Cara Menanam Pucuk Kacang Polong di Rumah, Sehat dan Cocok untuk Pemula

14 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam pucuk kacang polong di rumah merupakan kegiatan berkebun yang mudah dan menyenangkan. Pucuk kacang polong atau pea greens atau tunas muda tumbuh cepat, tidak membutuhkan perawatan rumit, dan cocok untuk pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Selain itu, pucuk kacang polong dikenal sebagai sayuran yang lezat dan bergizi, sehingga layak dijadikan pilihan untuk kebun rumah. Rasanya manis dan segar, dengan kandungan vitamin A, C, dan K yang tinggi, serta berbagai mineral penting bagi tubuh.

Dalam dunia kuliner, pea greens banyak digunakan sebagai campuran salad, tumisan, hingga garnish. Dengan metode tanam yang tepat dan kondisi yang sesuai, tanaman ini bisa dipanen dalam waktu singkat.

Berikut ulasan , yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (2/2/2026).

Manfaat Menanam Pucuk Kacang Polong

  • Tumbuh Cepat: Pucuk kacang polong dapat dipanen hanya dalam 2–3 minggu setelah ditanam.
  • Bernutrisi Tinggi: Mengandung banyak vitamin, antioksidan, dan serat yang baik bagi tubuh.
  • Mudah Dibudidayakan: Pucuk kacang polong bisa tumbuh di berbagai kondisi, baik di dalam maupun luar rumah.
  • Baik untuk Tanah: Tanaman ini membantu mengikat nitrogen sehingga meningkatkan kesuburan tanah untuk tanaman selanjutnya.

Persiapan Sebelum Menanam Pucuk Kacang Polong

Untuk menanam pucuk kacang polong, ada beberapa perlengkapan yang perlu disiapkan agar pertumbuhannya optimal.

1. Benih: Pilih benih kacang polong berkualitas baik dan berasal dari penjual tepercaya.

2. Wadah Tanam: Jika menanam di dalam ruangan, gunakan wadah dangkal dengan kedalaman minimal 5–7 cm agar ruang tanam lebih efisien.

  • Tanaman ini menyukai suhu sejuk, idealnya antara 16–24°C. Jika ditanam di luar ruangan, waktu terbaik adalah awal musim hujan atau akhir musim kemarau. Perhatikan juga kelembapan udara, kisaran 50–70% sangat baik untuk menjaga pertumbuhan tetap sehat.

3. Media Tanam: Gunakan media tanam organik yang gembur, memiliki drainase baik, namun tetap mampu menahan kelembapan.

  • Gunakan campuran media tanam organik yang mengandung bahan seperti gambut (peat), vermikulit, atau perlit agar tanah gembur dan tidak becek.
  • Sesuaikan pH Tanah: Kacang polong menyukai tanah dengan pH agak asam hingga netral, sekitar 6,0–7,0. pH tanah bisa dicek menggunakan alat uji sederhana yang tersedia di toko pertanian.
  • Pemupukan: Umumnya pucuk kacang polong tidak membutuhkan banyak pupuk. Namun, pemberian pupuk organik cair yang diencerkan bisa membantu pertumbuhan.

4. Sumber Cahaya: Letakkan tanaman di dekat jendela yang terkena sinar matahari atau gunakan lampu tanam (grow light) untuk penanaman di dalam ruangan.

  • Pucuk kacang polong tumbuh optimal dengan cahaya terang. Jika ditanam di dalam ruangan, letakkan wadah di dekat jendela yang mendapat sinar matahari minimal 6 jam per hari. Alternatif lainnya, gunakan lampu tanam (grow light) dengan jarak sekitar 15–30 cm dari tanaman dan nyalakan selama 12–16 jam setiap hari.

5. Alat Penyiram: Gunakan gembor kecil atau botol semprot agar penyiraman lebih lembut dan tidak merusak bibit.

  • Pada awal penanaman, jaga media tanam tetap lembap tetapi tidak becek. Untuk perawatan selanjutnya, lakukan penyiraman secara rutin dan biarkan permukaan tanah sedikit mengering di antara waktu penyiraman agar akar tidak mudah membusuk.

Cara Menanam Pucuk Kacang Polong

Cara Penanaman

1. Rendam Benih: Rendam benih kacang polong dalam air selama 4–6 jam sebelum ditanam. Cara ini membantu melunakkan kulit benih dan mempercepat proses perkecambahan.

