7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Karpet Tanpa Pewangi Kimia

3 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Bau apek pada karpet sering kali menjadi masalah di rumah, terutama jika karpet sering terkena lembap, tumpahan cairan, atau jarang dibersihkan. Kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Oleh karena itu, memahami cara menghilangkan bau apek di karpet tanpa pewangi kimia menjadi solusi yang lebih aman dan ramah bagi kesehatan keluarga.

Penggunaan pewangi kimia memang bisa menutupi bau dalam waktu singkat, namun tidak benar-benar mengatasi sumber masalah. Sebaliknya, bahan alami dan kebiasaan perawatan yang tepat akan menghilangkan bau apek secara menyeluruh.

Berikuti beberapa cara efektif yang bisa Anda terapkan di rumah yang telah dipilih Liputan6.com, Rabu (4/2/2026).

1. Cuci dengan soda kue atau cuka putih

Pemanfaatan soda kue atau cuka putih sangat efektif untuk mengatasi bau apek karena keduanya memiliki sifat menyerap dan menetralisir bau. Soda kue bekerja dengan menyerap kelembapan serta aroma tidak sedap yang terperangkap di serat karpet. Taburkan soda kue secara merata pada permukaan karpet, diamkan selama beberapa jam atau semalaman, lalu bersihkan menggunakan vacuum cleaner.

Sementara itu, cuka putih berfungsi sebagai antibakteri alami. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan tipis ke area karpet yang bau. Diamkan hingga kering dengan sendirinya. Aroma cuka akan hilang setelah kering, bersamaan dengan bau apek yang sebelumnya menempel.

2. Bersihkan karpet dengan sampo

Membersihkan karpet menggunakan sampo khusus karpet dapat membantu mengangkat kotoran dan mikroorganisme penyebab bau. Larutkan sampo karpet sesuai petunjuk, lalu gosok perlahan menggunakan sikat berbulu halus agar serat tidak rusak. Fokuskan pembersihan pada area yang sering terinjak atau terkena noda.

Setelah digosok, bilas karpet dengan air bersih secukupnya hingga sisa sabun benar-benar hilang. Pastikan karpet dikeringkan secara menyeluruh untuk mencegah bau apek muncul kembali akibat sisa air yang terperangkap.

3. Jemur karpet dengan matahari langsung

Sinar matahari memiliki efek antibakteri alami yang sangat efektif menghilangkan bau apek. Menjemur karpet di bawah matahari langsung membantu membunuh jamur dan bakteri penyebab bau, sekaligus menguapkan sisa kelembapan di dalam serat.

Agar hasilnya optimal, jemur karpet pada pagi hingga siang hari saat matahari cukup terik. Balik karpet secara berkala agar seluruh bagian terkena sinar matahari secara merata dan kering sempurna.

4. Manfaatkan rendaman air bawang bombay

Meskipun terdengar tidak biasa, air rendaman bawang bombay dapat membantu menetralisir bau apek. Iris bawang bombay, rendam dalam air bersih selama beberapa jam, lalu saring airnya.

Menurut laman The Rugs, Anda bisa menempatkan air bawang bombay ke lam mangkuk-mangkuk. Setelah itu, biarkan mangkuk tersebut berada di sekitar karpet yang bau dan biarkan semalaman.

The Rugs menyebutkan bahwa rendaman bawang bombay bisa menyerap bau tidak sedap di sekitarnya.

5. Tempatkan minyak esensial di area sekitar

Alih-alih menyemprot langsung ke karpet, minyak esensial bisa ditempatkan di area sekitar untuk membantu menetralkan udara. Teteskan minyak esensial seperti tea tree, lavender, atau eucalyptus pada kapas, lalu letakkan di sudut ruangan atau dekat karpet.

Minyak esensial memiliki sifat antimikroba alami yang membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau. Cara ini juga aman bagi Anda yang sensitif terhadap pewangi kimia karena aromanya lebih lembut dan alami.

6. Segera bersihkan jika ketumpahan sesuatu

Tumpahan cairan atau makanan yang dibiarkan terlalu lama dapat meresap ke dalam karpet dan menjadi sumber bau apek. Begitu terjadi tumpahan, segera serap cairan menggunakan kain bersih atau tisu tanpa menggosok terlalu keras.

Setelah itu, bersihkan area tersebut dengan air hangat dan sedikit soda kue atau cuka putih. Pengeringan cepat sangat penting untuk mencegah kelembapan yang bisa memicu bau tidak sedap di kemudian hari.

7. Kontrol kelembapan rumah

Lingkungan rumah yang lembap menjadi faktor utama munculnya bau apek pada karpet. Pastikan sirkulasi udara berjalan baik dengan membuka jendela secara rutin atau menggunakan exhaust fan di area tertutup.

Jika perlu, gunakan dehumidifier untuk menjaga kelembapan ruangan tetap ideal. Dengan kelembapan yang terkontrol, risiko karpet menyerap bau apek dan ditumbuhi jamur dapat diminimalkan secara efektif.

Pertanyaan dan Jawaban

Apa yang menetralkan bau apek?

Netralkan dengan bahan yang mampu menyerap kelembapan dan bau, seperti baking soda, cuka putih, atau arang aktif. Baking soda paling umum digunakan karena bekerja menyerap bau tanpa merusak serat karpet. 

Bagaimana cara membersihkan karpet tanpa dicuci?

Taburkan baking soda secara merata, diamkan 30–60 menit, lalu sedot dengan vacuum cleaner. Alternatif lain adalah menggunakan cairan pembersih karpet semprot (dry foam) atau uap panas (steam) tanpa membuat karpet terlalu basah.

Apa penyebab karpet bau apek?

Karpet bau apek umumnya disebabkan oleh kelembapan berlebih, tumpahan cairan yang tidak kering sempurna, jamur, atau sisa debu dan kotoran yang menumpuk di serat karpet.

Bau apa yang sulit dihilangkan dari karpet?

Bau yang paling sulit dihilangkan dari karpet antara lain bau urine hewan, asap rokok, jamur, dan bau lembap yang sudah lama.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|