Liputan6.com, Jakarta - Lidah buaya dikenal sebagai tanaman hias sekaligus tanaman manfaat tinggi bagi rumah tangga. Banyak orang mulai tertarik membudidayakannya di pekarangan rumah atau pot kecil. Pencarian mengenai cara menanam lidah buaya biar cepat beranak terus meningkat, seiring minat masyarakat terhadap tanaman praktis dan bernilai guna tinggi.
Keberhasilan budidaya lidah buaya tidak hanya bergantung pada penanaman awal. Faktor lingkungan, media tanam dan kebiasaan perawatan harian sangat memengaruhi jumlah tunas baru. Pemahaman dasar mengenai cara menanam lidah buaya biar cepat beranak, membantu tanaman tumbuh subur dan produktif dalam jangka waktu lebih singkat.
Budidaya lidah buaya juga memiliki potensi ekonomi menarik bagi skala rumahan. Anakan hasil perbanyakan bisa dijual kembali, atau dimanfaatkan sebagai stok tanam lanjutan. Oleh sebab itu, memahami cara menanam lidah buaya biar cepat beranak menjadi langkah awal penting, bagi siapa pun yang tertarik mengembangkan tanaman ini secara berkelanjutan.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (5/2/2026).
Cara Menanam Lidah Buaya Biar Cepat Beranak
Menanam lidah buaya pada dasarnya tidak memerlukan teknik yang rumit, sehingga cocok dilakukan oleh pemula. Meski demikian, terdapat beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan secara cermat agar tanaman dapat tumbuh optimal dan lebih cepat mengeluarkan tunas atau anakan baru. Perawatan yang tepat sejak awal akan sangat memengaruhi keberhasilan proses perbanyakan lidah buaya.
1. Pilih Bibit Lidah Buaya Sehat
Langkah pertama yang sangat menentukan adalah memilih bibit lidah buaya yang benar-benar sehat. Bibit sebaiknya berasal dari indukan yang sudah dewasa, memiliki daun tebal, berdaging dan berwarna hijau segar. Hindari menggunakan bibit yang terlihat layu, menguning, atau menunjukkan tanda-tanda pembusukan pada batang maupun akar. Bibit yang sehat memiliki cadangan nutrisi lebih baik sehingga peluang untuk menghasilkan anakan baru akan jauh lebih besar dan pertumbuhannya pun lebih stabil.
2. Siapkan Media Tanam yang Tepat
Media tanam memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan lidah buaya agar cepat beranak. Media yang baik akan membantu akar berkembang dengan optimal serta mencegah masalah pembusukan akibat air berlebih. Campuran media tanam yang ideal terdiri dari:
- Tanah gembur
- Pasir atau sekam bakar
- Pupuk kompos atau pupuk kandang matang
Kombinasi bahan tersebut membantu menciptakan media yang porous sehingga air tidak menggenang di sekitar akar. Kondisi ini sangat penting bagi lidah buaya, sebab tanaman ini lebih menyukai media yang tidak terlalu lembap agar sistem perakaran dapat tumbuh sehat dan kuat.
3. Gunakan Pot atau Lahan Cukup Luas
Pemilihan pot atau lahan tanam juga berpengaruh besar terhadap kecepatan munculnya anakan lidah buaya. Pot berukuran sedang hingga besar memberikan ruang yang cukup bagi akar untuk menyebar dan berkembang. Ruang akar yang luas akan membantu tanaman menyerap nutrisi secara maksimal, sehingga energi pertumbuhan tidak hanya terfokus pada daun, tetapi juga merangsang munculnya tunas-tunas baru di sekitar tanaman induk. Jika ditanam di lahan terbuka, pastikan area tanam tidak terlalu sempit agar pertumbuhan tetap optimal.
