Liputan6.com, Jakarta - Spons cuci piring sering dianggap sepele, padahal benda kecil ini bisa menjadi sarang kuman jika tidak dibersihkan dengan benar. Setiap hari spons digunakan untuk membersihkan sisa makanan, minyak, dan kotoran yang menempel di peralatan dapur. Kondisi lembap dan penuh residu membuat bakteri mudah berkembang biak di dalamnya.
Banyak orang hanya membilas spons setelah digunakan tanpa membersihkannya secara menyeluruh. Kebiasaan ini membuat kuman tetap hidup dan bahkan semakin bertambah dari hari ke hari. Jika spons tidak dirawat dengan benar, risiko kontaminasi silang ke piring dan alat makan pun meningkat. Berikut tips mencuci spons piring yang benar agar mengurangi kuman dan memperpanjang umur pakai spons, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (4/2/2026).
1. Bilas Spons dengan Air Mengalir Setelah Digunakan
Salah satu tips mencuci spons paling dasar adalah selalu membilasnya setelah selesai dipakai. Air mengalir membantu menghilangkan sisa makanan dan sabun yang masih menempel di serat spons. Langkah ini mencegah kotoran mengendap dan menjadi sumber bakteri. Jangan lupa untuk memeras spons hingga tidak ada busa yang tersisa.
Setelah dibilas, pastikan spons benar-benar bersih dari minyak. Minyak yang tertinggal bisa membuat spons terasa licin dan sulit kering. Kondisi ini mempercepat pertumbuhan kuman di dalam spons. Dengan membilas secara menyeluruh, spons akan lebih higienis untuk penggunaan berikutnya.
2. Gunakan Air Panas untuk Membunuh Kuman
Air panas dikenal efektif untuk membantu membunuh bakteri yang menempel pada spons. Salah satu tips mencuci spons yang bisa dilakukan adalah merendamnya dalam air panas selama beberapa menit. Suhu tinggi membantu menghancurkan mikroorganisme penyebab bau dan penyakit. Cara ini cukup sederhana dan bisa dilakukan setiap hari.
Namun, pastikan spons yang digunakan tahan panas agar tidak cepat rusak. Setelah direndam, bilas kembali spons dengan air bersih. Peras hingga kering sebelum disimpan agar tidak lembap. Dengan metode ini, kebersihan spons cuci piring bisa lebih terjaga.
3. Cuci Spons Menggunakan Sabun atau Cairan Antibakteri
Menggunakan sabun atau cairan antibakteri menjadi tips mencuci spons yang efektif untuk membersihkan kotoran membandel. Gosok spons dengan sabun sambil diremas-remas agar cairan pembersih masuk ke seluruh bagian. Proses ini membantu mengangkat sisa lemak dan bakteri. Lakukan dengan perlahan agar spons tidak cepat rusak.
Setelah dicuci, bilas spons sampai benar-benar bersih dari sabun. Sisa sabun yang tertinggal bisa membuat spons licin dan tidak nyaman digunakan. Pastikan spons tidak berbau sebelum disimpan. Cara ini cocok diterapkan secara rutin untuk menjaga kebersihan spons.
4. Rendam Spons dengan Larutan Cuka atau Garam
Larutan alami seperti cuka atau garam bisa dimanfaatkan sebagai tips mencuci spons cuci piring. Cuka memiliki sifat antibakteri yang membantu mengurangi jumlah kuman. Sementara itu, garam membantu menyerap bau tidak sedap yang muncul pada spons. Rendam spons selama 10–15 menit agar hasilnya maksimal.
Setelah direndam, bilas spons dengan air mengalir hingga bersih. Peras dan keringkan spons sebelum digunakan kembali. Metode ini aman dan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia keras. Selain bersih, spons juga akan terasa lebih segar.
5. Keringkan Spons di Tempat Terbuka dan Tidak Lembap
Mengeringkan spons adalah bagian penting dari tips mencuci spons yang sering diabaikan. Spons yang dibiarkan lembap lebih cepat menjadi sarang bakteri. Pastikan spons diletakkan di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari menaruh spons di dasar wastafel.
