Liputan6.com, Jakarta - Hobi memelihara ikan hias air tawar menawarkan ketenangan dan dapat mempercantik ruangan. Namun, seringkali semangat awal memudar ketika ikan tidak bertahan lama, membuat banyak pemula kapok. Padahal, ada jenis-jenis ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel, menjadikannya pilihan tepat bagi pemula maupun mereka yang memiliki jadwal padat.
Memilih ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel adalah kunci utama untuk pengalaman memelihara yang menyenangkan dan minim stres. Ikan-ikan ini dikenal karena kemampuannya beradaptasi dengan berbagai kondisi air, perawatannya yang mudah, serta ketahanannya terhadap penyakit. Karakteristik ini membuat mereka ideal untuk memulai atau melanjutkan hobi akuarium tanpa banyak kerepotan.Artikel ini akan mengulas beberapa jenis ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel yang sangat direkomendasikan, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (22/6/2026).
1. Ikan Swordtail
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5464209/original/088698400_1767682641-Screenshot_2026-01-06_135439.png)
Perbesar
Ikan Swordtail (Xiphophorus helleri), atau sering disebut Ikan Pedang, adalah salah satu ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel yang populer karena penampilannya yang unik. Keunikan ini terutama terlihat pada sirip ekor jantan yang menyerupai pedang. Ikan ini berasal dari Amerika Tengah, khususnya sungai-sungai di Meksiko dan Honduras. Swordtail termasuk ikan yang gampang beradaptasi dengan berbagai kondisi air.
Ikan Swordtail dapat tumbuh hingga 13 cm dan memiliki harapan hidup 3-5 tahun. Suhu pemeliharaan yang baik sekitar 29-30°C, dengan pH optimum sekitar 6,5-7,0, dan kekerasan air 10-12 dH. Sebagai omnivora, Swordtail memakan tumbuhan air seperti alga, cacing sutera, larva nyamuk, dan pelet komersial. Penting untuk diperhatikan bahwa jantan dapat menjadi galak dan saling serang jika rasio jantan terlalu banyak; idealnya, satu jantan dipelihara bersama tiga betina.
2. Ikan Guppy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3200260/original/036462100_1596658442-claudio-guglieri-K2RH1QZdLF4-unsplash.jpg)
Perbesar
Ikan Guppy (Poecilia reticulata) merupakan salah satu ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel paling populer di dunia. Berasal dari Amerika Selatan dan Karibia, ikan kecil ini dikenal karena kemampuannya beradaptasi di berbagai lingkungan, membuatnya tersebar luas hingga ke seluruh dunia. Guppy sangat mudah dirawat dan memiliki ukuran yang kecil, biasanya kurang dari 2,5 cm hingga 5 cm. Ikan ini juga memiliki tubuh berwarna-warni serta ekor lebar dan menjuntai, menjadikannya daya tarik visual di akuarium.
Perawatan Guppy relatif sederhana. Untuk sekelompok kecil Guppy, akuarium minimal 20 liter sudah cukup, namun ukuran yang lebih besar akan lebih baik. Penting untuk memastikan akuarium memiliki penutup agar ikan tidak melompat keluar. Suhu air ideal berkisar antara 24-28°C (atau 24-30°C) dengan pH 6.8-7.8. Pergantian sebagian air setiap satu atau dua minggu sangat penting untuk menjaga kualitas air tetap optimal.
Sebagai omnivora, Guppy dapat diberi pakan berupa pelet, kutu air, atau larva nyamuk. Pemberian pakan harus secukupnya untuk menghindari pengotoran air. Guppy memiliki temperamen tenang dan dapat dicampur dengan ikan hias air tawar lainnya seperti molly, mas koki, corydoras, dan neon tetra.
