Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam bunga air mata pengantin dari biji ini bisa dicoba di rumah. Bunga Air Mata Pengantin, yang dikenal juga sebagai Antigonon leptopus atau coral vine, merupakan tanaman merambat yang memukau dengan gugusan bunga merah muda atau putihnya. Tanaman asli Meksiko ini tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga berperan penting sebagai penarik serangga penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu, bahkan membantu mengendalikan hama alami di lingkungan Anda.
Popularitas bunga ini tidak lepas dari kemampuannya tumbuh cepat dan adaptif di berbagai iklim, terutama di daerah hangat dengan sinar matahari cukup. Kehadirannya dapat mengubah tampilan taman atau pekarangan menjadi lebih asri dan hidup, menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus menarik perhatian.
Bagi Anda yang tertarik untuk memperbanyak tanaman cantik ini, cara menanam bunga air mata pengantin dari biji adalah metode yang paling direkomendasikan dan relatif mudah. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, Anda bisa memiliki tanaman merambat yang subur dan berbunga lebat, menambah pesona alami di sekitar hunian Anda.
Pemilihan Benih Berkualitas
Langkah awal yang krusial dalam menanam bunga Air Mata Pengantin adalah memilih benih yang berkualitas tinggi. Benih yang baik akan sangat menentukan keberhasilan pertumbuhan tanaman Anda di kemudian hari. Pastikan benih yang dipilih sesuai dengan iklim di sekitar rumah, karena tanaman ini tumbuh optimal di daerah yang hangat dan mendapatkan sinar matahari yang cukup.
Anda bisa mengumpulkan biji dari bunga Air Mata Pengantin yang telah mekar sepenuhnya dan mengering. Proses pengumpulan benih dari tanaman yang sudah ada di sekitar Anda akan memastikan adaptasi yang lebih baik terhadap kondisi lingkungan setempat. Benih yang matang dan kering memiliki potensi perkecambahan yang lebih tinggi.
Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa jenis bunga Air Mata Pengantin yang bisa dipilih, seperti Antigonon Leptopus Hook and Arn, love chain, dan Antigonon guatimalense Meisn. Pilihlah jenis benih yang menarik dan indah sesuai selera Anda untuk ditanam di pekarangan rumah.
Persiapan Media Tanam yang Ideal
Media tanam memegang peranan penting dalam pertumbuhan bunga Air Mata Pengantin yang subur. Tanah yang ideal untuk tanaman ini harus memiliki pH sekitar 6.5 hingga 7.5. Keseimbangan pH ini akan memastikan penyerapan nutrisi yang optimal oleh akar tanaman.
Selain itu, tanah harus bersifat gembur dan mengandung unsur nutrisi yang cukup agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Tanah yang gembur memungkinkan akar bernapas dan berkembang dengan leluasa, sementara nutrisi yang memadai mendukung pertumbuhan vegetatif dan pembungaan.
Disarankan untuk mencampurkan tanah, kompos, dan sedikit pasir untuk meningkatkan drainase media tanam. Campuran ini tidak hanya memperbaiki struktur tanah tetapi juga mencegah genangan air yang dapat merusak akar. Media tanam yang subur dan gembur akan mendukung pertumbuhan akar yang sehat sejak awal.
Penentuan Lokasi Tanam yang Tepat
Pemilihan lokasi tanam yang tepat adalah faktor penentu keberhasilan pertumbuhan bunga Air Mata Pengantin. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup, setidaknya 6-8 jam per hari, untuk dapat tumbuh dengan optimal. Sinar matahari yang memadai akan merangsang pembentukan bunga yang lebat dan cerah.
Meskipun membutuhkan banyak sinar matahari, bunga Air Mata Pengantin juga perlu dilindungi dari paparan sinar matahari langsung yang terlalu terik pada siang hari. Oleh karena itu, area yang terkena sinar matahari pagi atau teduh sebagian adalah pilihan terbaik untuk menanam bunga ini.
