacauan.
6. Mainan Anak yang Memicu Kreativitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320466/original/012505500_1786351015-Screenshot_2026-08-10_151340.jpg)
Perbesar
Gulungan tisu bekas dapat diubah menjadi berbagai mainan anak yang kreatif. Ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berkreasi dan bermain dengan bahan sederhana. Mainan ini juga dapat menjadi proyek kerajinan yang menyenangkan.
Contoh mainan yang dapat dibuat adalah teropong mainan dengan menggabungkan dua gulungan tisu menggunakan lem atau selotip. Anak-anak dapat menghias teropong ini dengan cat atau spidol sesuai imajinasi mereka. Mainan ini mendukung kreativitas anak dalam bermain.
Gulungan tisu juga dapat diubah menjadi karakter lucu, mobil balap, atau boneka. Dengan sedikit guntingan dan pewarnaan, gulungan tisu dapat menjadi ikan lucu atau penguin. Proyek ini dapat menjadi kegiatan yang edukatif dan menghibur.
7. Kotak Kado Mini Berkesan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320467/original/016524200_1786351015-2a01d6ce-5a15-42d4-8237-5c305e9f913f.jpg)
Perbesar
Gulungan tisu bekas dapat diubah menjadi kotak kado mini yang unik. Kotak ini cocok untuk menyimpan perhiasan kecil atau permen. Ini adalah cara untuk memberikan hadiah dengan sentuhan personal.
Proses pembuatannya melibatkan penekanan gulungan tisu hingga pipih. Kemudian, kedua ujung gulungan dilipat ke dalam untuk menutupnya. Kotak kado ini dapat dihias dengan kertas dekoratif dan pita agar terlihat lebih menarik.
Kotak kado mini ini tidak hanya meningkatkan tampilan hadiah tetapi juga menunjukkan kreativitas. Ini adalah cara sederhana untuk mendaur ulang dan membuat sesuatu yang berkesan. Kotak ini dapat digunakan untuk berbagai acara.
Tanya Jawab Seputar Pemanfaatan Gulungan Tisu Bekas
Q1: Apakah gulungan tisu bekas aman digunakan untuk kerajinan anak?
A1: Ya, gulungan tisu bekas umumnya aman untuk kerajinan anak, terutama jika sudah disimpan beberapa waktu. Beberapa orang memilih untuk membersihkannya terlebih dahulu.
Q2: Bagaimana cara memastikan gulungan tisu bekas tidak berbau atau kotor sebelum digunakan?
A2: Gulungan tisu bekas dapat dibiarkan di udara terbuka selama beberapa waktu agar kering dan bau hilang. Beberapa orang juga memanaskannya di microwave selama beberapa detik.
Q3: Bisakah gulungan tisu bekas digunakan untuk menanam bibit yang lebih besar?
A3: Gulungan tisu bekas lebih cocok untuk bibit kecil atau sebagai pot penyemaian awal. Untuk tanaman yang lebih besar, diperlukan wadah yang lebih kokoh.
Q4: Apakah semua jenis gulungan tisu toilet dapat didaur ulang?
A4: Sebagian besar gulungan tisu toilet terbuat dari kardus yang dapat didaur ulang. Namun, pastikan gulungan tidak mengandung lapisan plastik, tinta warna, atau pelapis mengilap jika ingin digunakan untuk berkebun.
Q5: Apa manfaat utama mendaur ulang gulungan tisu bekas?
A5: Manfaat utama mendaur ulang gulungan tisu bekas adalah mengurangi limbah, mendukung keberlanjutan lingkungan, dan mendorong kreativitas. Ini juga dapat menghemat biaya untuk membeli barang baru.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311539/original/020069700_1785405020-pexels-olia-danilevich-5466800.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320564/original/008881900_1786356026-Gemini_Generated_Image_dvkik7dvkik7dvki.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3529138/original/012483500_1627962520-mufid-majnun-yv6ThE76y_M-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5937005/original/017219700_1778834263-1000035216.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026712/original/006973100_1732780503-cloth-with-hole-middle-that-has-hole-it_72617-533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9319734/original/026952500_1786276588-1000129381.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539832/original/019566600_1774627160-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4941382/original/063515600_1725974504-20240910AA_Timnas_Indonesia_Vs_Australia-13.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320377/original/045618600_1786347942-03e8cfbc-3e37-4007-bf70-cdaef1056912.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320326/original/032675800_1786345197-Lomba_17_Agustus_untuk_Orang_Kantoran__AI_Generated_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/812539/original/092302700_1424162111-FOTO_LIPUTAN6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9308717/original/072213500_1785171234-20260727BS_Timnas_Indonesia_vs_Kamboja_03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4264196/original/013708100_1671268725-Siap-Siap_Penyesuaian_Tarif_Baru_KRL_Jabodetabek_Tahun_Depan-magang-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2514143/original/092528100_1543834653-a-l-l-e-f-v-i-n-i-c-i-u-s-145443-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320361/original/001674800_1786346859-stasiun_poncol_wikipedia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320300/original/087821600_1786344193-11d8afcd-45ab-48a3-8c24-40484aca380e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427764/original/064429900_1764415963-IMG_20251129_154121.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320285/original/073138000_1786343469-Yuzu_oranges__6459456959_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320264/original/073722500_1786342136-0f855500-2cfb-4338-9362-586f268f4f34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5471326/original/075133300_1768283646-John_Herdman_-5.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390115/original/042078200_1761229243-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-04.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4863025/original/074446600_1718303638-3_083A3037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559133/original/096420800_1776519532-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_13.03.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557654/original/051408300_1776350845-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556615/original/026624600_1776261517-Indonesia_v_Malaysia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531939/original/016980900_1773637517-asian-child-girl-play-painting-with-happiness-joyful.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559467/original/050185700_1776576647-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_12.29.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904777/original/070543400_1642301129-pexels-tim-douglas-6205626.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557496/original/099902200_1776332068-1000397949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557733/original/014515900_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-16.jpg)