Liputan6.com, Jakarta - Cara ternak belut dalam bak plastik untuk lahan perkotaan menjadi pilihan budidaya praktis bagi masyarakat yang ingin memulai usaha perikanan dengan area terbatas. Metode ini cocok diterapkan di rumah karena tidak membutuhkan kolam besar dan lebih mudah dalam proses perawatannya.
Bagi pemula, memahami langkah dalam cara ternak belut dalam bak plastik untuk lahan perkotaan dapat membantu menyiapkan media pemeliharaan yang tepat, mulai dari pemilihan bak, bibit, hingga menjaga kondisi air agar belut tumbuh optimal.
Budidaya belut juga bisa menjadi peluang usaha tambahan melalui penerapan cara ternak belut dalam bak plastik untuk lahan perkotaan yang dilakukan secara konsisten. Dengan perawatan sederhana dan pengelolaan yang baik, lahan sempit tetap dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara ternak belut dalam bak plastik untuk lahan perkotaan, Selasa (23/6/2026).
1. Menyiapkan Wadah Budidaya yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8313600/original/070845900_1782180870-Menyiapkan_Wadah_Budidaya_yang_Tepat.jpeg)
Perbesar
Langkah awal dalam cara ternak belut dalam bak plastik untuk lahan perkotaan adalah menyiapkan wadah yang sesuai dengan kondisi lahan. Media yang digunakan bisa berupa drum plastik, bak semen, tong plastik, maupun kolam terpal dengan ukuran yang disesuaikan. Untuk penggunaan drum plastik, kapasitas ideal berada di kisaran 200-300 liter dengan penutup rapat agar belut tidak mudah keluar.
Pastikan wadah memiliki kedalaman minimal 60 cm agar belut memiliki ruang gerak dan tempat berlindung yang cukup. Sebelum digunakan, drum bekas perlu dibersihkan dari sisa bahan kimia melalui proses pencucian dan perendaman selama satu hingga dua hari. Periksa juga bagian dalam wadah agar tidak terdapat sisi tajam yang dapat melukai belut serta buat saluran pembuangan untuk memudahkan pergantian air.
Media budidaya menjadi faktor penting dalam keberhasilan ternak belut karena berfungsi sebagai tempat hidup sekaligus sumber pakan alami. Campuran yang umum digunakan terdiri dari lumpur kering, kompos, jerami padi, dan pupuk TSP.
Penyusunan media dapat dilakukan dengan meletakkan jerami setebal 10 cm pada dasar wadah, kemudian menambahkan mikroorganisme starter, kompos setinggi 5 cm, dan lapisan lumpur kering sekitar 10 cm yang sudah dicampur pupuk TSP. Alternatif lainnya yaitu menggunakan campuran lumpur sawah, kompos, dan jerami kering dengan perbandingan 2:1:1.
Setelah media dimasukkan ke dalam wadah hingga sekitar 30 cm, tambahkan air bersih hingga berada 10 cm di atas permukaan media. Diamkan selama dua minggu hingga satu bulan agar proses fermentasi berlangsung dan membentuk ekosistem mikroba yang menjadi sumber makanan alami bagi belut.
3. Memilih Bibit Belut Berkualitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8313601/original/095276100_1782180870-bibit_belut.jpeg)
Perbesar
Pemilihan bibit menjadi bagian penting dalam cara ternak belut dalam bak plastik untuk lahan perkotaan karena menentukan pertumbuhan dan hasil panen. Pilih bibit yang sehat, aktif bergerak, tidak memiliki luka, serta berukuran seragam dengan panjang sekitar 10-12 cm.
Bibit hasil budidaya lebih disarankan dibandingkan belut tangkapan alam karena kualitasnya lebih terjamin. Hindari bibit yang ditangkap menggunakan setrum listrik karena berisiko mengalami gangguan saraf yang dapat menghambat pertumbuhan.
4. Melakukan Penebaran Bibit dengan Benar
Penebaran bibit sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari agar belut tidak mudah stres akibat perubahan suhu. Jika menggunakan bibit hasil tangkapan, lakukan karantina terlebih dahulu selama satu hingga dua hari menggunakan air bersih mengalir.
Proses adaptasi perlu dilakukan secara perlahan dengan meletakkan kantong bibit di permukaan air selama 15-30 menit. Setelah suhu air menyesuaikan, lepaskan belut secara bertahap. Kepadatan ideal bibit ukuran 10-12 cm yaitu sekitar 50-100 ekor per meter persegi.
5. Memberikan Pakan Sesuai Kebutuhan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8313602/original/016780400_1782180871-Memberikan_Pakan_Sesuai_Kebutuhan.jpeg)
Perbesar
Dalam cara ternak belut dalam bak plastik untuk lahan perkotaan, pemberian pakan perlu diperhatikan agar pertumbuhan belut maksimal. Pakan mulai diberikan pada hari ketiga setelah bibit ditebar, terutama pada sore atau malam hari karena belut aktif mencari makan saat kondisi gelap.
Jenis pakan yang dapat diberikan cukup beragam, seperti cacing, keong, ikan kecil, kecebong, bekicot, jangkrik, ulat hongkong, maggot, kutu air, hingga ikan rucah. Jumlah pakan yang diberikan sebaiknya sekitar 5% dari total bibit yang dipelihara.
6. Menjaga Kualitas Air
Kondisi air sangat berpengaruh terhadap kesehatan belut. Gunakan air yang bersih, bebas pencemar, dan memiliki tingkat keasaman atau pH sekitar 6-8. Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan belut berada pada kisaran 25-30°C.