3. Ikan Cupang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3355269/original/093990700_1611205067-macro-4639396_1280.jpg)
Perbesar
Ikan Cupang (Betta splendens) adalah salah satu ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel yang sangat populer karena keindahan warna dan siripnya. Ikan ini berasal dari perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Meskipun sering dianggap mudah dirawat dan tahan banting, ikan cupang tetap membutuhkan perhatian khusus agar dapat hidup lebih lama dan tampil menawan.
Untuk perawatan Cupang, akuarium minimal 5 galon (sekitar 19 liter) disarankan jika dipelihara sendiri, dengan ukuran minimal 20x15x15 cm. Hindari akuarium yang terlalu dalam karena cupang lebih nyaman berenang secara horizontal. Suhu ideal air antara 24-27°C (atau 24.5-27.5°C). Penggunaan air sumur atau PAM yang sudah diendapkan direkomendasikan, dan daun ketapang dapat membantu menjaga pH air serta berfungsi sebagai antibiotik alami.
Cupang adalah karnivora; pakan utamanya adalah pelet khusus Betta, dilengkapi makanan beku atau hidup seperti bloodworms dan brine shrimp, diberikan dua kali sehari. Karena sifatnya yang soliter dan teritorial, tidak disarankan menempatkan dua cupang dalam satu wadah karena cenderung saling menyerang.
4. Ikan Molly
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484598/original/048816300_1769475582-ikan_molly.jpg)
Perbesar
Ikan Molly adalah jenis ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel lainnya yang sangat cocok untuk pemula. Ikan ini dikenal karena warnanya yang cantik, mudah dirawat, dan jinak. Molly memiliki bentuk tubuh kecil, gemuk, dan beragam warna menarik, sehingga cocok dipelihara di akuarium bersama ikan-ikan kecil lainnya. Sifatnya yang adaptif dan 'cinta damai' membuat ikan Molly aman jika dicampur dengan jenis ikan lain. Ikan Molly berasal dari sungai-sungai di Amerika Selatan, termasuk Amazon.
Meskipun Molly cukup tahan terhadap perubahan kondisi air, ikan ini sensitif terhadap perubahan suhu. Penambahan garam ikan dapat membantu menjaga kesehatannya. Sebagai omnivora, Molly dapat diberi berbagai jenis makanan, mulai dari tumbuhan hingga pakan hewan kecil. Temperamennya yang jinak dan kemampuannya beradaptasi dengan baik menjadikannya pilihan populer di kalangan penghobi akuarium.
5. Ikan Platy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258139/original/013324700_1781321907-Ikan_Platy.jpg)
Perbesar
Ikan Platy (Xiphophorus maculatus) merupakan pilihan yang sangat baik bagi pemula karena murah, gampang dirawat, dan tahan banting. Ikan ini menawarkan banyak variasi warna cerah dan menarik, serta sifat yang jinak. Platy juga mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya dan cukup kebal dari serangan penyakit.
Untuk perawatan Platy, akuarium minimal 20 liter direkomendasikan untuk menampung beberapa ekor. Suhu air ideal sekitar 24-26°C, meskipun mereka dapat hidup di rentang 20-28°C, dengan pH 7-8. Pergantian air sebanyak 20-30% setiap minggu diperlukan untuk menjaga kualitas air. Platy adalah omnivora dan dapat memakan ganggang, sayuran pucat, makanan beku, pelet kecil, cacing sutera, kutu air, atau artemia. Ikan ini ramah dan cocok dicampur dengan ikan damai lainnya seperti molly, guppy, dan danio.
6. Ikan Corydoras Catfish
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259689/original/044137600_1781509907-indula-chanaka-7l5iz0aeGZo-unsplash.jpg)
Perbesar
Ikan Corydoras adalah salah satu ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel yang sangat populer di kalangan pecinta akuarium. Dikenal sebagai "penjaga dasar akuarium", ikan ini aktif dan damai, serta suka mengais sisa-sisa makanan di dasar. Berasal dari Amerika Selatan, Corydoras mencakup lebih dari 160 spesies. Ikan ini terkenal kuat dan tidak mudah stres meskipun kondisi air berubah sedikit.
