5 Cara Mengatasi Bau Apek di Tirai Jendela Tanpa Merusak Kain

4 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Bau apek yang menempel pada gorden sering kali mengganggu kenyamanan suasana di dalam ruangan. Masalah ini biasanya muncul akibat tingkat kelembapan yang tinggi, sirkulasi udara yang buruk, atau partikel debu yang terperangkap terlalu lama di serat kain. Oleh karena itu, cara mengatasi bau apek di tirai jendela yang efektif menjadi sangat penting agar kebersihan rumah tetap terjaga tanpa harus khawatir merusak tekstur atau memudarkan warna material gorden yang sensitif.

Proses penyegaran kain sebenarnya bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana. Penggunaan bahan-bahan alami dan teknik pembersihan tanpa air menjadi solusi praktis untuk mengembalikan aroma segar tirai jendela. Baca selengkapnya tentang cara mengatasi bau apek tirai jendela tanpa merusak kain  di artikel Liputan6.com di bawah ini! 

1. Taburkan Bubuk Baking Soda

Baking soda dikenal sebagai bahan alami yang sangat efektif untuk menetralisir aroma tidak sedap tanpa harus membasahi kain. Zat ini bekerja dengan cara menyerap partikel bau yang terperangkap di dalam serat tirai. Cara ini sangat aman digunakan untuk berbagai jenis kain, mulai dari katun hingga kain sintetis karena tidak melibatkan bahan kimia keras yang berisiko merusak warna.

Cara menggunakannya cukup dengan menaburkan bubuk baking soda secara tipis dan merata pada permukaan tirai yang masih tergantung. Diamkan selama kurang lebih 30 menit atau semalaman jika bau apek terasa sangat menyengat agar proses penyerapan maksimal. Setelah itu, bersihkan sisa bubuk menggunakan vakum dengan ujung sikat lembut dari atas ke bawah untuk menjaga tekstur kain tetap rapi.

2. Gunakan Semprotan Cuka Alami

Menurut Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, cuka putih memiliki sifat antimikroba yang mampu membunuh bakteri penyebab aroma tidak sedap secara instan. Larutan ini sangat praktis karena tidak meninggalkan residu lengket pada permukaan kain. Meskipun cuka memiliki aroma yang tajam saat pertama kali disemprotkan, bau tersebut akan menguap sepenuhnya dan membawa pergi aroma apek yang menempel.

Proses pembuatannya cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan air bersih dan cuka putih ke dalam botol semprot dengan perbandingan yang seimbang. Semprotkan cairan tersebut dalam bentuk kabut halus ke seluruh bagian gorden, terutama pada bagian lipatan yang sering menjadi tempat berkumpulnya kelembapan. Selain itu, menambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti lemon atau lavender ke dalam campuran bisa dilakukan agar hasil aromanya lebih segar. 

3. Teknik Pembersihan dengan Uap Panas (Steaming)

Cara yang ketiga adalah menggunakan alat pembersih uap atau garment steamer. Ala ini merupakan cara paling modern untuk menyegarkan gorden tanpa harus menurunkannya dari tiang penyangga. Uap panas yang dihasilkan mampu menembus ke dalam pori-pori kain terdalam untuk mematikan jamur dan bakteri mikroskopis. Selain menghilangkan bau, teknik ini juga sangat efektif untuk merapikan kerutan pada kain sehingga tampilan jendela terlihat lebih estetik.

Pastikan untuk menggerakkan alat steaming ini secara perlahan dengan jarak sekitar 10 - 15 cm dari permukaan kain agar tidak terjadi kerusakan akibat panas berlebih. Metode ini sangat disarankan untuk bahan tirai yang tebal seperti beludru atau blackout yang cenderung berat jika dicuci secara manual. Apabila sudah selesai, langsung buka jendela lebar-lebar agar uap air yang tersisa bisa cepat menguap melalui sirkulasi udara alami.

4. Manfaatkan Sirkulasi Udara dan Sinar Matahari

Langkah paling sederhana dan tanpa biaya adalah memanfaatkan elemen alam untuk mengusir kelembapan. Bau apek biasanya muncul karena kondisi kain yang lembap dalam waktu lama akibat kurangnya pergerakan udara di area jendela. Membiarkan udara segar mengalir melewati serat kain dapat membantu membuang partikel debu dan bau yang terperangkap secara alami.

Buka jendela dan ikat tirai ke arah samping agar seluruh bagian kain terpapar angin dan sinar matahari pagi. Sinar ultraviolet bertindak sebagai disinfektan alami yang membantu menghambat pertumbuhan jamur pada kain. Lakukan rutinitas ini secara berkala untuk memastikan kondisi gorden tetap kering dan segar sepanjang hari tanpa perlu melakukan pembersihan berat.

5. Gunakan Semprotan Alkohol

Alkohol sering digunakan sebagai solusi cepat untuk menyegarkan kain karena kemampuannya yang cepat menguap tanpa membuat kain menjadi terlalu basah. Zat ini bekerja efektif menghancurkan molekul organik yang menyebabkan bau tidak sedap. Teknik ini sangat cocok bagi tirai yang memiliki tekstur halus atau bahan yang tidak boleh terkena air dalam jumlah banyak.

Cukup campurkan alkohol medis atau isopropil dengan air bersih, lalu semprotkan tipis-tipis ke seluruh permukaan gorden. Alkohol akan mengikat bau dan menguap dalam hitungan menit, sehingga tirai tidak akan mengalami risiko menyusut atau berubah bentuk. Pastikan area ruangan memiliki ventilasi yang baik saat melakukan metode ini agar aroma alkohol cepat hilang dan digantikan oleh udara segar dari luar.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Apakah bau cuka yang tajam akan tertinggal lama pada kain tirai?

Tidak, bau cuka akan hilang sepenuhnya setelah cairan mengering. Sifat asam pada cuka akan menguap ke udara sambil membawa partikel bau apek, sehingga kain kembali netral dan segar dalam waktu singkat.

2. Berapa sering pembersihan bau apek tanpa cuci ini sebaiknya dilakukan?

Pembersihan ringan seperti penyemprotan bahan alami atau penyedotan debu sebaiknya dilakukan setidaknya dua minggu sekali. Rutinitas ini mencegah penumpukan partikel bau dan debu sebelum menjadi noda permanen yang sulit dihilangkan.

3. Apakah aman menggunakan steamer untuk semua jenis bahan gorden?

Sebagian besar bahan aman, namun perlu kewaspadaan ekstra untuk kain sintetis sensitif atau sutra. Pastikan untuk menjaga jarak alat garment steamer agar panas yang dihasilkan tidak melelehkan serat kain atau merusak tekstur halus.

4. Bagaimana cara memastikan baking soda tidak meninggalkan noda putih?

Gunakan vakum dengan daya hisap yang cukup dan sikat yang lembut untuk membersihkan sisa bubuk. Pastikan tirai dalam kondisi benar-benar kering saat bubuk ditaburkan agar baking soda tidak menggumpal dan menempel kuat pada serat kain.

5. Apakah sinar matahari langsung bisa merusak warna tirai saat proses pengeringan?

Paparan sinar matahari yang terlalu terik dalam waktu lama dapat memudarkan warna kain. Disarankan untuk menjemur atau membuka jendela saat matahari tidak terlalu menyengat, atau gunakan area yang teduh namun memiliki sirkulasi udara yang kuat.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|