Pastikan lokasi yang dipilih memiliki drainase yang baik untuk menghindari genangan air di sekitar akar tanaman. Selain itu, sediakan ruang yang cukup karena tanaman ini merupakan jenis merambat yang dapat tumbuh besar dan memerlukan area untuk menyebar.
Pemupukan Dasar untuk Kesuburan Tanah
Pemupukan dasar sangat penting untuk menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah sebelum penanaman. Penggunaan pupuk organik seperti pupuk kompos atau pupuk kandang sangat dianjurkan untuk memberikan nutrisi alami yang dibutuhkan tanaman.
Untuk melakukan pemupukan dasar, buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar 50 cm. Lubang yang cukup dalam ini akan memastikan pupuk dapat tercampur dengan baik di lapisan tanah bawah, menyediakan cadangan nutrisi jangka panjang.
Isi setengah dari lubang tersebut dengan pupuk dasar yang telah disiapkan, kemudian tutup kembali dengan tanah dan siram. Penyiraman ini bertujuan agar kompos lebih mudah terurai dan nutrisinya dapat segera terserap oleh tanah, siap menyambut pertumbuhan benih.
Perlakuan Awal Biji (Perendaman)
Sebelum menanam biji bunga Air Mata Pengantin, disarankan untuk melakukan perlakuan awal berupa perendaman. Perendaman biji dapat membantu mempercepat proses perkecambahan dan meningkatkan peluang keberhasilan tumbuh.
Rendam biji di air bersih selama kurang lebih 6 jam. Proses perendaman ini akan melunakkan kulit biji yang keras, memungkinkan air dan nutrisi lebih mudah masuk ke dalam embrio biji. Ini juga dapat membantu menghilangkan zat penghambat perkecambahan yang mungkin ada pada kulit biji.
Setelah direndam, simpan biji di tempat yang teduh dengan minim cahaya matahari sebelum ditanam. Kondisi ini akan menjaga biji tetap lembap dan terlindungi dari stres lingkungan, mempersiapkannya untuk ditanam ke media tanam.
Proses Penanaman Biji
Setelah lahan dan biji siap, Anda bisa langsung memulai proses penanaman bunga Air Mata Pengantin. Buatlah lubang tanam pada tanah dengan kedalaman sekitar 5-10 cm. Kedalaman ini ideal untuk biji agar mendapatkan kelembapan yang cukup tanpa terlalu dalam sehingga sulit berkecambah.
Letakkan benih atau bibit ke dalam lubang yang telah dibuat, kemudian tutup kembali dengan tanah dan tekan ringan. Penekanan ringan ini bertujuan agar benih kontak langsung dengan media tanam, memastikan penyerapan air dan nutrisi yang baik.
Berikan jarak tanam sekitar 30-50 cm antar tanaman. Jarak ini penting untuk memberikan ruang yang cukup bagi setiap tanaman untuk tumbuh dan merambat tanpa saling berebut nutrisi dan sinar matahari, sehingga pertumbuhannya lebih optimal.
Penyiraman dan Perawatan Lanjutan
Perawatan rutin sangat penting untuk memastikan bunga Air Mata Pengantin tumbuh subur dan berbunga lebat. Siram tanaman secara teratur, terutama pada pagi atau sore hari, atau dua kali sehari. Pastikan kondisi tanah tetap lembap, karena penyiraman yang konsisten sangat krusial, terutama pada masa awal pertumbuhan.
Berikan pupuk NPK seimbang setiap 2-3 bulan sekali untuk mendukung pertumbuhan optimal tanaman. Selain itu, tambahkan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang secara berkala untuk memperbaiki struktur tanah dan menyediakan nutrisi tambahan yang berkelanjutan.
Lakukan pemangkasan untuk mengontrol pertumbuhan dan mencegah tanaman terlalu rimbun, serta penyiangan gulma secara teratur, idealnya sekali sebulan. Pemangkasan membantu membentuk tanaman dan merangsang pembungaan, sementara penyiangan gulma mencegah persaingan nutrisi. Pantau tanaman secara berkala untuk mendeteksi serangan hama atau penyakit sejak dini.