Akuarium minimal 40 liter dengan panjang lebih dari 60 cm disarankan untuk Corydoras. Substrat berpasir halus penting untuk melindungi sungutnya saat mencari makan. Suhu air ideal 22-26°C dengan pH 6.0-7.5. Pastikan air bersih dengan sirkulasi yang baik, namun hindari arus yang terlalu kuat. Corydoras adalah omnivora dan dapat diberi pelet, cacing sutera, atau larva Chironomus. Ikan ini sangat sosial dan sebaiknya dipelihara dalam kelompok minimal tiga ekor, atau enam ekor atau lebih agar lebih aktif dan nyaman. Sifatnya yang damai membuatnya mudah akrab dengan ikan lain.
7. Ikan Zebra Danio
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555748/original/000129900_1776214802-Ikan_Zebra_Danio.jpg)
Perbesar
Ikan Zebra Danio (Danio rerio) adalah ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel yang sangat aktif dan tangguh, menjadikannya pilihan populer bagi penghobi. Ikan ini memiliki corak garis hitam-putih yang khas dan gerakan berenang yang lincah. Zebra Danio mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi air dan suhu.
Untuk kelompok Zebra Danio, akuarium minimal 40 liter direkomendasikan, atau 10 galon (sekitar 38 liter) atau lebih untuk kelompok kecil. Ikan ini dapat dirawat tanpa pemanas, tetapi penggunaan pemanas akan menciptakan kondisi optimal dengan suhu 22-27°C dan pH 6.5-7.2. Zebra Danio adalah omnivora dan mudah diberi makan dengan sebagian besar makanan ikan komersial, termasuk serpihan berkualitas tinggi. Ikan ini sangat sosial dan suka berinteraksi dengan ikan lain, sehingga harus dipelihara dalam kelompok minimal lima atau enam ekor. Kawanan yang kurang dari lima ekor cenderung agresif dan lebih rentan stres.
8. Ikan Lele
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446768/original/019579900_1765941166-Ikan_lele_dipanen.jpg)
Perbesar
Lele dikenal sebagai salah satu ikan air tawar paling tangguh. Kemampuannya bertahan dalam kondisi air yang kurang ideal membuat ikan ini banyak dibudidayakan di berbagai daerah.
Ikan lele memiliki organ pernapasan tambahan yang memungkinkannya mengambil oksigen langsung dari udara. Karena itu, lele tetap dapat hidup meski kadar oksigen dalam air menurun.
Dari sisi pakan, lele tergolong tidak pilih-pilih. Berbagai jenis pakan buatan maupun alami dapat dikonsumsi dengan baik sehingga biaya pemeliharaan relatif rendah. Karakteristik tersebut menjadikan lele sebagai pilihan tepat bagi pemula yang ingin mencoba memelihara ikan air tawar.
9. Koi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260967/original/071130800_1781670718-5163017835128318365.jpeg)
Perbesar
Meski dikenal sebagai ikan hias bernilai tinggi, koi ternyata memiliki daya tahan yang cukup baik. Dengan kualitas air yang stabil, koi dapat hidup dalam jangka waktu yang sangat lama. Ikan ini mampu beradaptasi di berbagai jenis kolam, baik kolam semen maupun kolam tanah yang telah dirancang dengan baik.
Keindahan warna dan coraknya menjadi daya tarik utama yang membuat koi banyak dipelihara sebagai penghias taman dan halaman rumah. Selain memberikan nilai estetika, koi juga relatif mudah dirawat selama kebutuhan dasar seperti sirkulasi air dan pakan terpenuhi.
Manfaat Memelihara Ikan Air Tawar Tahan Banting
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264230/original/084452700_1782100471-11675394848091053409__1_.jpeg)
Perbesar
Memelihara ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga berbagai manfaat lain. Melihat akuarium dapat menciptakan suasana damai dan menenangkan, membantu mengurangi stres dan kecemasan. Hal ini karena warna-warna cerah ikan dan tanaman di dalam akuarium dapat memberikan efek menenangkan pada perasaan dan pikiran.