Pergantian air perlu dilakukan secara rutin, terutama ketika air mulai keruh atau mengeluarkan bau. Penggunaan aerator juga dapat membantu menyediakan oksigen yang cukup agar lingkungan budidaya tetap sehat.
7. Memberikan Perlindungan dari Sinar Matahari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8313603/original/040685500_1782180871-belut.jpeg)
Perbesar
Belut termasuk hewan yang sensitif terhadap paparan sinar matahari langsung karena tidak memiliki sisik sebagai pelindung tubuh. Oleh sebab itu, wadah budidaya perlu diberi tempat persembunyian seperti pelepah pisang atau bahan alami lainnya.
Meskipun membutuhkan tempat berlindung, sebagian permukaan wadah tetap perlu terbuka agar belut dapat mengambil udara dari permukaan air. Kondisi lingkungan yang nyaman akan membantu mengurangi stres dan menjaga pertumbuhan belut.
8. Melakukan Perawatan dan Pengawasan Rutin
Perawatan rutin menjadi bagian penting dari cara ternak belut dalam bak plastik untuk lahan perkotaan agar risiko penyakit dapat diminimalkan. Bersihkan lingkungan sekitar wadah, pantau kualitas air, dan periksa kondisi belut secara berkala.
Budidaya dengan sistem air bersih maupun semi-intensif akan memudahkan peternak mengontrol kondisi kolam. Jika ditemukan belut yang terlihat lemas atau mengalami perubahan perilaku, segera lakukan pemeriksaan agar masalah tidak menyebar.
9. Melakukan Panen Sesuai Ukuran dan Kebutuhan Pasar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8313604/original/064669000_1782180871-Melakukan_Panen_Sesuai_Ukuran.jpeg)
Perbesar
Belut umumnya dapat dipanen setelah masa pemeliharaan sekitar 3-4 bulan, tergantung pada kualitas bibit, pakan, dan kondisi lingkungan. Peternak dapat memilih panen sebagian maupun panen total sesuai kebutuhan.
Panen sebagian memungkinkan belut berukuran kecil tetap dipelihara hingga siap jual sehingga siklus budidaya dapat terus berjalan. Untuk pasar lokal, belut ukuran sedang biasanya lebih banyak diminati, sedangkan pasar ekspor cenderung membutuhkan ukuran yang lebih besar.
Pertanyaan Seputar Cara Ternak Belut dalam Bak Plastik
Apa saja wadah yang bisa digunakan untuk ternak belut di lahan perkotaan?
Wadah yang bisa digunakan antara lain drum, bak semen, tong plastik, atau kolam terpal, dengan ukuran yang disesuaikan ketersediaan lahan. Drum plastik idealnya berukuran 200-300 liter dengan kedalaman minimal 60 cm.
Bagaimana cara menyiapkan media budidaya belut yang efektif?
Media efektif adalah campuran lumpur kering, kompos, jerami padi, dan pupuk TSP. Dasar drum dilapisi jerami 10 cm, disiram 1 liter mikroorganisme stater, lalu ditambahkan kompos 5 cm, dan lumpur kering 10 cm yang dicampur 5 kg pupuk TSP. Media ini perlu difermentasi selama 2 minggu hingga 1 bulan.
Kapan waktu terbaik untuk memberi pakan belut dan jenis pakan apa yang disarankan?
Pakan mulai diberikan pada hari ketiga setelah penebaran bibit, pada sore atau menjelang malam hari karena belut hewan nokturnal. Pakan terbaik adalah cacing (protein 60%), atau alternatif lain seperti keong, ikan kecil, bekicot, dan maggot. Jumlah pakan sekitar 5% dari jumlah bibit.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk panen belut?
Belut umumnya dapat dipanen setelah 3-4 bulan masa pemeliharaan, tergantung kualitas bibit, pakan, dan kondisi lingkungan budidaya. Peternak bisa memilih panen sebagian atau total.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

2 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258137/original/094267400_1781321906-Ikan_Lele_Otocinclus__Oto_Syncrus_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8315681/original/007842700_1782183162-2311946893103343547.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417123/original/047969700_1763521373-Taman_Kering_dengan_Batu_Alam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262161/original/019844500_1781773154-11244512687103417298.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264257/original/041693700_1782102363-r.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8313590/original/044028700_1782180836-Teras_Rumah_indonesia_COV.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8313605/original/058742300_1782180877-Cover.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8312981/original/004552800_1782180249-ChatGPT_Image_Jun_23__2026__09_00_49_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8275244/original/053550200_1782129044-Cover.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8309789/original/042586600_1782176285-Pagar_Rumah_Modern_yang_Membuat_Teras_Tidak_Mudah_Terlihat_dari_Jalan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6999185/original/088225100_1779769555-daycare.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263428/original/079527800_1781928136-Tipe_Rumah_untuk_Gen_Z_yang_Estetik_dan_Ramah_Lingkungan_Model_Taman_di_Atap.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8269409/original/014541700_1782119538-Pilihan_Warna_Keramik_Kamar_Mandi_yang_Tidak_Cepat_Terlihat_Kusam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8289140/original/051361000_1782149859-MLSC_All_Stars_siap_beraksi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8272409/original/065728900_1782124237-IMG_20260622_151107_319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8271446/original/061615100_1782122757-IMG_6537.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8271722/original/032118000_1782123093-000_32CH8AP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493324/original/093780400_1770202028-Gi4cRZIWoAATzXr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8270081/original/065529300_1782120556-13086905657809859094.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8269617/original/097207700_1782120022-v.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525042/original/051351000_1773029160-cropped-2a244f90-7934-47c9-a587-b33c1a79edbd.jpg)