Liputan6.com, Jakarta - Bibit tabulampot merupakan kunci penting keberhasilan pohon yang akan berbuah lebat. Di sebuah kebun di kawasan Yogyakarta, Vitra Dani Fernada memulai perjalanannya dalam dunia Tabulampot (Tanaman Buah dalam Pot) dari hal yang sangat sederhana, yakni biji-biji sisa buah. Jambu, alpukat, anggur Brazil, semua dimulai dari sekadar iseng menyemai biji di polybag kecil.
"Saya bukan sarjana pertanian, bukan juga dari hobi sejak kecil. Ini murni dari iseng-iseng yang lama-lama jadi candu positif," ujar Vitra dengan tawa ringan saat berbagi cerita kepada reporter Liputan6.com pada Minggu (1/2/2026).
Sebelas tahun berlalu, kebun miliknya kini menjadi rujukan bagi mereka yang inginbelajar menanam buah dalam pot. Rahasia di balik kesuksesannya? Filosofi sederhana yang ia pegang teguh.
"Bibit yang hebat lahir dari akar yang kuat, bukan dari paksaan pupuk," katanya.
Baginya, pembibitan adalah fase paling kritis yang menentukan kesuksesan Tabulampot. Tanpa fondasi akar yang kokoh, tanaman tidak akan pernah produktif, sebesar apa pun pot yang digunakan atau sebanyak apa pun pupuk yang diberikan.
Dalam wawancara mendalam, Vitra membagikan proses pembibitan yang ia kembangkan sendiri melalui trial and error. Dari semai biji, sistem pot bertahap, hingga penyambungan (grafting) dengan indukan unggul. Semua dirancang untukmenghasilkan tanaman buah yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga rajin berbuah dalamruang yang terbatas.
Memilih dan Menyemai Biji untuk Batang Bawah
Langkah pertama dalam pembibitan Tabulampot adalah memilih biji yang tepat. Vitra menekankan pentingnya menggunakan biji dari buah yang matang sempurna dan sehat. Di sinilah keunikan metode Vitra. Berbeda dengan banyak petani yang langsung memberikan pupuk sejak awal, ia justru membuat media semai yang polos, yakni campuran tanah subur dan sekam mentah tanpa tambahan pupuk sama sekali.
"Media tanam untuk pembibitan dibuat polos karena tidak semua jenis tanaman bisa menerima pupuk sejak awal," jelas Vitra.
Lebih dari sekadar pencegahan, pendekatan ini juga melatih akar untuk mencari nutrisi sendiri. Tanpa pupuk instan, akar dipaksa untuk mekar dan menjelajah media tanam, membentuk sistem perakaran yang kuat sejak dini. Sistem akar yang dikembangkan dalam kondisi minim hara cenderung lebih adaptif dan tahan terhadap stres lingkungan.
Perawatan rutin meliputi penyiraman lembut setiap 2-3 hari sekali, cukup untuk menjaga kelembapan tanpa membuat media becek. Penempatan juga penting, bibit harus berada di area teduh, terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung.
Biji umumnya mulai berkecambah dalam 2-3 minggu, meskipun beberapa jenis seperti durian bisa memakan waktu hingga 4-6 minggu. Tanda bibit siap dipindah adalah ketika daun sejati pertama sudah muncul dan batang mulai mengeras.
Sistem Pot Bertahap untuk Pembesaran Bibit
Salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan pemula adalah memindahkan bibit langsung dari polybag kecil ke pot besar. "Kalau dari kecil-kecil langsung dipindah kepot yang besar, itu sangat kasihan. Pertumbuhannya tidak gendut, tidak besar, tapimalah meninggi," tegas Vitra.
Fenomena ini terjadi karena akar yang seharusnya mekar dan membentuk struktur kuat justru merambat jauh mencari batas pot, membuat tanaman fokus tumbuh ke atas tanpa fondasi yang kokoh. Sistem bertahap yang dianjurkan Vitra adalah: Polybag kecil (semai) → Polybag medium/Planter bag → Pot permanen.
