Liputan6.com, Jakarta - Bagi para pecinta masakan nusantara, noda kuning yang menempel setelah mengolah bumbu seringkali menjadi masalah, sehingga banyak yang mencari cara menghilangkan noda kunyit di tangan dan kuku agar penampilan kembali bersih. Kunyit memang dikenal memiliki zat warna alami bernama kurkumin yang sangat kuat dan sulit larut dalam air biasa. Jika dibiarkan, noda ini bisa bertahan berhari-hari dan membuat kuku terlihat kusam serta tidak terawat.
Pigmen kurkumin yang memberikan warna kuning cerah pada kunyit bersifat lipofilik, yang berarti ia lebih mudah larut dalam lemak atau minyak daripada di dalam air. Itulah alasan mengapa mencuci tangan berkali-kali dengan air mengalir seringkali berakhir sia-sia.
Selain itu, tekstur kuku yang berpori membuat pigmen kunyit mudah "terperangkap" di lapisan keratin. Tanpa bantuan zat pengikat atau pelarut yang tepat, noda tersebut akan tetap menempel hingga lapisan kulit mati terkelupas secara alami. Oleh karena itu, kita membutuhkan bahan yang mampu memecah ikatan pigmen tersebut secara efektif.
Berikut Liputan6.com ulas trik dan bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai cara menghilangkan noda kunyit di tangan dan kuku.
1. Lemon dan Jeruk Nipis
Asam sitrat yang terkandung dalam lemon atau jeruk nipis dikenal sebagai agen pemutih alami yang sangat kuat untuk kulit. Sifat asamnya bekerja dengan cara mengoksidasi pigmen kurkumin sehingga warnanya memudar dengan lebih cepat tanpa merusak jaringan kulit jika digunakan dalam batas wajar.
Penggunaan lemon juga memberikan bonus aroma segar yang dapat menghilangkan bau langu kunyit yang biasanya tertinggal di tangan. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk memaksimalkan penggunaan buah sitrus ini:
- Potong satu buah lemon atau jeruk nipis menjadi dua bagian, lalu gosokkan bagian dalamnya langsung pada area tangan dan kuku yang kuning.
- Peras lemon ke dalam mangkuk kecil, tambahkan sedikit air hangat, dan rendam kuku Anda selama 5 hingga 10 menit.
- Untuk noda yang sangat pekat, taburkan sedikit garam pada irisan lemon sebagai bahan abrasif alami saat menggosok tangan.
- Setelah digosok, segera cuci tangan dengan sabun lembut dan aplikasikan pelembap agar kulit tidak kering akibat paparan asam.
2. Minyak Kelapa dan Minyak Zaitun
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kurkumin adalah zat yang larut dalam lemak. Menggunakan minyak goreng berkualitas tinggi seperti minyak zaitun atau minyak kelapa adalah salah satu metode paling aman dan menghidrasi untuk mengangkat sisa warna kunyit yang membandel di sela-sela jari.
Metode ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang memiliki jenis kulit sensitif atau kering. Alih-alih menggunakan bahan kimia keras, minyak akan melunakkan noda sekaligus memberikan nutrisi ekstra pada kutikula kuku Anda yang mungkin kasar.
- Oleskan Secara Merata: Ambil satu sendok makan minyak kelapa atau minyak zaitun, oleskan ke seluruh telapak tangan dan kuku.
- Pijat Lembut: Lakukan pijatan melingkar selama 2-3 menit, fokuskan pada area kuku dan sela-sela jari yang paling banyak terpapar noda.
- Gunakan Kapas: Lap sisa minyak menggunakan kapas kecantikan atau tisu dapur; Anda akan melihat warna kuning berpindah dari kulit ke kapas tersebut.
- Cuci dengan Sabun: Akhiri dengan mencuci tangan menggunakan sabun cuci tangan untuk menghilangkan residu minyak yang licin.
3. Eksfoliasi dengan Pasta Baking Soda
Baking soda atau natrium bikarbonat adalah bahan serbaguna yang bertindak sebagai ampelas halus (mild abrasive). Tekstur butirannya yang kecil mampu menjangkau hingga ke dalam pori-pori kulit dan mengangkat partikel kunyit yang sudah meresap jauh ke dalam lapisan epidermis.
Namun, perlu diingat bahwa baking soda memiliki sifat basa yang cukup tinggi. Oleh karena itu, penggunaannya harus dibatasi agar tidak mengganggu keseimbangan pH kulit Anda, terutama jika Anda baru saja melakukan eksfoliasi sebelumnya.
- Buat Pasta: Campurkan dua sendok teh baking soda dengan sedikit air hingga membentuk tekstur pasta kental.
- Aplikasi pada Noda: Oleskan pasta tersebut pada bagian tangan dan kuku yang terkena noda kunyit secara merata.
- Gosok Perlahan: Gunakan sikat gigi bekas yang berbulu lembut untuk menggosok area kuku dan bawah kuku guna menjangkau noda tersembunyi.