Tips Perawatan Agar Lidah Buaya Cepat Beranak
Perawatan rutin memegang peranan sangat penting dalam menentukan keberhasilan cara menanam lidah buaya biar cepat beranak. Tanaman lidah buaya memang dikenal mudah dirawat, tetapi tanpa pola perawatan yang tepat, pertumbuhan anakan bisa terhambat. Oleh sebab itu, konsistensi dalam merawat tanaman menjadi kunci utama agar lidah buaya tumbuh subur, sehat, dan produktif menghasilkan tunas baru.
1. Penyiraman Secukupnya
Lidah buaya termasuk jenis tanaman sukulen yang mampu menyimpan air di dalam daunnya, sehingga tidak memerlukan penyiraman terlalu sering. Tanah yang terlalu basah justru dapat memicu pembusukan akar dan menghambat pertumbuhan anakan. Penyiraman ideal dilakukan sekitar 2–3 kali dalam seminggu, menyesuaikan kondisi cuaca dan kelembapan lingkungan. Pastikan media tanam berada dalam kondisi lembap, tetapi tidak sampai tergenang air, agar akar tetap sehat dan mampu menyerap nutrisi secara optimal.
2. Letakkan di Tempat Cukup Sinar Matahari
Paparan sinar matahari memiliki peran besar dalam mendukung pertumbuhan lidah buaya. Sinar matahari pagi sangat baik untuk membantu proses fotosintesis, sehingga tanaman memperoleh energi cukup untuk tumbuh dan berkembang. Letakkan lidah buaya di area terang seperti teras atau pekarangan rumah yang mendapat cahaya alami. Hindari paparan sinar matahari terik sepanjang hari, sebab panas berlebihan dapat membuat daun mengering atau berubah warna, sehingga mengganggu proses pembentukan tunas baru.
3. Beri Pupuk Secara Berkala
Pemberian pupuk secara rutin sangat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Gunakan pupuk organik cair atau pupuk kandang yang sudah matang setiap 3–4 minggu sekali. Nutrisi yang tercukupi akan membuat tanaman induk tumbuh lebih kuat, berdaun tebal, dan memiliki cadangan energi cukup untuk memunculkan anakan baru. Pemupukan teratur juga membantu menjaga kesuburan media tanam sehingga pertumbuhan lidah buaya tetap stabil dalam jangka panjang.
Cara Merangsang Anakan Lidah Buaya
Apabila tanaman lidah buaya sudah tumbuh besar, berdaun tebal, dan terlihat sehat tetapi belum juga mengeluarkan anakan, kondisi tersebut dapat diatasi melalui beberapa langkah perawatan tambahan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memberikan rangsangan alami agar tanaman induk terdorong menghasilkan tunas baru. Penyesuaian lingkungan dan perawatan sering kali menjadi pemicu utama munculnya anakan lidah buaya.
- Ganti pot ke ukuran lebih besar: Pemindahan tanaman ke pot berukuran lebih besar dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi akar untuk berkembang. Ketika akar memiliki ruang tumbuh cukup, penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal dan tanaman induk akan merespons dengan memunculkan anakan sebagai bentuk regenerasi alami. Pot yang terlalu sempit sering kali membatasi pertumbuhan dan menghambat munculnya tunas baru.
- Kurangi penyiraman sementara: Pengurangan frekuensi penyiraman dalam jangka waktu tertentu dapat memberikan rangsangan alami pada tanaman. Lidah buaya cenderung beradaptasi terhadap kondisi sedikit kering dan akan memanfaatkan cadangan energi untuk memperbanyak diri. Langkah ini perlu dilakukan secara hati-hati agar tanaman tidak mengalami stres berlebihan.
- Tambahkan pupuk fosfor dan kalium: Pupuk yang mengandung fosfor dan kalium berperan penting dalam merangsang pertumbuhan akar serta pembentukan tunas baru. Pemberian pupuk jenis ini membantu tanaman induk memperkuat sistem perakarannya dan meningkatkan kemampuan menghasilkan anakan secara bertahap.
