Liputan6.com, Jakarta - Manajemen pakan merupakan salah satu pilar utama dalam kesuksesan usaha peternakan ayam, baik untuk produksi daging maupun telur. Pola pakan yang tepat tidak hanya menentukan kualitas produk akhir, tetapi juga efisiensi keseluruhan operasional peternakan. Mengingat biaya pakan dapat mencapai 70 hingga 77 persen dari total biaya produksi, strategi pemberian pakan yang cermat menjadi sangat krusial untuk mencapai hasil optimal.
Setiap fase pertumbuhan ayam memiliki kebutuhan nutrisi yang spesifik dan berbeda, yang harus dipenuhi secara akurat. Kekurangan nutrisi esensial pada tahap tertentu dapat menghambat pertumbuhan, menurunkan kesehatan ayam, dan pada akhirnya berdampak negatif pada hasil produksi yang diharapkan. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang kebutuhan gizi ayam pada setiap siklus hidupnya adalah kunci.
Artikel ini akan mengupas tuntas terkait pola pakan ayam agar daging mereka berkualitas, mulai dari prinsip umum hingga detail kebutuhan nutrisi spesifik untuk ayam pedaging dan petelur. Dengan menerapkan panduan ini, peternak diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan profitabilitas usahanya secara signifikan.
Prinsip Dasar Nutrisi Ayam
Pemberian pakan pada ayam harus didasarkan pada prinsip penyesuaian nutrisi sesuai fase pertumbuhannya. Setiap tahapan perkembangan ayam, mulai dari anakan hingga dewasa, menuntut komposisi gizi yang berbeda untuk mendukung fungsi biologisnya. Kebutuhan nutrisi yang tidak terpenuhi secara tepat dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan dan penurunan performa.
Kurangnya asupan nutrisi yang memadai dapat secara signifikan menghambat laju pertumbuhan ayam, mengurangi daya tahan tubuh, dan membuat ayam lebih rentan terhadap penyakit. Lebih jauh lagi, defisiensi nutrisi ini akan berdampak langsung pada kualitas dan kuantitas hasil produksi, baik itu daging maupun telur. Oleh karena itu, pemahaman akan kebutuhan gizi spesifik per fase adalah fondasi utama manajemen pakan yang sukses.
Penelitian menunjukkan bahwa setiap fase pertumbuhan memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, dan kurangnya nutrisi yang tepat dapat menghambat pertumbuhan, mengurangi kesehatan ayam, dan bahkan berdampak negatif pada hasil panen. Dengan demikian, formulasi pakan yang disesuaikan menjadi sangat penting untuk memastikan ayam tumbuh optimal dan sehat.
Pola Pakan Ayam Pedaging: Fase Krusial Pertumbuhan
Ayam pedaging atau broiler dibudidayakan dengan tujuan utama menghasilkan daging dalam periode waktu yang relatif singkat, biasanya antara 5 hingga 7 minggu. Untuk mencapai target pertumbuhan yang cepat dan kualitas daging yang optimal, pola pakan ayam pedaging dibagi menjadi beberapa fase yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi spesifik.
Fase Pre-Starter (0-7 Hari)
Pada fase awal ini, fokus utama adalah mendukung pertumbuhan awal yang sangat cepat, perkembangan organ vital, dan pembentukan sistem kekebalan tubuh. Pakan harus mengandung protein tinggi (22-24%) dan energi tinggi (sekitar 2900 kkal/kg), dilengkapi dengan vitamin dan mineral esensial. Pakan berpartikel kecil (fine crumble) diberikan secara ad libitum, dengan jumlah sekitar 13-17 gram per ekor per hari, untuk merangsang nafsu makan anak ayam.
Fase Starter (8-21 Hari)
Setelah fase pre-starter, ayam memasuki fase starter di mana pertumbuhan sel dan pembesaran organ tubuh terus berlanjut. Kebutuhan protein sedikit menurun menjadi sekitar 20-22%, namun energi meningkat menjadi sekitar 3000 kkal/kg. Asupan kalsium dan fosfor yang cukup sangat penting untuk perkembangan tulang yang kuat. Pakan jenis crumble atau pelet kecil diberikan sekitar 33-43 gram per ekor per hari pada umur 8-14 hari.