- Bilas Air Hangat: Cuci bersih dengan air hangat, lalu pastikan Anda menggunakan hand cream atau lotion untuk mengembalikan kelembapan kulit.
4. Susu Cair atau Yoghurt
Mungkin terdengar tidak biasa, namun susu sapi atau yoghurt tawar mengandung asam laktat yang efektif untuk memudarkan pigmentasi pada kulit. Protein dalam susu juga membantu menenangkan kulit yang mungkin mengalami iritasi ringan akibat proses pembersihan sebelumnya.
Metode ini sangat populer di India, negara asal kunyit, karena selain membersihkan, susu juga membuat tangan terasa sangat halus. Ini adalah pilihan terbaik jika Anda ingin menghilangkan noda sambil melakukan perawatan tangan singkat di rumah.
- Rendam Tangan: Tuangkan susu cair dingin atau yoghurt ke dalam wadah, lalu rendam tangan Anda selama sekitar 10 menit.
- Gunakan Kain Halus: Sambil merendam, gosok area yang bernoda menggunakan kain waslap halus agar noda terangkat lebih optimal.
- Padukan dengan Madu: Anda bisa menambahkan sedikit madu jika ingin hasil tangan yang lebih lembut dan bercahaya setelah proses pembersihan.
- Bilas dan Keringkan: Bilas dengan air biasa dan tepuk-tepuk hingga kering dengan handuk lembut.
5. Menggunakan Pasta Gigi Putih
Pasta gigi, terutama jenis yang memiliki klaim whitening (pemutih), mengandung bahan pembersih kerak yang juga efektif untuk mengangkat noda pada kuku. Komposisi di dalam pasta gigi dirancang untuk mengangkat noda eksternal pada enamel gigi, yang secara struktural memiliki kemiripan tertentu dengan keratin kuku.
Pastikan Anda menggunakan pasta gigi jenis pasta (berwarna putih), bukan jenis gel, karena kandungan bahan abrasifnya lebih tinggi. Metode ini sangat praktis dilakukan karena pasta gigi adalah barang yang pasti ada di setiap kamar mandi.
- Oleskan pada Kuku: Ambil sedikit pasta gigi dan ratakan di atas permukaan kuku serta di bawah ujung kuku yang menguning.
- Diamkan Sejenak: Biarkan pasta gigi bekerja selama kurang lebih 2 hingga 3 menit agar zat aktifnya dapat bereaksi dengan pigmen kunyit.
- Sikat Ringan: Gunakan sikat kuku atau sikat gigi bekas untuk menyikat area kuku dengan gerakan memutar yang lembut.
- Bilas Hingga Kesat: Bilas dengan air mengalir sampai benar-benar bersih dan noda kuning memudar.
6. Hand Sanitizer Berbasis Alkohol
Cairan pembersih tangan atau hand sanitizer ternyata tidak hanya berguna untuk membunuh kuman, tetapi juga sangat efektif sebagai pelarut noda organik. Kandungan alkohol (isopropil atau etanol) di dalamnya bekerja dengan cara memecah struktur molekul kurkumin yang menempel kuat pada permukaan kulit.
Metode ini adalah solusi paling praktis jika Anda sedang terburu-buru atau tidak sempat meracik bahan dapur. Alkohol akan mengangkat pigmen kuning dengan cepat sebelum noda tersebut sempat teroksidasi dan menetap lebih lama di lapisan epidermis tangan Anda.
- Tuangkan Secukupnya: Aplikasikan hand sanitizer dalam jumlah yang agak banyak pada telapak tangan yang bernoda.
- Gosok Merata: Gosokkan kedua tangan secara perlahan, berikan tekanan ekstra pada bagian kuku dan ujung jari yang paling kuning.
- Lap dengan Tisu: Sebelum cairan mengering sepenuhnya, segera seka tangan menggunakan tisu kering atau kapas untuk mengangkat pigmen yang telah larut.
- Cuci Tangan: Bilas dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa alkohol agar tidak memicu iritasi jika Anda memiliki kulit sensitif.
7. Ramuan Cuka Apel dan Gula Pasir
Perpaduan antara cuka apel dan gula pasir menciptakan formula ganda yaitu pembersihan kimiawi dan mekanis. Asam asetat dalam cuka membantu melunturkan warna, sementara butiran gula berfungsi sebagai scrub alami yang mengikis sel kulit mati yang telah terwarnai oleh kunyit.
Metode ini sangat disukai karena selain membersihkan, cuka apel juga membantu menyeimbangkan kembali pH kulit setelah terpapar bahan masakan yang bersifat basa. Hasilnya, tangan tidak hanya bersih dari noda kuning tetapi juga terasa lebih halus dan cerah.
- Campurkan Bahan: Campurkan satu sendok makan gula pasir dengan satu sendok teh cuka apel hingga teksturnya seperti pasta kasar.
- Scrubbing: Gosokkan campuran ini ke seluruh bagian tangan dan sikat area kuku dengan gerakan melingkar selama 1-2 menit.