2. Penanaman Benih:

  • Dalam Wadah: Taburkan benih secara merata di atas permukaan tanah dengan jarak sekitar 2–3 cm. Tekan perlahan, lalu tutup tipis dengan tanah.
  • Di Bedengan: Tanam benih dalam barisan dengan jarak 2–5 cm antarbenih, kemudian tutup tipis dengan tanah.

3. Penyiraman: Siram tanah secara lembut menggunakan botol semprot atau gembor agar benih tidak bergeser dari posisinya.

Dari Perkecambahan hingga Panen Daun Kacang Polong

1. Perkecambahan

Daun kacang polong umumnya mulai berkecambah dalam waktu 7–14 hari. Selama masa ini, perhatikan kondisi benih dan media tanam. Jika muncul jamur, segera tingkatkan sirkulasi udara di sekitar tanaman agar kelembapan tidak berlebihan.

2. Penjarangan Bibit

Saat bibit sudah mencapai tinggi sekitar 2–3 cm, lakukan penjarangan untuk mencegah tanaman tumbuh terlalu rapat. Sisakan bibit yang paling sehat dan kuat dengan jarak antar tanaman sekitar 5–7 cm.

3. Penambahan Nutrisi dan Pengendalian Hama

Jika diperlukan, berikan pupuk organik cair yang telah diencerkan setelah tanaman berumur beberapa minggu untuk merangsang pertumbuhan. Selain itu, waspadai hama seperti kutu daun atau tungau. Hama ringan dapat diatasi dengan semprotan air, sedangkan serangan lebih berat bisa ditangani menggunakan sabun insektisida organik.

Panen Pucuk Kacang Polong

1. Waktu Panen: Pucuk kacang polong siap dipanen saat tingginya mencapai sekitar 10–15 cm, biasanya 2–3 minggu setelah tanam. Pada fase ini, daun masih muda, lembut, dan memiliki rasa yang segar.

2. Cara Memanen: Gunakan gunting untuk memotong bagian atas tanaman tepat di atas ruas daun ke-3 atau ke-4. Cara ini merangsang pertumbuhan ulang. Hindari mencabut seluruh tanaman agar pucuk dapat dipanen lebih dari satu kali.

3. Perawatan Setelah Panen: Jika ditanam dalam wadah, pindahkan tanaman ke tempat yang lebih sejuk setelah panen untuk menjaga kesegarannya. Cuci pucuk kacang polong hingga bersih sebelum dikonsumsi. Simpan di dalam kulkas menggunakan wadah tertutup dan lapisi dengan tisu lembap agar tetap renyah.

Mengatasi Masalah Umum

  • Tanaman Tumbuh Kurus Memanjang: Biasanya karena kurang cahaya. Pindahkan ke tempat yang lebih terang atau atur ulang lampu tanam.
  • Pertumbuhan Lambat: Bisa disebabkan kekurangan air atau nutrisi. Pastikan penyiraman rutin dan beri pupuk ringan bila perlu.
  • Serangan Hama: Periksa tanaman secara berkala. Gunakan metode organik untuk mengendalikan hama agar tanaman tetap sehat.
  • Penyakit Jamur: Terjadi akibat penyiraman berlebihan. Pastikan drainase baik dan hindari media tanam yang terlalu basah.

Tips Agar Berhasil Menanam Pucuk Kacang Polong

Lakukan rotasi tanaman untuk mencegah penyakit yang berasal dari tanah. Kombinasikan penanaman dengan tanaman pendamping seperti kemangi atau ketumbar yang dapat memanfaatkan nitrogen dari kacang polong.

Cobalah berbagai varietas untuk menemukan rasa yang paling disukai, dan selalu gunakan benih segar agar tingkat perkecambahan lebih optimal.

FAQ

Q1: Berapa lama pucuk kacang polong bisa dipanen?

A: Biasanya siap dipanen 2–3 minggu setelah tanam saat tinggi mencapai 10–15 cm.

Q2: Apakah pucuk kacang polong bisa ditanam di dalam rumah?

A: Bisa, asalkan mendapat cahaya cukup dari matahari atau lampu tanam.

Q3: Kenapa pucuk kacang polong tumbuh tinggi tapi kurus?

A: Hal ini biasanya disebabkan oleh kekurangan cahaya selama masa pertumbuhan.

Q4: Apakah pucuk kacang polong bisa dipanen lebih dari sekali?

A: Bisa, selama pemanenan dilakukan dengan memotong pucuk tanpa mencabut akarnya.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|