Setiap tahap perpindahan memberikan ruang yang cukup untuk akar berkembang, tetapi tidak berlebihan sehingga akar tetap terstimulasi untuk mekar maksimal.
Vitra memberikan indikator visual yang mudah dikenali yang menunjukkan waktu yang tepat untuk memindah tanaman ke dalam pot yang lebih besar. "Lihat saja lubang drainase di bawahpolybag. Kalau akar sudah mulai keluar dari sana, itu tandanya bibit sudah siap pindah," jelasnya.
Tanda lain adalah media yang terlihat terlalu padat atau tanaman yang pertumbuhannya mulai melambat meski perawatan sudah optimal. Teknik memindahkan pun harus dilakukan dengan hati-hati. "Sobek polybagnya perlahan-lahan, jangan sampai akar putus. Akar yang putus bisa bikin tanaman stres dan pertumbuhannya terhambat," ujarnya.
Untuk pot peralihan (planter bag atau pot medium), komposisi media mulai sedikit berbeda. Vitra mencampurkan tanah subur, sekam (sebagian dibakar untuk meningkatkan porositas), dan sedikit dolomit untuk mengatur pH tanah. "Dolomit itu penting untuk menetralisir keasaman tanah, terutama kalau kita pakai pupuk kandang nanti," jelasnya.
Penyambungan (Grafting) dengan Indukan Unggul
Setelah batang bawah cukup kuat, langkah selanjutnya adalah penyambungan atau grafting. Ini adalah kunci untuk mendapatkan tanaman tabulampot yang produktif. "Saya sambung sendiri semua bibit saya," kata Vitra.
Waktu terbaik untuk menyambung adalah ketika batang bawah sudah mencapai diameter sebesar pensil atau sekitar 0,5-0,8 cm, biasanya pada usia 6-8 bulan setelah semai. Vitra hanya mengambil entres (cabang untuk disambung) dari tanaman yang sudah terbukti berbuah berkali-kali dan memiliki produktivitas tinggi.
"Indukan harus sehat, sudah pernah berbuah, dan buahnya bagus. Kalau indukannya bagus, sambungannya pasti bagus juga," jelasnya. Misalnya, untukanggur Brazil, ia mengambil entres dari pohon yang pernah menghasilkan 27 kg buah dalam satu musim.
Teknik sambung sisip (side grafting) adalah metode yang paling sering digunakan Vitrauntuk Tabulampot. Langkah-langkahnya:
- Pilih batang bawah yang sehat dan entres dari indukan unggul.
- Buat sayatan miring (sekitar 45 derajat) pada batang bawah.
- Potong entres dengan sayatan yang sesuai, pastikan kambiumnya (lapisan hijau di bawah kulit) bisa menempel sempurna.
- Ikat rapat dengan plastik okulasi atau tali rafia, pastikan tidak ada celah yang bisa kemasukan air atau udara.
- Bungkus sambungan dengan plastik transparan untuk menjaga kelembaban.
Perawatan Bibit Menuju Siap Produktif
Tentang pemupukan Vitra menyarankan untuk jangan terburu-buru. "Setelah bibit dipindah ke pot, tunggu paling tidak 2-3 bulan. Itu baru bisa dikasih pupuk," jelasnya.
Penundaan ini memberi waktu bagi akar untuk benar-benar menyebar dan beradaptasi dengan media baru. Jika pupuk diberikan terlalu cepat, akar yang belum siap bisa mengalami stre. Jenis pupuk yang aman untuk bibit adalah pupuk kandang, khususnya kotoran kambing yang sudah difermentasi sempurna. "Saya ambil dari kandang, lalu fermentasi pakai dolomit," ujar Vitra.
FAQ Seputar Pembibitan Tabulampot
Q: Bisakah langsung menanam bibit cangkok/okulasi jadi ke pot besar?