Jika memungkinkan, gunakan tempat khusus spons yang memiliki lubang drainase. Dengan begitu, air tidak menggenang di dalam spons. Spons yang kering akan lebih awet dan higienis. Kebiasaan sederhana ini berdampak besar pada kebersihan dapur.
6. Pisahkan Spons untuk Fungsi yang Berbeda
Menggunakan satu spons untuk semua keperluan bisa meningkatkan risiko penyebaran kuman. Salah satu tips mencuci spons yang bijak adalah memisahkan spons untuk piring, peralatan masak, dan area lain. Pemisahan ini mengurangi kontaminasi silang antar permukaan. Setiap spons memiliki tingkat kotoran yang berbeda.
Pastikan setiap spons dibersihkan sesuai fungsinya. Beri tanda atau warna berbeda agar tidak tertukar. Cara ini membantu menjaga kebersihan peralatan dapur. Selain itu, spons juga tidak cepat rusak karena digunakan sesuai peruntukan.
7. Ganti Spons Secara Berkala Meski Terlihat Bersih
Tips mencuci spons yang terakhir adalah mengetahui kapan harus menggantinya. Meskipun sudah rutin dibersihkan, spons tetap memiliki usia pakai. Jika spons mulai berbau, robek, atau berubah warna, sebaiknya segera diganti. Spons lama cenderung menyimpan bakteri yang sulit dihilangkan.
Idealnya, spons cuci piring diganti setiap 1–2 minggu sekali tergantung intensitas penggunaan. Mengganti spons secara rutin membantu menjaga kebersihan dapur secara keseluruhan. Jangan menunggu spons benar-benar rusak untuk menggantinya. Kebiasaan ini penting demi kesehatan keluarga.
Pertanyaan seputar Tips Mencuci Spons Cuci Piring Supaya Bebas Kuman
1. Seberapa sering spons cuci piring harus dicuci?
Spons cuci piring sebaiknya dicuci setiap hari setelah digunakan. Hal ini membantu mencegah penumpukan kuman dan bau tidak sedap.
2. Apakah air panas benar-benar efektif membersihkan spons?
Ya, air panas membantu membunuh sebagian besar bakteri yang menempel pada spons. Metode ini efektif jika dilakukan secara rutin.
3. Bolehkah mencuci spons dengan bahan alami seperti cuka?
Boleh, cuka memiliki sifat antibakteri alami. Merendam spons dengan cuka bisa membantu mengurangi kuman dan bau.
4. Kapan waktu yang tepat untuk mengganti spons cuci piring?
Spons sebaiknya diganti setiap 1–2 minggu atau saat mulai berbau dan rusak. Penggantian rutin penting untuk menjaga kebersihan dapur.

3 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492547/original/050035400_1770178061-Dapur_Minimalis_Dekat_Kamar_Mandi_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492419/original/055853000_1770173659-Keranjang_Anyaman_Estetik__Sentuhan_Dekoratif_Nan_Fungsional.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492498/original/036853300_1770175959-8ccc4ed0-e851-4e85-a88a-e28815cee18b.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312831/original/019228100_1754975732-pexels-zero-promosi-3567653-12738019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492398/original/097330400_1770172835-ChatGPT_Image_4_Feb_2026__09.40.16.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492380/original/072358800_1770172634-Cara_Menghilangkan_Lendir_di_Kolam_Ikan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492387/original/037658000_1770172644-sekat_ruangan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492359/original/043061700_1770171716-ikan_cupang_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491373/original/096227300_1770093859-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492321/original/019634300_1770167869-Cara_Menghilangkan_Noda_Kunyit_di_Tangan_dan_Kuku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369678/original/059378500_1759477263-unnamed__28_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492340/original/064382500_1770169383-Sassuolo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491258/original/036428100_1770089338-Cara_Mengatasi_Serbet_Dapur_yang_Bau_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492317/original/002809000_1770167373-ilustrasi_mesin_tetas__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491666/original/097658500_1770103590-nasi_vs_roti.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491334/original/062858900_1770092535-ikan_mujair__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471177/original/042654000_1768279584-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5321610/original/003380400_1755677124-20250816AA_Persita_Tangerang_vs_Persebaya_Surabaya-22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470658/original/003963100_1768213819-jajanan_sehat.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)