Selain itu, suara filter akuarium dapat bertindak sebagai white noise, membantu tubuh rileks dan tidur lebih nyenyak. Sifat akuarium yang menenangkan juga dapat membantu meningkatkan kreativitas dan fokus seseorang. Banyak jenis ikan tahan banting juga mudah berkembang biak, memberikan peluang untuk budidaya. Budidaya ikan air tawar seringkali membutuhkan modal awal yang tidak besar dan perawatannya tidak sulit.
Pertanyaan Seputar Ikan Air Tawar yang Tahan Banting dan Tidak Rewel
1. Apa saja ciri-ciri umum ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel?
Ikan air tawar yang tahan banting dan tidak rewel umumnya mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi air, memiliki ketahanan terhadap penyakit, dan perawatannya relatif sederhana.
2. Mengapa ikan Guppy direkomendasikan untuk pemula?
Ikan Guppy direkomendasikan karena ukurannya kecil, mudah dirawat, memiliki warna yang indah, dan sangat adaptif terhadap berbagai lingkungan.
3. Berapa ukuran akuarium minimal yang disarankan untuk sebagian besar ikan air tawar yang tahan banting?
Sebagian besar ikan air tawar yang tahan banting seperti Guppy, Platy, Corydoras, dan Zebra Danio membutuhkan akuarium minimal 10 galon (sekitar 38 liter) untuk kelompok kecil, sementara Ikan Cupang membutuhkan minimal 5 galon (sekitar 19 liter) jika dipelihara sendiri.
4. Apakah ikan Cupang bisa dipelihara bersama ikan lain?
Ikan Cupang adalah ikan soliter dan teritorial, sehingga tidak disarankan menempatkan dua cupang dalam satu wadah karena cenderung saling menyerang. Meskipun bisa hidup damai dengan spesies ikan lain, mereka tidak suka bersosialisasi dan lebih baik dipelihara sendiri.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264354/original/054817500_1782108767-7c15c2cc-3d7d-4d37-aa06-c24f33d6518d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264308/original/096582700_1782106518-2977de4e-6bdb-4ee1-a4bf-b3e445fe9a14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264289/original/062986100_1782105289-pang-yuhao-_kd5cxwZOK4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472721/original/055639500_1768374192-budidaya_ikan_konsumsi_di_rumah_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264254/original/020630900_1782102363-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264276/original/081807100_1782104626-Tipe_Rumah_yang_Cocok_untuk_Content_Creator_dan_Freelancer.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7528195/original/038721400_1780301681-Rain_Garden__Taman_Hujan______Menyimpan_Air_di_Dalam_Tanah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264250/original/079169400_1782101750-ea314b36-a2bb-451d-aa41-4ef5e84d0065.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264211/original/005647100_1782099391-b5df9feb-f539-4a5f-bf6a-bdad15c9e998.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260523/original/064375000_1781600071-Gazebo_Taman_Kering_Tropis_Minimalis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264258/original/020962300_1782102669-logo_hut_jakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6718602/original/081755600_1779534644-BL1_1011.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264171/original/084469900_1782097326-100560047457785588.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264101/original/018696400_1782091940-hll.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264185/original/085537700_1782097887-Material_Fasad_Rumah_yang_Bikin_Hunian_Terlihat_Elegan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264169/original/084687000_1782097251-6.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264125/original/022374200_1782094924-cat-han-VgyN_CWXQVM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264026/original/085018600_1782054372-Untitled0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264135/original/020985900_1782095322-16897696852170293928.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5449962/original/010102200_1766120443-abi.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513604/original/091062600_1772031776-What_a_goal_from_Gali_Freitas______Persebaya__PersebayaUntukSemua.jpg)