Fase Finisher (22 Hari - Panen)
Fase finisher adalah tahap akhir sebelum panen, di mana proses perbanyakan sel mulai melambat dan fokus beralih ke pembentukan daging. Kebutuhan protein sedikit lebih rendah (18-20%), tetapi energi metabolisme tetap tinggi, sekitar 3100 kkal/kg. Pakan jenis pelet atau crumble yang lebih besar diberikan sekitar 65-91 gram per ekor per hari. Standar Nasional Indonesia (SNI) 8173.3:2015 mensyaratkan pakan finisher memiliki protein kasar minimal 19% dan energi metabolis minimal 3100 kkal/kg.
Pola Pakan Ayam Petelur: Dukungan Nutrisi untuk Produksi Optimal
Ayam petelur memiliki kebutuhan nutrisi yang sangat spesifik karena fokus utamanya adalah produksi telur berkualitas. Pola pakan yang dirancang khusus akan mendukung pembentukan telur yang baik dan menjaga kesehatan ayam selama periode produksi yang panjang.
Fase Starter (0-6 Minggu)
Pada fase starter ayam petelur, kebutuhan protein adalah yang tertinggi dibandingkan fase lain, berkisar 18-23%, dengan energi metabolisme sekitar 2850-2900 kkal/kg. Nutrisi penting lainnya seperti lisin, metionin, sistin, fosfor, dan kalsium juga diperlukan untuk mendukung perbanyakan dan pertumbuhan sel yang tinggi. Pakan pre-starter layer (protein 23% untuk 1-4 minggu) dan starter layer (protein 20-21% untuk 5-6 minggu) umumnya diberikan dalam bentuk crumble secara ad libitum.
Fase Grower (6-12 Minggu)
Memasuki fase grower, kebutuhan protein sedikit berkurang menjadi sekitar 14.5-18%, dengan energi metabolisme sekitar 2750-2800 kkal/kg. Pada tahap ini, perkembangan dan pembesaran sel-sel organ tubuh terus berlanjut. Penting untuk menghindari kelebihan protein yang dapat menyebabkan deposit lemak pada saluran reproduksi, berpotensi memicu dewasa kelamin dini atau tingkat kematian tinggi saat masa produksi telur.
Fase Layer (Di atas 18 Minggu)
Fase layer adalah puncak produksi telur, sehingga kebutuhan nutrisi sangat tinggi untuk memaksimalkan hasil dan kualitas cangkang. Ayam membutuhkan protein minimal 16-18% dan energi metabolisme sekitar 2850 kkal/kg, dengan kalsium sangat krusial mencapai 3-4% untuk pembentukan cangkang telur yang kuat. Asam amino esensial juga penting untuk produksi telur maksimal. Pemberian pakan berkisar 100-120 gram per ekor per hari, disesuaikan dengan jenis ayam, suhu lingkungan, umur, dan bobot badan, sesuai SNI 2016 yang mensyaratkan protein kasar minimal 16.50%.
Komponen Nutrisi Esensial dalam Pakan Ayam
Pakan yang berkualitas tinggi harus mengandung semua zat-zat makanan yang diperlukan oleh ayam dalam jumlah yang cukup dan seimbang. Keseimbangan nutrisi ini sangat vital untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ayam secara keseluruhan. Komponen utama pakan meliputi protein, energi, vitamin, mineral, dan asam amino.
- Protein: Merupakan fondasi utama dalam pembentukan jaringan tubuh, otot, dan telur. Kebutuhan protein bervariasi signifikan antar fase pertumbuhan dan jenis ayam.
- Energi: Esensial untuk semua aktivitas fisik, pertumbuhan, menjaga suhu tubuh, dan berbagai reaksi metabolik. Sumber energi utama biasanya berasal dari karbohidrat dan lemak yang terkandung dalam pakan.
- Vitamin: Berperan penting dalam mendukung berbagai fungsi tubuh, menjaga kesehatan, dan meningkatkan daya tahan ayam terhadap penyakit.
- Mineral: Seperti kalsium dan fosfor, sangat krusial untuk pembentukan tulang yang kuat pada ayam pedaging dan cangkang telur yang berkualitas pada ayam petelur.
- Asam Amino: Senyawa organik ini, termasuk lisin, metionin, dan sistin, merupakan blok bangunan protein yang esensial untuk pertumbuhan optimal dan produksi telur yang maksimal.
Memastikan semua komponen ini tersedia dalam proporsi yang tepat adalah kunci untuk mencapai Pola Pakan Ayam yang Tepat untuk Hasil Daging dan Telur Berkualitas.
