Liputan6.com, Jakarta - Memasuki usia lanjut bukan berarti seseorang harus berhenti berkarya atau kehilangan produktivitas. Di tengah berkembangnya tren usaha rumahan berbasis herbal dan kuliner tradisional, banyak lansia justru menemukan peluang baru untuk tetap aktif sekaligus memperoleh tambahan penghasilan. Berbekal pengalaman hidup, ketelatenan, dan kemampuan menjaga kualitas produk, usaha rumahan menjadi pilihan yang cocok bagi para lansia karena dapat dijalankan dari rumah dengan ritme kerja yang lebih fleksibel.
Di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sejumlah pelaku usaha berusia di atas 50 tahun membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk membangun usaha mandiri. Mulai dari sirup bunga telang, wedang uwuh, hingga sambal pecel kemasan, semuanya berkembang dari dapur rumah sederhana. Produk-produk tersebut tidak hanya diminati karena cita rasa tradisionalnya, tetapi juga karena dianggap memiliki nilai kesehatan dan kehangatan khas olahan rumahan yang sulit ditemukan pada produk pabrikan.
“Harapannya selain menyehatkan konsumen juga bisa menjadi tambahan pemasukan penghasilan. Sekarang orang mulai suka minuman herbal dan jamu-jamuan, apalagi bunga telang juga punya banyak manfaat. Saya senang kalau produk ini bisa dinikmati semua kalangan, terutama orang dewasa dan lansia,” ujar Neni Ridarineni, pelaku usaha sirop bunga telang asal Sidoarum, Godean, Sleman.
Berawal dari Tanaman Rumah yang Tumbuh Sendiri
Neni Ridarineni (62), pelaku usaha sirup bunga telang asal Sidoarum, Godean, Sleman, memulai usahanya sejak tahun 2021. Awalnya, bunga telang yang tumbuh di pekarangan rumahnya hanya dibiarkan begitu saja tanpa dimanfaatkan secara serius. Namun, karena jumlah bunganya semakin banyak dan tidak habis digunakan sehari-hari, ia mulai mencari cara agar bunga tersebut memiliki nilai ekonomi. Dari hasil pencarian informasi di internet, ia menemukan ide mengolah bunga telang menjadi sirop herbal yang dipadukan dengan serai dan jahe.
Menurut Neni, perpaduan bunga telang dengan serai dan jahe dipilih karena memberikan rasa yang lebih nikmat sekaligus menghadirkan sensasi hangat di tubuh. Ia mengaku awalnya sempat mengalami kendala saat proses penyimpanan bunga telang kering karena mudah busuk jika tidak benar-benar kering. Dari pengalaman tersebut, ia belajar bahwa proses pengeringan dan penyimpanan menjadi tahap penting dalam menjaga kualitas produk herbal rumahan. Kini, produk sirup bunga telangnya bahkan berkembang menjadi teh celup berbahan bunga telang kering.
“Awalnya bunga telang itu tumbuh sendiri di rumah dan makin lama makin banyak. Saya pikir sayang kalau hanya dipakai sedikit-sedikit, akhirnya saya cari informasi di Google bagaimana cara mengolahnya. Dari situ saya ketemu ide membuat sirup bunga telang dicampur serai dan jahe karena kalau hanya bunga telang saja rasanya kurang. Ternyata banyak yang suka karena rasanya segar dan hangat,” kata Neni saat ditemui Liputan6.com di rumahnya pada Senin (18/5).
Wedang Uwuh Jadi Peluang Usaha Setelah Pandemi
Berbeda dengan Neni, Agus Nuryanto (55) memulai usaha wedang uwuh dari pengalaman menjadi reseller berbagai produk herbal sebelum pandemi Covid-19. Saat permintaan minuman herbal meningkat selama pandemi, ia melihat peluang besar untuk memproduksi wedang uwuh sendiri. Awalnya, proses produksi dilakukan dengan banyak percobaan dan kesalahan, mulai dari bahan yang mudah berjamur hingga gula yang dihinggapi semut. Namun, dari berbagai kendala itu, Agus justru belajar membangun standar produksi yang lebih higienis.