- Pastikan akar tidak membusuk: Pemeriksaan kondisi akar perlu dilakukan secara berkala. Akar yang sehat berwarna cerah dan tidak berbau, sedangkan akar busuk biasanya berwarna gelap dan lunak. Jika ditemukan akar membusuk, segera lakukan pemangkasan bagian yang rusak dan ganti media tanam agar pertumbuhan tanaman kembali optimal.
Pada umumnya, lidah buaya akan mulai mengeluarkan anakan secara alami ketika kondisi lingkungan sudah mendukung dan tanaman induk berada dalam kondisi cukup kuat. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, proses pembentukan anakan dapat berlangsung lebih cepat dan stabil.
FAQ Seputar Topik
Apa ciri-ciri indukan lidah buaya yang baik untuk diperbanyak?
Ciri-ciri indukan lidah buaya yang baik adalah memiliki ukuran batang 50-60 cm, berwarna hijau tua, tidak berbau menyengat, dan sudah dewasa serta mapan. Jenis Aloe barbadensis Miller juga sangat direkomendasikan.
Bagaimana media tanam yang ideal untuk lidah buaya agar cepat beranak?
Media tanam yang ideal harus gembur, remah, dan memiliki drainase sangat baik. Campuran tanah kering dan pasir dengan perbandingan sama, ditambah bahan anorganik seperti perlit atau batu apung, sangat dianjurkan.
Berapa sering lidah buaya perlu disiram agar tidak busuk?
Lidah buaya hanya perlu disiram ketika tanahnya sudah kering sepenuhnya, biasanya setiap 2-3 minggu sekali. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk.
Berapa banyak cahaya matahari yang dibutuhkan lidah buaya?
Lidah buaya membutuhkan banyak cahaya, idealnya tumbuh paling baik dalam sinar matahari sebagian, sekitar 3-6 jam sinar matahari langsung setiap hari.
Apakah pupuk diperlukan untuk lidah buaya agar cepat beranak?
Ya, pemberian pupuk NPK setiap 10 hari sekali dapat merangsang pertumbuhan. Lidah buaya sendiri juga bisa dijadikan pupuk alami karena kaya unsur hara.

2 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494009/original/026102200_1770274555-d1806f11-baad-49a1-8d88-8aa57e0684af.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493883/original/004016200_1770270995-Menunjukkan_menu_sahur_catering__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489582/original/096754000_1769909127-Perawatan_Harian_untuk_Pertumbuhan_Optimal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4015772/original/037558000_1651927860-pexels-nithin-pa-2583028__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493861/original/033961400_1770270332-spons_cuci_piring.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493665/original/055433600_1770262597-nathan-cima-5mjpjs2Kyds-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493978/original/041936100_1770273427-8b6d304a-2812-4ab5-8e89-9e6c8eeb10e0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3795863/original/039993700_1640500692-photo-1606784042834-712ae615334f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478378/original/090879800_1768899431-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493527/original/005297400_1770256861-cover.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493823/original/094053400_1770267896-Pemanen_Tomat_Sebelum_Kematangan_Penuh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485697/original/029038600_1769524103-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3451004/original/011072500_1620374351-pexels-photo-708777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493838/original/017282600_1770268108-Model_Tempat_Toren_Air_Belakang_Rumah_Modular_Bertingkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480639/original/071938500_1769062299-anak_ayam__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493728/original/011024300_1770264854-Penggunaan_Baking_Soda_dan_Cuka__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493790/original/081827500_1770266909-Menunjukkan_benih_mentimun_berkualitas__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493804/original/026572600_1770267221-Gemini_Generated_Image_5s3yza5s3yza5s3y.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5111799/original/091612100_1738061718-view-delicious-frozen-ice-cream-dessert-with-bananas_23-2150822957.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493764/original/082160400_1770266489-bc9d4ce8-c2a2-4217-98ec-637c660d2b1f.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)