5 Pertanyaan dan Jawaban
1. Berapa lama biji bunga Air Mata Pengantin bisa berkecambah?
Biji bunga Air Mata Pengantin umumnya mulai berkecambah dalam waktu sekitar 7–14 hari setelah ditanam, tergantung kualitas benih, kelembapan tanah, dan kondisi lingkungan. Perendaman biji sebelum tanam dapat membantu mempercepat proses perkecambahan.
2. Apakah bunga Air Mata Pengantin bisa ditanam di pot?
Ya, bunga Air Mata Pengantin bisa ditanam di pot asalkan ukuran pot cukup besar dan memiliki sistem drainase yang baik. Karena termasuk tanaman merambat, sebaiknya pot dilengkapi ajir, teralis, atau penyangga agar tanaman dapat tumbuh optimal dan tidak mudah roboh.
3. Berapa kali penyiraman yang ideal untuk bunga Air Mata Pengantin?
Penyiraman ideal dilakukan satu hingga dua kali sehari, terutama pada pagi dan sore hari. Tanah harus dijaga tetap lembap namun tidak tergenang air, karena genangan berlebih dapat menyebabkan akar membusuk dan menghambat pertumbuhan tanaman.
4. Apakah bunga Air Mata Pengantin membutuhkan pupuk khusus agar cepat berbunga?
Bunga Air Mata Pengantin tidak memerlukan pupuk khusus, namun pemberian pupuk NPK seimbang dan pupuk organik secara rutin sangat membantu merangsang pertumbuhan dan pembungaan. Pemupukan setiap 2–3 bulan sekali sudah cukup untuk menjaga tanaman tetap subur dan berbunga lebat.
5. Mengapa bunga Air Mata Pengantin tidak berbunga meski tumbuh subur?
Tanaman yang tumbuh subur namun tidak berbunga biasanya disebabkan oleh kurangnya sinar matahari, pemupukan nitrogen berlebih, atau jarang dilakukan pemangkasan. Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari cukup dan lakukan pemangkasan secara berkala untuk merangsang pembentukan bunga.

2 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493728/original/011024300_1770264854-Penggunaan_Baking_Soda_dan_Cuka__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493790/original/081827500_1770266909-Menunjukkan_benih_mentimun_berkualitas__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493804/original/026572600_1770267221-Gemini_Generated_Image_5s3yza5s3yza5s3y.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5111799/original/091612100_1738061718-view-delicious-frozen-ice-cream-dessert-with-bananas_23-2150822957.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493764/original/082160400_1770266489-bc9d4ce8-c2a2-4217-98ec-637c660d2b1f.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493765/original/019350000_1770266498-cara_membersihkan_noda_saus_tomat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463871/original/062534100_1767672790-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425653/original/011438400_1764233736-Puding_Susu_Lapis_Jeli_Buah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5128713/original/040476200_1739258552-vegetables-white-surface.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493646/original/095525900_1770261877-8b938c44-2e7f-4bdd-b1c1-322698f79ed4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493732/original/073156400_1770265231-Untitled_design__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493633/original/054561800_1770261373-model_rambut_pria_pendek_bergelombang_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493708/original/025241700_1770264154-Gunakan_Handuk_sebagai_Penyerap_Air_Ekstra__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493833/original/053537100_1770268106-Model_Tempat_Toren_Air_Belakang_Rumah_Menyatu_dengan_Gudang_Mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492687/original/099599400_1770181923-valentine.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493572/original/040395700_1770258893-WhatsApp_Image_2026-01-31_at_21.58.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485820/original/076449000_1769563342-keong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478374/original/044360200_1768899430-unnamed__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492819/original/037058900_1770187055-Gemini_Generated_Image_zh6g81zh6g81zh6g.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)