Liputan6.com, Jakarta - Ikan gabus (Channa striata) dikenal memiliki ketahanan luar biasa dan organ pernapasan tambahan berupa labirin yang memungkinkannya menghirup oksigen langsung dari udara. Namun, perilaku ikan gabus yang sering terlihat naik ke permukaan air bukanlah pertanda baik. Ini justru mengindikasikan adanya masalah serius pada kualitas air kolam yang tidak boleh disepelekan.
Fenomena ikan gabus sering naik ke permukaan air ini menjadi sinyal penting bagi para pembudidaya atau pemilik kolam. Meskipun ikan gabus mampu bertahan dalam kondisi oksigen rendah, perilaku ini menunjukkan bahwa mereka sedang berjuang untuk mendapatkan oksigen yang cukup, atau menghadapi kondisi air yang tidak ideal.
Perlu diketahui penyebab ikan gabus sering naik ke permukaan, tanda-tanda masalah kolam yang sering diabaikan, serta langkah-langkah konkret untuk mengidentifikasi dan menanganinya secara efektif. Memahami faktor-faktor ini krusial untuk menjaga kesehatan dan produktivitas budidaya ikan gabus Anda.
Penyebab Utama Ikan Gabus Mencari Oksigen di Permukaan
Salah satu alasan utama mengapa ikan gabus sering naik ke permukaan air adalah kadar oksigen terlarut (DO) yang rendah. Meskipun ikan gabus memiliki organ labirin untuk bernapas dari udara, perilaku sering diam di permukaan air dengan kepala menghadap ke atas dalam waktu lama menunjukkan kesulitan mendapatkan oksigen yang cukup dari air. Kadar oksigen terlarut yang rendah dapat disebabkan oleh polusi air atau kolam yang tidak memiliki aliran air yang baik, sehingga kandungan oksigen terus berkurang. Oksigen yang cukup dalam air tetap diperlukan untuk metabolisme optimal dan menjaga kualitas air tetap segar.
Selain kekurangan oksigen, kadar amonia (NH3) yang tinggi juga merupakan racun berbahaya bagi ikan gabus. Kadar amonia yang aman adalah di bawah 0,02 mg/L. Akumulasi zat berbahaya seperti amonia dapat menyebabkan ikan gabus mengalami stres fisiologis yang berat. Air yang jarang diganti atau tidak dibersihkan akan menumpuk sisa pakan dan kotoran ikan yang mengendap di dasar kolam, yang kemudian berubah menjadi zat beracun seperti amonia.
Kondisi pH air yang tidak stabil, baik terlalu asam (di bawah 6,0) maupun terlalu basa (di atas 9,0), dapat membahayakan ikan. pH yang terlalu asam dapat menyebabkan iritasi kulit dan insang, sementara pH yang terlalu basa dapat mengganggu proses metabolisme ikan. Suhu dan pH air di kolam terpal seringkali sulit dikendalikan, sehingga memerlukan perhatian ekstra. Faktor stres akibat perubahan lingkungan atau kualitas air yang buruk juga dapat memicu perilaku tidak normal pada ikan gabus, termasuk melompat atau sering ke permukaan.
Mengenali Tanda-tanda Masalah Kolam yang Tersembunyi
Perubahan perilaku ikan gabus adalah indikator awal masalah kualitas air yang sering diabaikan. Selain sering naik ke permukaan, ikan gabus yang mengalami masalah dapat menunjukkan perilaku agresif atau tidak beraturan, seperti gelisah, berenang tidak teratur, sering menabrak dinding kolam, atau mencoba melompat keluar. Ikan gabus yang sehat umumnya aktif berenang di berbagai kedalaman air, responsif terhadap pakan, dan menunjukkan perilaku teritorial. Ketika kualitas air memburuk, ikan akan menunjukkan perubahan perilaku yang jelas sebelum gejala fisik muncul.
Tanda lain yang mudah dikenali adalah kualitas air secara visual dan baunya. Air kolam yang berbau busuk atau amis, serta terlihat keruh atau kehijauan, adalah tanda-tanda jelas bahwa air perlu diganti. Air yang tercemar dapat menyebabkan ikan stres, mudah sakit, pertumbuhan terhambat, bahkan dalam kasus yang parah dapat memicu kematian massal. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan kondisi fisik air kolam Anda.