Strategi Manajemen Pemberian Pakan yang Efektif
Manajemen pemberian pakan yang efektif tidak hanya berfokus pada komposisi nutrisi, tetapi juga pada aspek kualitas, kuantitas, jadwal, dan bentuk pakan. Pendekatan holistik ini memastikan bahwa ayam menerima nutrisi yang dibutuhkan secara optimal, meminimalkan pemborosan, dan mendukung kesehatan ternak.
Kualitas ransum sangat ditentukan oleh kualitas bahan baku yang digunakan; pakan berkualitas akan memiliki kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ayam. Kuantitas pakan juga harus diperhatikan agar kebutuhan nutrisi terpenuhi tanpa menyebabkan pemborosan. Pemberian pakan yang teratur, misalnya 2-3 kali sehari untuk ayam petelur, dapat menjaga nafsu makan ayam tetap stabil dan optimal.
Bentuk pakan juga memegang peranan penting. Pakan berbentuk tepung (mash) cocok untuk anakan karena mudah dicerna, sementara pakan crumble ideal untuk masa pertumbuhan (starter dan grower) karena merangsang pencernaan. Untuk ayam dewasa (finisher dan layer), pakan pelet lebih disarankan karena minim limbah dan membantu kekuatan pencernaan. Selain itu, ketersediaan air minum yang bersih dan segar adalah komponen yang tak kalah penting dalam manajemen pakan yang baik.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa perbedaan pola pakan ayam pedaging dan ayam petelur?
Ayam pedaging membutuhkan pakan tinggi energi dan protein untuk pertumbuhan cepat daging, sedangkan ayam petelur memerlukan pakan seimbang dengan kalsium tinggi untuk mendukung produksi dan kualitas telur.
2. Mengapa pakan ayam harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan?
Karena setiap fase pertumbuhan ayam memiliki kebutuhan nutrisi berbeda. Pakan yang tidak sesuai fase dapat menghambat pertumbuhan, menurunkan kesehatan ayam, dan mengurangi hasil daging atau telur.
3. Berapa persen protein yang dibutuhkan ayam agar hasil optimal?
Kebutuhan protein bervariasi, mulai dari 22–24% pada fase awal ayam pedaging, sekitar 18–20% pada fase finisher, dan 16–18% pada ayam petelur fase produksi telur.
4. Apa dampak kekurangan nutrisi pada ayam ternak?
Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan pertumbuhan lambat, daya tahan tubuh menurun, ayam mudah sakit, serta hasil produksi daging dan telur menjadi tidak maksimal.
5. Apakah bentuk pakan memengaruhi hasil produksi ayam?
Ya. Bentuk pakan seperti mash, crumble, atau pelet memengaruhi tingkat konsumsi dan efisiensi pakan. Pelet umumnya lebih efisien untuk ayam dewasa karena mengurangi pemborosan dan meningkatkan konversi pakan.

3 hours ago
23
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5057121/original/094312600_1734578345-Screenshot_2024-12-19_101300.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491255/original/003300700_1770089294-Cara_Mengatasi_Serbet_Dapur_yang_Bau_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491884/original/066586900_1770109840-Kanibalisme_Jangkrik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491831/original/082506300_1770107713-buka_puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491679/original/043884100_1770103770-Cucak_Ijo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481421/original/036756900_1769128515-Untitled_design__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491576/original/032822800_1770100262-Penataan_Berundak_Tangga_Semen__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489755/original/043626800_1769931236-InShot_20260201_143209720.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5490961/original/008220300_1770034801-20260122AA_GIilberto_SIlva-08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491533/original/041240700_1770098853-roti_tawar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5492078/original/013036000_1770118922-1000242856.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491990/original/085992100_1770112978-unnamed-51.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3510586/original/098300500_1626253938-dedi_kusnandar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491521/original/038351500_1770098566-cara_menanam_kacang_tanah_di_galon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491964/original/056402000_1770112522-bibit_tabulampot_vitra.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5416875/original/004239400_1763473471-InShot_20251118_201720793.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471243/original/044133800_1768281435-Pilih_Bibit_Unggul_dari_Stek_Batang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344858/original/067142400_1757495292-1000212024.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463879/original/035379600_1767673067-Jualan_es_buah_di_bulan_Ramadhan__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)