Agus mengembangkan wedang uwuh dengan konsep “amati, tiru, dan modifikasi.” Ia menambahkan lebih banyak rempah dibanding produk sejenis di pasaran, seperti jahe, serai, kapulaga, kayu manis, cengkeh, daun pala, dan gula batu. Menurutnya, usaha rumahan seperti wedang uwuh sangat cocok dijalankan lansia karena proses produksinya bisa dilakukan bertahap dari rumah. Selain itu, produk herbal tradisional juga memiliki pasar yang stabil, terutama di daerah wisata seperti Yogyakarta.
“Dulu kami hanya reseller berbagai produk herbal, tetapi setelah pandemi permintaan wedang uwuh meningkat dan kami melihat peluang itu bagus. Memang proses belajar usaha tidak mudah karena pernah mengalami bahan berjamur dan berbagai kendala lain. Tapi saya percaya kalau pengusaha harus fokus dan tidak gampang menyerah. Sedikit demi sedikit akhirnya usaha ini berkembang dan sekarang sudah punya merek sendiri,” ujar Agus Nuryanto saat ditemui Liputan6.com di rumahnya pada Senin (9/3).
Menjaga Kualitas Menjadi Kunci Bertahan
Baik usaha sirup bunga telang maupun wedang uwuh sama-sama menempatkan kualitas produk sebagai prioritas utama. Neni menjaga kualitas dengan memastikan bunga telang benar-benar kering sebelum disimpan atau diolah menjadi teh celup dan sirop. Sementara Agus menerapkan proses pencucian, penjemuran, hingga pengovenan rempah sebelum dikemas menjadi wedang uwuh siap seduh. Menurut keduanya, produk herbal rumahan harus dibuat higienis agar mampu bersaing dengan produk modern.
Proses produksi yang teliti juga dilakukan oleh Winhadi (57), pelaku usaha Sambel Pecel Handayani asal Janti, Caturtunggal, Sleman. Ia mengaku sangat memperhatikan kualitas bahan baku, mulai dari memilih kacang terbaik hingga membersihkan kencur, cabai, dan daun jeruk secara detail. Baginya, rasa dan kualitas menjadi pondasi utama dalam mempertahankan pelanggan. Dengan menjaga kualitas secara konsisten, pelanggan akan lebih mudah percaya terhadap produk rumahan.
“Kualitas rasa itu pondasi usaha kami. Semua bahan harus dipilih yang bagus dan dibersihkan benar-benar supaya hasilnya higienis. Kami juga trial and error berkali-kali untuk menemukan komposisi yang pas agar rasa sambal pecel tetap konsisten. Kalau kualitas dijaga, pelanggan biasanya akan loyal dan kembali membeli,” tutur Winhadi saat dihubungi Liputan6.com pada Rabu (22/4).
Strategi Penjualan dari Mulut ke Mulut hingga Marketplace
Sebagai pelaku usaha rumahan, ketiga narasumber mengaku memulai pemasaran dengan cara sederhana. Neni memperkenalkan produk sirop bunga telangnya lewat pameran UMKM dan status WhatsApp. Produk tersebut juga mulai dititipkan di beberapa toko oleh-oleh untuk menjangkau pembeli yang lebih luas. Strategi sederhana ini ternyata cukup efektif karena banyak konsumen tertarik mencoba minuman herbal berbahan alami.
Agus dan Winhadi juga memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk memperluas pasar. Wedang uwuh produksi Agus kini dipasarkan melalui marketplace dan masuk ke puluhan toko oleh-oleh di Yogyakarta. Sementara Winhadi aktif mempromosikan sambal pecelnya melalui Instagram, Google Bisnis, dan berbagai konten media sosial. Menurut mereka, promosi digital sangat membantu usaha rumahan agar lebih dikenal masyarakat tanpa harus mengeluarkan modal besar.
“Sekarang promosi itu tidak harus mahal. Kita bisa lewat WhatsApp, Instagram, atau Google Bisnis. Yang penting jangan malu menawarkan produk dan terus menjaga relasi dengan pelanggan. Saya sering bawa sampel ke acara atau bertemu teman supaya mereka mencoba langsung. Dari situ biasanya orang penasaran dan akhirnya membeli,” ungkap Winhadi.
