6 Biji-Bijian Lezat yang Bisa Ditanam di Kebun, Camilan Kaya Nutrisi

4 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Mencari camilan sehat dan bergizi yang bisa Anda panen langsung dari halaman rumah? Biji-bijian lezat menawarkan solusi sempurna untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian Anda. Berbagai jenis biji-bijian ternyata dapat tumbuh subur di kebun Anda.

Menanam biji-bijian lezat yang bisa ditanam di kebun sendiri tidak hanya memberikan kepuasan tersendiri, tetapi juga memastikan Anda mendapatkan produk segar bebas bahan kimia. Selain itu, biji-bijian ini kaya akan serat, protein, asam lemak omega-3, dan antioksidan yang esensial bagi tubuh.

Melansir Gardening Know How, artikel Liputan6.com ini akan memandu Anda mengenal lebih jauh enam jenis biji-bijian yang dapat Anda tanam di kebun, khususnya di Indonesia, Kamis (5/2/2026).

1. Chia

Chia merupakan anggota keluarga mint yang berasal dari Amerika Selatan. Biji kecil berwarna hitam ini kaya akan serat dan nutrisi, serta menjadi sumber asam lemak Omega-3 nabati. Biji chia mampu menyerap air hingga 10 kali lipat dari beratnya, sehingga membantu memberi rasa kenyang lebih lama.

Chia juga berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan membantu mengontrol kadar gula darah. Karena sifatnya yang mengental, biji chia sering digunakan sebagai pengganti telur dalam masakan vegan.

Chia bisa tumbuh di daerah tropis dengan sinar matahari penuh. Sudah mulai dicoba petani lokal, meski belum masif.

2. Labu (Pumpkin)

Biji labu atau pepitas sering mengingatkan pada camilan rumahan yang dipanggang sederhana. Pepitas adalah biji labu tanpa kulit keras dan banyak digunakan dalam masakan Amerika Selatan, namun kini mudah ditemukan di berbagai negara.

Biji labu mengandung zinc, mangan, dan magnesium yang membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL). Meski tinggi kalori dan lemak, biji labu bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu mencegah kelemahan otot jika dikonsumsi secukupnya.

Pumpkin (labu/kundur/labu kuning) sangat cocok dan sudah banyak dibudidayakan di Indonesia, bijinya (pepitas) bisa dikonsumsi.

3. Bunga Matahari (Sunflower)

Biji bunga matahari umum dikonsumsi sebagai camilan dan tersedia dalam berbagai rasa. Biji ini kaya akan mineral, antioksidan, dan serat yang baik untuk kesehatan jantung serta membantu menurunkan risiko diabetes dan beberapa jenis kanker.

Biji bunga matahari dapat dikonsumsi mentah atau dipanggang, serta cocok ditambahkan ke salad, kue, atau olahan roti. Selain itu, bijinya juga dapat diolah menjadi minyak dan selai biji bunga matahari.

Bunga matahari bisa tumbuh di dataran rendah–menengah. Sudah sering ditanam sebagai tanaman hias maupun penghasil biji.

4. Kacang-kacangan (Pulses)

Pulses adalah biji yang berasal dari tanaman polong-polongan seperti kacang tanah, kacang hijau, kedelai, lentil, dan kacang polong. Tanaman ini sangat cocok ditanam di Indonesia dan menjadi sumber protein nabati utama, terutama bagi vegetarian dan vegan.

Pulses kaya akan serat, zat besi, seng, folat, dan magnesium. Biji-bijian ini paling baik diolah dengan cara dimasak, seperti dalam sup, semur, atau hidangan utama.

5. Wijen (Sesame)

Wijen merupakan bahan penting dalam berbagai masakan Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Biji kecil berwarna putih atau hitam ini kaya mineral dan serat. Wijen dapat digunakan dalam hidangan manis maupun gurih, seperti taburan salad, tumisan, atau bahan kue.

Selain itu, wijen juga diolah menjadi pasta wijen atau tahini yang populer dalam masakan Timur Tengah. Wijen cocok di iklim tropis kering dan sudah lama dibudidayakan di Indonesia.

6. Semangka (Watermelon)

Biji semangka kini semakin populer sebagai camilan sehat. Biji ini paling nikmat jika dipanggang dengan sedikit garam. Kandungan magnesiumnya sangat tinggi, serta mengandung mangan, fosfor, seng, dan zat besi.

Biji semangka rendah kalori, kaya folat, dan mengandung lemak baik. Daripada dibuang, biji semangka bisa dikeringkan dan dipanggang sebagai camilan bergizi.

FAQ

Apa saja biji-bijian yang bisa ditanam di kebun Indonesia?

Chia, biji labu, bunga matahari, kacang-kacangan, wijen, dan biji semangka.

Apakah biji-bijian kebun aman dikonsumsi setiap hari?

Aman, asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah dengan benar.

Mana biji paling mudah ditanam untuk pemula?

Wijen, labu, kacang-kacangan, dan semangka karena perawatannya sederhana.

Bagaimana cara mengolah biji agar lebih sehat?

Bisa dipanggang tanpa banyak garam, ditabur ke salad, atau dicampur smoothie.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|