Langkah Efektif Mengatasi Masalah Kualitas Air Kolam
Untuk mengatasi masalah kualitas air kolam, pemantauan parameter air secara rutin sangat penting. Gunakan alat pengukur pH untuk memastikan pH air kolam berada antara 6 dan 7,5. Suhu air juga harus dipantau dan dijaga dalam kisaran optimal 25-30°C. Meskipun ikan gabus toleran terhadap kadar oksigen rendah, menjaga DO di atas 4 mg/L akan sangat mendukung kesehatan dan aktivitas ikan. Kadar amonia harus dijaga serendah mungkin, idealnya di bawah 0,0286 ppm, karena amonia sangat toksik bagi ikan. Rutin memantau kualitas air sangat penting untuk menghindari stres dan penyakit pada ikan.
Penggantian air secara rutin merupakan metode paling efektif untuk menjaga kualitas air. Ganti air sebanyak 20-30% dari total volume kolam secara berkala, misalnya setiap 3-4 minggu sekali, atau lebih sering jika air cepat keruh atau berbau. Hindari penggantian air secara total karena dapat menyebabkan ikan stres. Air kolam yang sudah terlalu kotor atau keruh dapat diganti sebesar 10-20% untuk meminimalkan dampak negatif pada ikan.
Manajemen pakan yang tepat juga krusial. Pemberian pakan yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan sisa pakan yang mengendap dan membusuk, sehingga memperburuk kualitas air. Berikan pakan 3 kali sehari, sebanyak 3-5% dari bobot ikan, dengan pelet berkandungan protein 15-25% dan lemak 15%. Selain itu, penyiponan dasar kolam penting untuk membuang endapan kotoran dan sisa pakan yang dapat menjadi sumber amonia. Pemberian penutup pada wadah, seperti jaring atau kawat ram, dapat mencegah ikan melompat keluar, terutama saat merasa stres dengan perubahan lingkungan atau kualitas air yang buruk.
Persiapan kolam yang tepat sebelum digunakan juga sangat mempengaruhi kualitas air. Kolam terpal yang baru dibuat tidak bisa langsung digunakan karena masih mengandung zat berbahaya; kolam harus direndam terlebih dahulu selama tiga hari dengan air. Kolam tanah juga perlu dikeringkan terlebih dahulu selama 3-7 hari untuk membunuh mikroorganisme merugikan dan dicangkul untuk memperbaiki kegemburan tanah serta membuang gas beracun. Pastikan kolam terlindungi dari binatang pengganggu dan memiliki kualitas air yang baik sejak awal.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Mengapa ikan gabus sering naik ke permukaan air?
Ikan gabus sering naik ke permukaan air karena kadar oksigen terlarut rendah, tingginya kadar amonia, pH air tidak stabil, atau stres akibat lingkungan yang buruk.
2. Apa saja tanda-tanda masalah kualitas air kolam yang bisa dikenali?
Tanda-tanda masalah meliputi perubahan perilaku ikan seperti gelisah atau melompat, serta air kolam yang berbau busuk, amis, keruh, atau kehijauan.
3. Bagaimana cara menjaga kualitas air kolam agar ikan gabus tetap sehat?
Jaga kualitas air dengan memantau parameter air (pH, DO, suhu, amonia), melakukan penggantian air rutin 20-30%, manajemen pakan, dan penyiponan dasar kolam.

3 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493227/original/051087100_1770197972-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493199/original/063002300_1770197405-Organizer_Belakang_Pintu__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493182/original/068502600_1770196863-talenan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493154/original/064002400_1770196137-Budidaya_Tabulampot.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474791/original/048943900_1768535636-manggot.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493061/original/028344600_1770193255-noda_make_up.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493308/original/046099400_1770201303-ilustrasi_bantal_guling_dijemur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492879/original/014441300_1770188607-Untitled_design__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478377/original/050434200_1768899431-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492852/original/082515500_1770187801-jenis_sayuran_berdaun_ungu_untuk_hiasi_teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489582/original/096754000_1769909127-Perawatan_Harian_untuk_Pertumbuhan_Optimal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492899/original/054066100_1770189025-Bunga_jam_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492840/original/043115600_1770187373-meja_dapur_2a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485994/original/043269200_1769571960-unnamed-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487156/original/036936600_1769658766-pakan_ternak_ayam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492961/original/016577800_1770190409-b286b904-36cb-436c-a594-1a59a46a9733.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489564/original/071051900_1769904662-Baking_Soda___Cuka_Tanpa_Air_Panas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492945/original/080608800_1770189955-unnamed-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492871/original/061346200_1770188299-ChatGPT_Image_4_Feb_2026__13.57.45.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492772/original/014071500_1770185073-Mengurangi_debu_kipas_angin_dengan_mengoleskan_baby_oil__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)