Usaha Rumahan Jadi Aktivitas Produktif di Usia Lansia
Usaha rumahan berbasis herbal dan kuliner tradisional dinilai cocok untuk lansia karena prosesnya dapat disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing. Aktivitas seperti menjemur rempah, mengemas produk, hingga meracik minuman herbal dapat dilakukan secara perlahan tanpa tekanan besar. Selain membantu menjaga produktivitas, usaha ini juga memberikan rasa percaya diri karena tetap mampu menghasilkan karya dan penghasilan di usia lanjut.
Ketiga pelaku usaha tersebut sepakat bahwa konsistensi menjadi faktor penting dalam membangun usaha rumahan. Meski dimulai dari skala kecil, mereka percaya produk lokal tetap memiliki peluang besar jika dikelola serius. Apalagi Yogyakarta dikenal sebagai kota wisata yang memiliki pasar luas untuk produk kuliner dan herbal tradisional. Dengan ketekunan dan kreativitas, usaha rumahan sederhana pun bisa berkembang menjadi sumber penghasilan jangka panjang.
“Kalau usaha itu yang penting fokus dan telaten. Jangan cepat menyerah ketika belum langsung berhasil. Saya percaya produk lokal masih punya peluang besar, apalagi di Jogja yang banyak wisatawan. Selama kualitas dijaga dan kita terus belajar, usaha rumahan bisa berkembang meskipun dimulai dari dapur kecil di rumah,” kata Agus Nuryanto.
Pertanyaan seputar Usaha Rumahan yang Cocok untuk Lansia
1. Usaha rumahan apa yang cocok untuk lansia?
Usaha rumahan yang cocok untuk lansia antara lain usaha minuman herbal, wedang uwuh, sirop bunga telang, sambal pecel kemasan, hingga makanan tradisional karena bisa dikerjakan dari rumah secara fleksibel.
2. Bagaimana cara membuat sirop bunga telang?
Sirop bunga telang dibuat dengan merebus bunga telang hingga air berubah biru pekat, lalu dicampur serai, jahe, dan gula batu sebelum dikemas ke dalam botol.
3. Apa keuntungan usaha wedang uwuh?
Usaha wedang uwuh memiliki pasar yang stabil karena banyak diminati sebagai minuman herbal tradisional, terutama di daerah wisata seperti Yogyakarta.
4. Bagaimana strategi pemasaran usaha rumahan agar cepat dikenal?
Pelaku UMKM biasanya memanfaatkan WhatsApp, Instagram, marketplace, pameran, hingga sistem titip jual di toko oleh-oleh untuk memperluas pasar.
5. Mengapa kualitas produk penting dalam usaha kuliner rumahan?
Kualitas produk penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan, menciptakan rasa yang konsisten, dan membuat konsumen kembali membeli produk tersebut.

9 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568319/original/053130400_1777354674-8acba01d-8131-45a9-8e43-7585c33721ce.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6506044/original/036564400_1779363892-cara_ternak_kroto_di_toples_untuk_pemula_rumahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6504350/original/033889500_1779361547-cara_menanam_daun_kari_di_pot_kecil_agar_rimbun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6502449/original/060203100_1779358888-kombinasi_usaha_sembako_dan_kopi_sachet_depan_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6500859/original/000936900_1779357006-cahaya_pada_tanaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6500473/original/075152200_1779356646-model_rumah_sederhana_dengan_jalur_kursi_roda_untuk_lansia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6499358/original/016223200_1779355787-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405071/original/023371500_1762423609-Anak_SD_Baca_Puisi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477664/original/019247900_1768879054-Menanam_kacang_panjang_di_pagar_rumah__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349930/original/000498800_1757942353-luq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410778/original/011400500_1762944721-model_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482712/original/018563100_1769240916-klok_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2728270/original/068785600_1550117087-Program_Indonesia_Pintar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6449406/original/073890000_1779314518-20150914073138-antusiasme-siswa-sd-aceh-lestarikan-permainan-tradisional-tanah-air-006-dru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6497875/original/097878000_1779354591-Dapur_Semi_Outdoor_Atap_Transparan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486478/original/094414700_1769588326-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6497511/original/019435500_1779354318-cover_rda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6495064/original/060939900_1779352247-Gemini_Generated_Image_wwxqeiwwxqeiwwxq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406268/original/063294000_1762522677-Persik_vs_Persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4812985/original/010635700_1714046899-Ilustrasi_anak_sekolah__SD.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485935/original/098401900_1769570166-kambing.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482632/original/065966700_1769234277-buah_bisbul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)