A: Bisa, tetapi risiko stres lebih tinggi. Bibit cangkok atau okulasi jadi memang sudah memiliki sistem akar yang lebih matang dibanding hasil semai biji, sehingga bisa langsung ditanam di pot yang lebih besar. Namun, sistem bertahap dari Vitra tetap lebih disarankan untuk hasil optimal karena memberikan waktu bagi akar untuk beradaptasi secara bertahap dengan volume media yang lebih besar.
Q: Apakah semua jenis buah harus disemai dari biji dulu?
A: Idealnya, ya, untuk mendapatkan kekuatan akar yang maksimal. Namun, untuk tanaman tertentu seperti anggur atau markisa, metode stek batang yang kuat juga bisa digunakan. Stek menghasilkan tanaman yang identik dengan induknya dan lebih cepat berbuah, tetapi sistem perakarannya mungkin tidak sekuat hasil semai biji. Pilihan metode tergantung pada prioritas: kecepatan berbuah atau kekuatan jangka panjang.
Q: Mengapa biji yang disemai kadang tidak tumbuh seragam?
A: Kualitas biji, kedalaman tanam, dan kelembaban media yang tidak konsisten adalah penyebab umum. Biji dari buah yang belum matang sempurna atau yang disimpan terlalu lama akan memiliki daya kecambah rendah. Selain itu, jika kedalaman tanam tidak seragam, biji yang terlalu dalam akan terlambat berkecambah atau bahkan busuk. Vitra menyarankan untuk selalu menyemai lebih banyak dari kebutuhan untuk mengantisipasi tingkat kegagalan tertentu.
Q: Berapa lama total proses dari semai biji sampai bibit siap ditanam di pot akhir Tabulampot?
A: Sekitar 8 bulan hingga 1 tahun, tergantung jenis tanaman. Misalnya, jeruk dan jambu bisa lebih cepat (6-8 bulan), sementara durian atau alpukat bisa memakan waktu hingga 12 bulan atau lebih. Kesabaran di fase ini sangat menentukan keberhasilan jangka panjang.
Q: Bagaimana jika bibit sudah disambung tapi tidak kunjung tumbuh tunas baru?
A: Kemungkinan besar sambungan gagal. Periksa ikatan sambungan: apakah terlalu kencang sehingga merusak kambium, atau justru terlalu longgar sehingga kemasukan air dan jamur. Jika sambungan memang gagal (entres kering atau busuk), bisa diulang dengan menggunakan batang bawah yang sama, asalkan batang bawah masih sehatdan cukup kuat. Vitra menekankan pentingnya kehati-hatian saat menyambung dan menjaga kebersihan alat untuk mengurangi risiko kegagalan

3 hours ago
26
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5057121/original/094312600_1734578345-Screenshot_2024-12-19_101300.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491255/original/003300700_1770089294-Cara_Mengatasi_Serbet_Dapur_yang_Bau_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491884/original/066586900_1770109840-Kanibalisme_Jangkrik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491831/original/082506300_1770107713-buka_puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491679/original/043884100_1770103770-Cucak_Ijo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481421/original/036756900_1769128515-Untitled_design__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491576/original/032822800_1770100262-Penataan_Berundak_Tangga_Semen__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489755/original/043626800_1769931236-InShot_20260201_143209720.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5490961/original/008220300_1770034801-20260122AA_GIilberto_SIlva-08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491533/original/041240700_1770098853-roti_tawar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5492078/original/013036000_1770118922-1000242856.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491990/original/085992100_1770112978-unnamed-51.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3510586/original/098300500_1626253938-dedi_kusnandar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491521/original/038351500_1770098566-cara_menanam_kacang_tanah_di_galon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363427/original/049846500_1758940824-e2f045cef55b9b5d5c37659a88a3831b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5416875/original/004239400_1763473471-InShot_20251118_201720793.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471243/original/044133800_1768281435-Pilih_Bibit_Unggul_dari_Stek_Batang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344858/original/067142400_1757495292-1000212024.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463879/original/035379600_1767673067-Jualan_es_buah_di_bulan_Ramadhan__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)