- Diamkan Sejenak: Biarkan kandungan asam meresap selama satu menit sebelum dibilas dengan air hangat.
- Gunakan Pelembap: Karena cuka memiliki aroma yang kuat dan sifat asam, pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun setelahnya dan memakai pelembap.
8. Penggunaan Shaving Cream (Krim Cukur)
Mungkin terdengar unik, namun krim cukur sering digunakan oleh para profesional untuk mengangkat noda warna pada kulit. Krim cukur mengandung bahan pembersih (surfaktan) dan hidrogen peroksida dalam kadar yang sangat rendah, yang cukup kuat untuk mengangkat pigmen kurkumin tanpa merusak kulit.
Tekstur busanya yang padat mampu meresap ke dalam celah-celah kecil di sekitar kutikula kuku yang sulit dijangkau oleh kain atau tangan kosong. Ini adalah cara alternatif yang sangat lembut namun memberikan hasil yang signifikan untuk noda yang baru saja menempel.
- Semprotkan Krim: Oleskan shaving cream secukupnya pada area tangan dan kuku yang terkena noda kunyit.
- Pijat ke Kuku: Pijat busa tersebut ke seluruh jari, pastikan bagian bawah kuku tertutup oleh krim secara merata.
- Diamkan 5 Menit: Biarkan bahan aktif dalam krim bekerja melonggarkan ikatan noda selama beberapa menit.
- Bilas Bersih: Cuci tangan dengan air bersih sambil digosok perlahan menggunakan handuk kecil untuk memastikan semua residu warna terangkat sempurna.
Pentingnya Perawatan Setelah Pembersihan
Setelah mencoba berbagai cara menghilangkan noda kunyit di tangan dan kuku, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah hidrasi. Bahan-bahan seperti lemon, baking soda, maupun pasta gigi cenderung membuat kulit kehilangan minyak alaminya, yang bisa menyebabkan kulit menjadi kering atau bahkan pecah-pecah.
Gunakanlah hand cream yang mengandung vitamin E atau shea butter segera setelah tangan Anda bersih. Selain itu, jika Anda sering berurusan dengan kunyit, pertimbangkan untuk menggunakan sarung tangan latex saat memasak di masa mendatang agar noda tidak lagi menjadi masalah yang mengganggu estetika tangan Anda.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Berapa lama noda kunyit akan hilang jika tidak dibersihkan dengan bahan khusus?
Noda kunyit biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 hingga 4 hari melalui proses pencucian tangan rutin dan pengelupasan kulit alami.
Apakah aman menggunakan cairan pemutih pakaian (bleach) untuk tangan?
Sangat tidak disarankan. Pemutih pakaian mengandung bahan kimia keras yang dapat menyebabkan iritasi parah, luka bakar kimia, atau kerusakan permanen pada jaringan kulit.
Bahan apa yang paling cepat menghilangkan noda kunyit di kuku?
Kombinasi pasta gigi pemutih dan air perasan lemon adalah yang paling efektif karena bekerja langsung pada lapisan keratin kuku.
Apakah noda kunyit bisa merusak kuku secara permanen?
Tidak, kunyit hanya memberikan noda pada permukaan luar (eksternal). Seiring kuku tumbuh dan Anda rajin membersihkannya, noda tersebut akan hilang sepenuhnya.
Bagaimana cara mencegah noda kunyit menempel di tangan saat memasak?
Gunakan sarung tangan plastik sekali pakai atau oleskan sedikit minyak goreng pada tangan sebelum mulai memarut atau memotong kunyit agar pigmen tidak langsung menyerap ke pori-pori.

2 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369678/original/059378500_1759477263-unnamed__28_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491258/original/036428100_1770089338-Cara_Mengatasi_Serbet_Dapur_yang_Bau_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492317/original/002809000_1770167373-ilustrasi_mesin_tetas__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491666/original/097658500_1770103590-nasi_vs_roti.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491334/original/062858900_1770092535-ikan_mujair__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471177/original/042654000_1768279584-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5321610/original/003380400_1755677124-20250816AA_Persita_Tangerang_vs_Persebaya_Surabaya-22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470658/original/003963100_1768213819-jajanan_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491252/original/016668600_1770089037-Tanaman_Dipangkas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492252/original/090097900_1770135106-WhatsApp_Image_2026-02-03_at_22.59.38__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4882184/original/009116800_1719999960-20240703AA_Piala_AFF_U-16_Indonesia_Vs_Vietnam-18.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3582786/original/040523200_1632538977-241313979_4501473943230084_3176543145038772813_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5057121/original/094312600_1734578345-Screenshot_2024-12-19_101300.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491255/original/003300700_1770089294-Cara_Mengatasi_Serbet_Dapur_yang_Bau_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491884/original/066586900_1770109840-Kanibalisme_Jangkrik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5492164/original/068823000_1770125289-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Vietnam_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-04.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)